Mitra

Mitra

Mitra

Mitra

Dinas PU Bojonegoro Bakal Blak-blakan Soal Proyek Pembangunan 2017

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Tak hanya gembar-gembor saja. Semangat keterbukaan di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro semakin ditunjukan.  Sebagai daerah yang menerapkan Open Government Partnership (OGP), Bojonegoro telah meraih beberapa penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.

Masyarakat harus tahu, data dan program pembangunan pemerintah di tingkat daerah hingga tingkat desa. Berbagai upaya dilakukan. Salah satunya oleh Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kabupaten Bojonegoro.

Satuan Kerja Perangkat Daerah yang berkantor di jalan Lettu Suyitno Desa Margomulyo itu berencana bakal membuka data program pembangunan tahun 2017.

Kepala Dinas PU Binamarga Kabupaten Bojonegoro, Andi Tjandra mengatakan, pihaknya bakal mengumpulkan seluruh awak media se Bojonegoro. Dalam pertemuan nanti bakal membahas program pembangunan apa saja yang dilakukan pada tahun ini.

"Dalam waktu dekat kita akan undang media. Kita akan berkolaborasi dengan Humas sehingga ada satu stetmen," kata Andi usai menghadiri acara sosialisasi bersama kontraktor se Bojonegoro di lantai 4 Gedung Pemkab Bojonegoro. Selasa (23/5/17) siang.

Dikatakan, dalam pertemuan nanti, pihaknya bakal menyampaikan program pembangunan apa saja, progresnya sudah sampai mana dan ditahun berikutnya apa saja programnya.

"Nanti saya kasih buku kecilnya, yang kita kerjakan mana, progresnya sudah berapa, nanti kedepan apa saja langkahnya," tegasnya.

Selain itu, dalam pertemuan nanti, proyek lanjutan pada tahun 2018 juga bakal dipaparkan. Sehingga proyek pembangunan di Bojonegoro bisa diketahui secara terbuka oleh masyarakat umum. (wan/red).

Working Visit of Sub National OGP Manager in Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -  Brittany the sub-national manager of OGP based in Washington DC - USA, started his two-day visit to Bojonegoro today Tuesday 23 May 2017. Kang Yoto The Bojonegoro Regent as host receives Brittany's direct in the 1st floor Lobby of Pemkab Building, he explains the development philosophy and arrangement New buildings derived from open and partner-based government values. Starting from the north door of the collaboration philosophy and the southern door which is a public service.

Kang Yoto also invites Brittany with other guests such as from Hivos, OGP Indonesia and other guests to visit one-stop public service on the 1st and 2nd floor of the south of the building, and show evidence of transparency or action plan of transparency of local budget system shown by budget banner Which is openly publicly disclosed. Next Kang Yoto invites guests to the 4th floor where in the partnership space there is an explanation procurement of goods and services for entrepreneurs are closely related to the open contract document action plan. Next go to the 7th floor to show the Regent's office with the the situation and condition of Bojonegoro district government management that are very open.

Then held a meeting that was attended components of government, community, academics and entrepreneurs. This meeting begins with the meeting participants' intentions, then an initial explanation of the OGP action plan that has been implemented in Bojonegoro 2016 and which is being implemented in 2017, followed by material refinement through discussions with led by Kang Yoto.

In this discussion there are many interesting things that can be applied not only in Bojonegoro, but can be best practice in other areas that intend to implement such citizen charter related to health services, utilization of PKK homes data by integrating village development, to examine the role of NGOs, academics and businessmen to support the development of Bojonegoro including explanation Details related to open contract documents ( is only one model in the world) and applications that support them as well as other e-government applications. After interspersed with lunch and prayer, the team visited Pejambon village Sumberrejo subdistrict to see first hand the practice of village government accountability action plan, to interact directly with Pejambon villagers.

Furthermore, the team headed to the community plantation empowerment of Belimbing (star fruit) Garden to see the success of collaboration of government and society in improving people's welfare through agro gardens for Belimbing. Activities today will be closed with a warm welcome along with dinner at Terrace cafe accompanied by music and song creation Kang Yoto. (ang/lis)

Dies Natalis Unigoro Ke-36, Berkarya untuk Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Oleh: Tim UKM Jurnalistik Unigoro

suarabojonegoro.com -  Dies Natalis Universitas Bojonegoro ke-36 tahun ini diperingati dengan berbagai kegiatan meriah. Bertemakan “Unigoro for Future”, panitia Dies Natali menggelar beberapa lomba, dengan tujuan Unigoro dapat memberikan kontribusi nyata untuk Bojonegoro ke depan.

Dies Natalis yang diselenggarakan pada tanggal 15-21 mei 2017 ini diikuti lomba-lomba digelar yang terdiri dari lomba catur, tenis meja, rangking 1, muatan lokal (Mulok), bulu tangkis, expo kampus, fashion show, jalan sehat, dan bakti sosial (baksos) santunan anak yatim.
Diharapkan, dalam lomba-lomba tersebut dapat terjaring bakat-bakat mahasiswa yang terpendam.

“Dalam acara Dies Natalis ini kami ingin menunjukan bakat-bakat dari mahasiswa itu sendiri dan untuk mempublikasikan kepada masyarakat sekitar kreativitas dari mahasiswa Unigoro,” ujar Ketua Pelaksana Dies Natalis Unigoro, Akbar Mubarok.

Menurut dia, ada dua fokus dalam perayaan Dies Natalis Universitas Bojonegoro. Yang pertama, dengan Dies Natalis, Universitas Bojonegoro ingin menjadi lebih baik lagi ke depannya. ”Maksudnya, lebih baik untuk mencetak generasi yang dapat berkontribusi untuk negara,” katanya.

Dan yang kedua, lanjut Akbar, melalui Dies Natalis tersebut, Universitas Bojonegoro ingin potensi-potensi mahasiswa dapat terlihat melalui lomba-lomba yang dibuat.

Bukan hanya lomba dalam Dies Natalis, beberapa stan juga dibuat untuk mempromosikan dan memperkenalkan keunggulan setiap fakultas dalam menjaring mahasiswa baru. Stan terdiri dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Teknik, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Akbar berharap, peringatan Dies Natalis tahun ini sebagai titik lanjutan agar kampus di Jalan Lettu Suyitno Bojonegoro ini terus memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan pembangunan Bojonegoro.

Sejak berdiri pada tanggal 9 April 1981, Universitas Bojonegoro bukan hanya membantu mencetak generasi muda yang kompeten. Namun, juga membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Bojonegoro. (fas/Jw).

Demi Cari Referensi Raperda Baca Tulis Al-qur'an, Komisi C Kungker ke Situbondo

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Anggota komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro selama tiga hari, mulai tanggal 22 hingga 24 bakal bermalam di Kabupaten Situbondo. Pasalnya, hal tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo guna menggali referensi legislasi tentang baca tulis Al-qur'an, yang saat ini masih berupa naskah rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bojonegoro.

"Kami melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Situbondo karena telah memiliki kebijakan berupa Peraturan Bupati Situbondo Nomor 15 Tahun 2015 tentang penerapan pembelajaran muatan lokal pada satuan pendidikan di kabupaten Situbondo," kata ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, disela-sela kungkernya. Selasa (23/5/17).

Ditambahkan olehnya, pembelajaran baca tulis Al-qur'an di Kabupaten Situbondo sudah menjadi bagian dari muatan lokal pendidikan, sehingga pembelajaran baca, tulis, hafal Al-qur'an dilakukan disekolah-sekolah sesuai jenjang pendidikanya.

"Hal tersebut dapat kami jadikan tambahan referensi, tetapi belum tentu juga raperda di Bojonegoro akan disusun serupa, tergantung nanti hasil proses pembahasan bersama masyarakat dan pakar," pungkas Sally. (wan/lis).

Jelang Puasa, Kartar Mojodelik Bersih-bersih Desa

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Menjelang bulan suci ramadhan tahun 2017, Karang taruna 'Tunas Harapan' Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kegiatan bersih-bersih desa. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan pemuda  tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni di pemakaman umum Dusun Ledok dan Cagar budaya Sendang Lego. Selasa (23/5/17).

Ketua Kartar Desa Mojodelik, Ady Yusuf mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap menjelang bulan suci ramadhan. Dengan harapan, semakin menguatkan jiwa sosial para pemuda disekitar pengeboran migas banyuurip blok cepu.

"Dengan adanya kegiatan ini harapanya jiwa sosial dari pemuda semakin kuat dan lebih memiliki rasa kepedulian terhadap lingkungan," kata Ady yang juga seorang Mahasiswa jurusan Ekonomi itu.

Meski kegiatan ini tidak merupakan program dari kegiatan biasanya yang didampingi oleh LSM, para pemuda setempat sangat antusias. Seluruh pemuda yang berasal dari Dusun Samben, Ledok, dan Rambitan bersemangat, gotong royong membersihkan sampah. (wan/red).

Kartar Binaan Ademos Studi Banding ke Desa Mojodeso Kapas

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Guna menambah wawasan dan inspirasi dalam mengelola Usaha Ekonomi Produktif (UEP) berbasis komunitas dan membangun sinergi dengan Pemerintah Desa, Karang Taruna Desa Jelu, Desa Jampet, Desa Wadang (Kecamatan Ngasem), Desa Sumbertlaseh, Desa Ngulanan (Kecamatan Dander), Desa Wedi, Desa Ngampel (Kecamatan Kapas), dan Desa Leran (Kecamatan Kalitidu) melakukan studi banding, selasa (23/03/2017).

Di lakukan di Desa Mojodeso dan Desa Klampok Kecamatan Kapas, kedelapan Karang Taruna binaan Ademos dan ExxonMobil Cepu Limited tersebut disambut oleh Kepala Desa, BPD dan perangkat Desa setempat.

Sekretaris Ademos, A Shodiqurrosyad, mengatakan bahwa kedatangan Ademos dan Karang Taruna binaan ke Desa Mojodeso adalah untuk mendapatkan visualisasi inspirasi dan wawasan mengenai pengeloaan UEP berbasis komunitas dan cara membangun sinergitas yang baik dengan Pemerintah Desa.

"Selama ini kami mungkin hanya mendengar Mojodeso dari media massa, ahlamdulillah hari ini kami dapat belajar ngudi kaweruh di Desa Mojodeso," ujar pemuda asal Desa Begadon Kecamatan Gayam tersebut.

Karena, lanjutnya, kami menganggap Mojodeso ini sangat luar biasa, terdapat berbagai usaha yang dilakukan secara kelompok dan telah berhasil.

"Desa Mojodeso juga memiliki sinergitas yang baik antara Pemerintah Desa, masyarakat dan Karang Taruna yang berusaha kami pelajari sehingga Karang Taruna dapat memiliki wawasan yang lebih luas lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojodeso, Warsiman, mengatakan terima kasih atas kedatangan Ademos dan Karang Taruna di Desa Mojodeso.

"Ini adalah sebuah kebanggaan bagi kami atas kedatangan temen2 Ademos dan Karang Taruna sudi singgah di desa kami ini," ujarnya dalam seremonial pembukaan studi banding yang dilakukan di Balai Desa Mojodeso.

Kami berharap agar kedatangan adik-adik Karang Taruna kesini mendapatkan sebuah hal yang positif dan bermanfaat ke depannya.

"Kami juga memohoh maaf apabila ada hal yang sekiranya kurang berkenan dalam penyambutan dan perlakuan kami kepada Ademos dan adik-adik Karang Taruna semua," imbuh Kepala Desa yang telah meraih gelar magister manajemen tersebut.

Setelah mengikuti pemaparan dari Pemerintah Desa, kedelapan Karang Taruna binaan Ademos dan EMCL tersebut melakukan kunjungan lapang ke komunitas-komunitas usaha yang ada di Mojodeso, seperti daur ulang sampah, pengelolaan sampah organik menjadi pupuk organik, pembuatan casing biopori dan lukis topeng. Kedelapan Karang Taruna tersebut juga melakukan kunjungan ke usaha budidaya jamur tiram yang ada di Desa Klampok Kecamatan Kapas. Hal ini dilakukan sebagai pembekalan kepada Karang Taruna dalam mengembangkan UEP berbasis komunitas di Desa masing-masing. (wan/lis).

PU Binamarga Bojonegoro Kumpulkan Kontraktor, Beri Arahan Kerja

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kabupaten Bojonegoro pagi ini, Selasa (23/5/17) mengumpulkan ratusan kontraktor pembangunan maupun konsultan se Bojonegoro di Lantai 4 Ruang Partnership room, Gedung Pemkab Bojonegoro. Acara tersebut diisi juga dengan sosialisasi Peraturan presiden nomor 54 tahun 2014 tentang pengadaan barang dan jasa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kabupaten Bojonegoro, Andi Tjandra usai acara mengatakan, kegiatan tersebut diahadiri oleh sekitar 150 kontraktor yang ada di Bojonegoro. Mereka diberi arahan terkait prosedur keikutsertaan dalam proses lelang pengadaan barang dan jasa.

"Kita harus rutin ketemu para penyedia barang dan jasa, agar meminimalisir semua keluhan-keluhan saat proses pelelangan. Kemaren kan ada kenapa kok kalah, kenapa kok gugur, la nanti itu kita bahas," katanya ditemui saat turun dari lantai 4 Gedung Pemkab Bojonegoro.

Intinya, lanjutnya, dalam pertemuan tersebut, kontraktor diberi penjelasan terkait dengan prosedur pelelangan, agar tidak terjadi seperti kasus-kasus yang ditemui beberapa waktu kemarin.

"Kemaren ada, kasusnya kenapa menawar terendah tapi kok kalah. La itu kami jelaskan," imbuhnya. (wan/red).

Kehidupan Warga Terancam Akibat Adanya Tambang Galian C Ilegal di Kanor

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com-  Kondisi tanggul dan pemukiman warga di Desa Kabalan Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, akibat adanya tambang pasir ilegal dibantaran sungai begawan Solo,  yang mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal itu membuat warga setempat cemas akan longsor yang terjadi dan merusak pemukiman serta kehidupan mereka.

Berdasarkan laporan Masyarakat terkait adanya kegiatan tambang Ilegal galian C di Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, membuat Petugas Satpol PP Provinsi Jawa Timur beserta Satpol PP Kabupaten Bojonegoro harus mendatangi lokasi dan menindak lanjuti atas laporan tersebut. Senin (22/05/17).

"Ini kita telah melaksanakan Infestivigasi terkait adanya penambangan liar di bantaran sungai Bengawan Solo antara Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Tuban", kata Erwin Indra Wijaya selaku Kepala Bidang Penegak Perundang Undangan.

Dijelaskan oleh Erwin Indra, Maka dari itu guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan maka Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Timur dalam waktu dekat ini akan mengundang kedua belah pihak untuk menyelesaikan hal tersebut.

"Dalam waktu dekat ini kita akan mengundang kedua belah pihak untuk memebicarakan penambanagan liar ini. Hal ini dimaksutkan agar nantinya tidak timbul hal-hal yang tidak kita inginkan", imbuhnya.

Sementara itu Plt Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Gunawan S. STP kepada media suarabojonegoro.com membenarkan hal tersebut. Dirinya menyatakan bahwa Masyarakat Desa Kabalan telah mengadukan tentang adanya penambangan liar. Dalam hal ini masyarakat merasa terancam kehidupannya, pasalnya kondisi tanggul saat ini berpotensi longsor.

"Masyarakat Desa Kabalan telah mengadukan adanya penambangan liar yang dilakukan oleh penambang Desa Kenogo Sari Kecamatan Soko dan Desa Karang Tinoto Kecamatan Rengel yang kesemuanya dari Kabupaten Tuban", katanya.

Mantan Camat Malo ini menyatakan bahwa selama ini tuntutan masyarakat tidak mendapatkan respon positip dari warga Desa seberang yang melakukan penambangan liar. Karena penambangan liar yang mengancam kehidupan masyarakat Kabalan akhirnya masyarakat dalam hal ini mengadukan kepada pemerintah yang lebih tinggi yakni pemerintah Kabupaten dan Provinsi.

"Ini tadi sudah di cek oleh Satpol PP Provinsi beserta Satpol PP Kabupaten, dan memang telah ditemukan kesimpulan bahwa penambangan tersebut Ilegal. Dan dalam waktu dekat ini akan diadakan pertemuan baik dari Bojonegoro maupun Tuban", ujarnya.

Selanjutnya ia dalam hal ini dirinya berharap agar dalam pertemuan di Provinsi nantinya akan ada penyelesaian yang terbaik

"Semoga ada penyelesaian terbaik, hasilnya nanti setelah pertemuan di Provinsi", pungkasnya. (Bim/red)

Berlaga Diajang O2SN, Satu Pesilat Bojonegoro Raih Tiket Nasional

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Squad Pencak Silat Kabupaten Bojonegoro dalam Kejuaraan Olimpiade/Olahraga Sekolah Nasional (02SN) tingkat Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) mampu meraih prestasi yang cukup membanggakan, pasalnya dari empat Atlit yang dikirimkan dalam laga tersebut Squad Pencak Silat Bojonegoro mampu meraih satu Emas dua Perak dan satu juara Harapan. Selasa (23/05/17).

"Berdasarkan Nomer dan Kuotanya memang hanya empat yang dipertandingkan, dan alhamdulillah Pesilat Bojonegoro mampu meraih tiket kejenjang Nasional", kata Muhammad Muslim selaku pelatih Squad Pencak Silat Bojonegoro.

Pertandingan Olimpiade/Olahraga Sekolah Nasional (02SN) yang diselenggarakan di Hall Hotel Utami Sidoarjo selama satu hari (22 Mei 2017) tersebut merupakan ajang bagi para pesilat untuk merebutkan tiket Kejenjang Nasional yang akan diagendakan pada tanggal 3 sampai dengan 9 September 2017 yang nantinya akan diselenggarakan di Kota Medan.    

"Kelas C Putra atas nama Roy prasetyo Budi dari SMAN 3 Bojonegoro, yang nantinya akan maju ke tingkat Nasional", tambahnya.

Melihat kondisi fisik serta kemampuan anak asuhnya tersebut pria yang sekaligus sebagai pelatih Nasional ini yakin bahwa nantinya diajang Nasional Pesilat Bojonegoro akan mampu meraih prestasi yang membanggakan. Melalui media suarabojonegoro.com ini dirinya mengharapkan doa serta restu bagi seluruh masyarakat Bojonegoro agar dalam ajang Nasional nantinya dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala suatu apapun.

"Mohon doa restunya semoga Squad Pencak Silat Bojonegoro nantinya dapat membawa medali emas diajang Nasional", pungkasnya

Berikut adalah perolehan medali Squad Pencak Silat Bojonegoro diajang 02SN
1.Juara harapan Kelas C Putri atas nama Ardiyanti SMAN 1 Baurno
2. Juara 2 Kelas D Putra atas nama Adi Saputra dari SMK Sabilul Mutaqin
3. Juara 2 Tunggal Putri atas nama Adinda Maudi A.F dari SMKN 1 Bojonegoro
4. Juara 1 Kelas C Putra atas nama Roy Prasetyo Budi dari SMAN 3 Bojonegoro. (Bim/red).

Forpimda Bojonegoro Hadiri Rakor Tingkat Jatim

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter : Amir Fatah

suarabojonegoro.com -  Bertempat di Balai Kartika Makodam V Brawijaya, siang tadi, Senin (22/05/2017) sekira pukul 12.30 WIB seusai Shalat Dzuhur dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forpimda) Tingkat Jawa Timur guna melaksanakan dan menindaklanjuti Instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo menolak dan memberantas serta menindak tegas semua pihak yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, NKRI, dan bhineka tunggal ika.

Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh pejabat Forpimda Tingkat Propinsi Jawa Timur dan Tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, dari deretan undangan yang hadir selain dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si dari Forpimda Bojonegoro juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Hj. Mitroatin, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf. M. Herry Subagyo, Kajari Bojonegoro Muhaji, SH serta Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Kusbiyanto.

Kepada Kepala Daerah Bupati/Walikota se-Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Haji Sukarwo menegaskan bahwa berdasarkan pasal 63-68 UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah setingkat Kabupaten/Kota harus tegak lurus dan sinergis dengan Pemerintah Provinsi. Komitmen tegak lurus ini sangat penting dalam menciptakan kondisi Jatim yang aman dan nyaman.

“Kondisi Jatim yang aman dan nyaman wajib dijaga karena Jatim adalah pilar penyangga perekonomian di indonesia bagian Timur”, pesan Gubernur.

Setelah sambutan dari Gubernur Jawa Timur Sukarwo, dilanjutkan dengan pemberian materi perkembangan situasi kamtibmas oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Machfud Arifin, SH serta pernyataan sikap oleh Pangdam V Brawijaya yang diwakili Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Suhardi, Kajati Jawa Timur E.S. Maruli Hutagalung, SH.,MH, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H. Jawa Timur, Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Timur Soemarsono, SH., M.hum., serta Wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf untuk menginstruksikan pejabat di Kabupaten/Kota harus tegak lurus mendukung pernyataan sikap dan berkomitmen mempertahankan NKRI harga mati.

Senada dengan pendapat Forpimda Jawa Timur, Kapolres Bojonegoro yang turut hadir dalam acara tersebut juga mengatakan bahwa sebagai Pimpinan ditingkat daerah yang menjaga keamanan dalam negeri terutama di Bojonegoro, Polres Bojonegoro siap menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bojonegoro agar tetap kondusif dengan menjalin sinergitas dengan TNI, Pemda dan seluruh komponen masyarakat di Bojonegoro serta berkomitmen tegak lurus mendukung apa yang menjadi kebijakan Kapolda Jatim.

“Polres bojonegoro beserta Forpimda plus Kabupaten Bojonegoro siap tegak lurus menyatakan mendukung pernyataan sikap yang telah di sepakati oleh pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur”, tegas Kapolres.

Adapun pernyataan sikap Forpimda Jawa Timur tersebut berisikan:

1. Tidak ragu untuk menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang mengganggu:
a. Persatuan dan persaudaraan;
b. NKRI;
c. Bhinneka tunggal ika;
d. Yang tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-undang 1945.
Di wilayah Jawa Timur
2. Melakukan tindakan hukum dengan tegas orang ataupun kelompok-kelompok yang berusaha dengan segala cara untuk memecah belah bangsa Indonesia;
3. Mendorong semua kekuatan elemen masyarakat bersatu untuk melawan perpecahan bangsa, khususnya di wilayah Jawa Timur;
4. Memperkuat persatuan dan kesatuan diwilayah Jatim untuk menangkal segala bentuk provokasi;
5. TNI, Polri dan Pemerintah di Jawa Timur akan meningkatkan kegiatan guna mendorong sinergitas tercapainya rasa kebhinnekaan di Jawa Timur. (mir/lis)

Hadiri Upacara Harkitanas, Kanit Binmas Polsek Kalitidu Berikan Motivasi & Santunan Kepada Murid SMP

Suara Bojonegoro     Tuesday, May 23, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Pada pelaksaan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diadakan di SMPN 1 Kalitidu, Kanit Binmas Polsek Kalitidu Aiptu Zaenal Arifin hadir mewakili Kapolsek Kalitidu untuk mengikuti upacara Harkitnas pada hari Senin (22/05/2017) pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB yang diikuti oleh seluruh guru, pegawai serta siswa SMPN 1 Kalitidu.

Kehadiran Kanit Binmas Polsek Kalitidu dalam Upacara Harkitnas kali ini selain mewakili Kapolsek Kalitidu juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa yang mengikuti upacara tersebut yang berjumlah 600 siswa.

Saat memberikan motivasi kepada seluruh siswa, Kanit Binmas mengajak agar para siswa untuk tetap belajar dengan rajin dalam menuntut ilmu sebagai bekal dimasa depan dalam meraih cita-cita dan kesuksesan. Banyaknya aksi kriminal yang melibatkan pelaku kriminal pada usia remaja atau masih dalam usia sebagai pelajar, Kanit Binmas juga mengajak untuk lebih berhati-hati dalam mencari lingkungan pergaulannya.

"Carilah lingkungan pergaulan yang positif agar tidak terpengaruh tindakan negatif", ajak Aiptu Zaenal Arifin.

Selain mengajak untuk mencari lingkungan pergaulan yang positif, Aiptu Zaenal Arifin juga memberikan penyuluhan tentang pentingnya tertib dalam berlalu lintas di jalan. Menurut Kanit Binmas, dari data laka lantas yang telah ada di Sat Lantas Polres Bojonegoro saat ini banyak kejadian laka lantas yang melibatkan usia remaja atau usia pelajar.

"Jadilah pelopor dalam berlalu lintas, saat berkendara pakai helm serta patuhilah rambu-rambunya", pesan Aiptu Zaenal.

Diakhir penyuluhannya, Aiptu Zaenal Arifin memberikan santunan kepada siswa SMPN 1 Kalitidu yang berstatus sebagai murid yatim sebanyak 6 murid. (ney/lis)

PMI Jateng-Jatim Susun Renkon Banjir Bengawan Solo

Suara Bojonegoro     Monday, May 22, 2017    
Oleh : M. Nashir Jamaludin

suarabojonegoro.com -  Bengawan Solo merupakan sungai terpanjang di Pulau Jawa, mencapai 650 kilometer lebih panjangnya, melintasi wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Meliputi wilayah Wonogiri, Surakarta, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar,  dan daerah hilir meliputi Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Madiun, Ngawi dan Gresik.

“Adanya Program Masyarakat Tangguh Banjir ini sangat membantu masyarakat dan pemerintah di wilayah DAS (daerah aliran sungai) Bengawan Solo. Terbentuknya tim Sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) di Wonogiri, Solo dan Bojonegoro, sangat membantu masyarakat yang rentan banjir,” ujar H. Subagyo SW, Wakil Ketua PMI Provinsi Jawa Timur, saat membuka Focus Discussion Group (FGD) Penyusunan Rencana Kontijensi Banjir DAS Bengawan Solo, di Bojonegoro, Senin 22 Mei 2017.

Subagyo menambahkan bahwa program kerjasama PMI dengan IFRC dan Zurich Insurence Indonesia ini telah berlangsung 2,5 tahun. “Penyusunan rencana kontijensi ini nantinya dapat menambah kualitas pelayanan PMI kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PMI Jawa Tengah, Kepala BPBD Bojonegoro (mewakili Bupati), Polres, TNI, Satpol, dan Dinkes. Sedangkan nara sumber dari BBWS BS (Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo), BMKG (Badan Meteorologi Klimatoloogi dan Geofisika) dan Perum Jasa Tirta. Sedangkan peserta sebanyak 41 orang dari unsur Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana  dan kepala Markas PMI sepanjang DAS Bengawan Solo.

Ketua PMI Jawa Tengah, H. Imam Triyanto mengungkapkan, perlunya penangan yang terintegritas dalam penanggulangan bencana yang terjadi di kabupaten-kota di dua provinsi. “Renkon ini berisi dokumen yang mengatur peran dan fungsi masing-masing, untuk dikolaborasikan, sehingga menjadikan hasil kesepakatan dalam pembagian tugas saat penanggulangan bencana,” katanya.

Sesuai mandat PMI dalam bidang penanggulangan bencana, membantu semaksimal mungkin tugas pemerintah. “PMI bersama beberapa lembaga donor, harus berperan aktif dalam mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana,” tegasnya.

Renkon banjir ini berisi perencanaan, inventarisasi kebutuhan sektoral, dan sektor pelayanan PMI dalam penanggulangan bencana banjir yang terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Solo. (*)

PMI Provinsi Jawa Tengah

Mayat Laki-Laki Ditemukan Membusuk di Kecamatan Margomulyo

Suara Bojonegoro     Monday, May 22, 2017    
Reporter : Lina Nur Hidayah


suarabojonegoro.com -  Mayat Laki-laki bernama Boimin (59) warga Dusun Piji, Desa Sumberjo, Rt 02 Rw 07, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro ditemukan oleh warga sekitar tepatnya ditebing jurang dalam hutan perhutani desa Sumberejo pada hari ini Senin (22/5/17).

Sesuai data yang dihimpun dari Danposramil 0813-15/Margomulyo dalam hal ini disampaikan oleh Pelda Lalu Zainal Arifin bahwa penemuan mayat laki-laki tersebut ditemukan oleh mbah Jami (60) warga sekitar saat melintas dan menciun bau busuk yang menyengat, kemudian mbah Jami  mencari sumber bau tersebut dan melihat mayat kemudian melaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke polsek dan puskesmas setempat.
“Mayat ditemukan oleh warga sekitar dalam keadaan membusuk,”Ungkapnya.

Sementara, pada jam 14.30 wib polsek bersama piket puskesmas dan piket posrami kpkbbambang mendatangi TKP bersama masyarakat mengangkat mayat tersebut dan saat ini di bawa ke RSU bojonegoro guna memastikan penyebab kematiannya.(Lin/Red)

Pengobatan Gratis Oleh Pendukung Bacabub Akmal Boedianto Digeruduk Ratusan Warga

Suara Bojonegoro     Monday, May 22, 2017    
Reporter : Amir Fatah


suarabojonegoro.com -  Ratusan warga Desa Terate menggeruduk posko pengobatan gratis yang diberikan oleh pendukung bakal calon Bupati Bojonegoro Akmal Boedianto di Desa Bareng,  Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro, Senin(22/5/17).

Warga satu persatu mendatangi lokasi Posko pengobatan gratis ini,  dikarenakan selama ini memang di Desa tersebut tidak ada kegiatan pengobatan gratis,  sehingga hal tersebut dimanfaatkan oleh warga untuk berobat bagi warga yang merasakan sakit dan beberapa warga lainnya untuk memeriksakan kesehatan mereka.

Sepuluh tenaga medis yang disiapkan oleh panitia kegiatan menjadikan pelayanan tersebut menjadi sangat nyaman dirasakan oleh warga yang ingin mendapatkan pengobatan Gratis.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Akmal Boedianto bakal calon Bupati (Bacabub)  Bojonegoro dan langsung menyapa masyarakat yang hendak berobat,  "Saya sengaja datang langsung dilokasi pengobatan gratis,  dan ternyata antusias masyarakat sangat luar biasa, " Kata Akmal Boedianto.

Akmal juga menyatakan bahwa bagi masyarakat kelas bawah, kesehatan memang dianggap penting,  pasalnya warga di pedesaan yang rata rata mayoritas pekerjaannya petani,  terkadang menganggap bahwa berobat sangat mahal dan mekanismenya sangat sulit, sehingga dengan adanya pengobatan gratis ini masyarakat berbondong bondong untuk mendatanginya.

"Hal ini akan menjadi catatan kami betapa pentingnya kesehatan masyarakat dan juga peningkatan pelayanannya,  terbukti dengan adanya pengobatan gratis ini maayarakat langsung meresponnya, " Tambah Mantan Camat Balen ini.

Pria yang juga menjabat Direktur Jenderal (Dirjen) Diklat Kementrian Dalam Negeri ini juga menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh militan AB (Akmal  Boedianto) diharapkan dapat terus dilakukan,  demi manfaat masyarakat Bojonegoro khusunya dikalangan pedesaan.

Sementara itu,  salah satu warga Mbah Jan (60) yang juga datang kelokasi pengobatan gratis ini merasa senang,  dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan oleh Militan AB.

"Pengen Tombo iki wis suwe,  tapi ga duwe duit,  saiki enek tombo gratis yo aku seneng,  (Ingin berobat sudah lama tapu tidak punya uang,  dan ada pengobatan gratis ya saya senang .Red), " Terang Mbah Jo.

Selain berobat bagi yang sakit,  warga juga memanfaatkan untuk memeriksakan kesehatan mereka,  seperti sakit yang biasa dirasakan oleh warga pedesaan seperti encok,  reumatik,  pegel dan juga penyakit nyeri serta panas,  batuk, pilek dan lainnya.

Warga sangat berharap kegiatan pengobatan gratis ini sering dilakukan karena dapat membantu masyarakat dalam soal kesehatan.  (mir/red)

Masih Bandel, Toko Modern di Cendono Bakal Diberi SP ke 2

Suara Bojonegoro     Monday, May 22, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Membandel, salah satu toko modern di Desa Cendono Kecamatan Padangan yang dinilai melanggar beberapa aturan tidak mengindahkan surat teguran dari Pemkab Bojonegoro dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bojonegoro.

Padahal, SP 1 telah dilayangan oleh dinas setempat pada beberapa waktu lalu. Namun, hingga saat ini pemilik toko belum melakukan perubahan terhadap tokonya.

"SP satu sudah kami sampaikan. Ini kita akan kirim SP yang kedua," kata Sutomo, Kabid Pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Bojonegoro saat ditemui di kantornya. Senin (22/5/17).

Pihaknya juga mengaku, telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) hingga empat kali terhadap toko tersebut. Saat sidak, pihaknya juga menemukan beberapa temuan yang mengarah pada spesifikasi toko modern.

Pemkab sangat menyayangkan atas hal tersebut, sebab pada awalnya pemilik toko hanya mengurus ijin yang diperuntukan toko biasa, namun kenyataan di lapangan sat ini berubah menjadi toko modern.

"Itu sudah tidak sesuai peruntukanya. Kalau tidak diindahkan lagi setelah SP 3 nanti Satpol PP bisa menertibkan," tegas Sutomo. (wan/red).

Media Partner

Media Partner

Labels

Media Patner


© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .