Advertise Here

Artikel & Opini

Sunday, November 19, 2017

Berniat Ambil Kayu, Pria Ini Terseret Arus Sungai Begawan Solo

    Sunday, November 19, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Nasib naas dialami Yudi purnomo (40) Tahun, warga Panjunan RT04/RW02 Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, dimana dirinya terseret arus Sungai Bengawan Solo pada tanggal 18 Nopember 2017 kurang lebih Pukul 16.00 WIB. Minggu (19/11/17).

Adapun kronologi kejadian bermula saat korban Yudi Purnomo sedang mencari atau mengumpulkan sarah di pinggir bengawan solo dan berusaha untuk mengambil prahu rakit dari bambu. Namun karena arus terlalu deras korbn terbawa arus. Hingga berita ini diturunkan Yudi Purnomo belum diketemukan.

Hal ini disampaikan oleh Sukirno, selaku Kasi Operasional Dinas Damkar, Kabupaten Bojonegoro. Dengan mengerahkan Personil Tim Search And Rescue (SAR) gabungan dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), yakni meliputi Personil BPBD  empat Damkar, enam Personil anggota Brimob, dua anggota Kodim, dua anggota polres, 1 tagana. Serta dari jajaran samping meliputi Satpol PP Kecamatan setempat, tiga perangkat Desa, lima Rapi,

"kami juga dibantu masyarakat Serta tiga anggota Linmas", katanya.

Dengan menerjunkan dua perahu karet tim SAR gabugan tersebut menyisir mulai Tempat Kejadian Musibah (TKM) hingga radius lima kilo meter.

"Kita terjunkan dua unit perahu karet, kita mulai sisir dari TKM hingga radius lima kilo meter", pungkasnya.

Hingga pagi ini tubuh korban belum ditemukan,  dan tim SAR bersama masyarakat dan petugas lainnya masih melakukan pencarian.  (Bim/red)

Sinergikan TNI-Polri di Bojonegoro Dengan Makan Bersama Sambil Lesehan Warnai HUT Brimob

    Sunday, November 19, 2017   No comments

suarabojonegoro.com - Penuh kesederhanaan, HUT Brimob ke 72 di Bojonegoro dirayakan dengan makan bersama lesehan seluruh undangan yang hadir. Acara yang dilaksanakan di lapangan Mako Kompi III Batalyon C Sat Brimob Polda Jatim pada hari Sabtu (18/11/2017) siang tadi menyajikan menu nasi urap dipadu dengan lauk tempe dan tahu bumbu serta rempeyek yang disantap secara bersama - sama dan membaur menambah suasana kesederhanaan semakin terlihat.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si yang memprakarsai acara tersebut mengungkapkan bahwa dengan acara santap bersama lesehan serta berbaur satu sama lain dengan menu yang sama membuat nilai kesederhanaan semakin kental terasa. Selain itu juga, dengan adanya acara ini juga akan menambah sinergi serta TNI Polri, sehingga kedepan akan semakin solid dalam menghadapi berbagai rintangan dalam menjaga serta mempertahankan keamanan dan NKRI tetap menjadi satu kesatuan yang utuh.

"Kedepan tantangan kita baik dari dalam maupun luar negeri akan semakin berat, dengan adanya sinergi, komunikasi, kerjasama antara TNI dan Polri maka segala masalah akan bisa terselesaikan", ungkap Kapolres.

Selain itu juga, dalam menghadapi Pemilukada serentak 2018 dan Pemilu 2019 dengan adanya acara seperti ini juga bahwa TNI dan Polri siap mengamankan jalannya pesta demokrasi yang diadakan lima tahun sekali tersebut.

"Kami TNI dan Polri siap mengawal jalannya Pemilukada Serentak tahun 2018 dan Pilpres serta Pileg 2019 dengan baik, aman dan lancar", imbuh Kapolres. (Wan/Lis)

Gudang Tembakau Di Temayang Terbakar

    Sunday, November 19, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Kebakaran Gudang tembakau kembali terjadi di Dukuh Ngucaran, Desa Jono, RT13/ RW03, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, pada pukul 19.30 WIB milik Liswati. Kebakaran yang disebabkan oleh api yang merambat dari tungku perapian tersebut mengakibatkan kerugian kurang lebih Rp40 juta. Minggu (18/11/17).
                                                       
Dengan mengerahkan empat mobil Dinas Kebakaran dari Pos Temayang dan Pos Kota, serta mengerahkan sembilan personil Pemadam Kebakaran api dapat dipadamkan pada Pukul 21.40 WIB.

"Kami dapat laporan pada Pukul 19.44 WIB dan tiba di lokasi Pukul 19.48 WIB", kata Kasi Dinas Damkar, Kabupaten Bojonegoro, Sukirno.

Dari data yang dihimpun dalam musibah kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. (Bim/red).

Saturday, November 18, 2017

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Bayi Di Sungai Begawan Solo

    Saturday, November 18, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Warga Dusun Besuki, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, digegerkan dengan penemuan jenazah bayi yang hanyut di Sungai Bengawan Solo. Penemuan jenazah bayi yang diperkiran baru berusia satu hari tersebut berjenis kelamin perempuan dan di temukan warga setempat pukul 10.00 WIB. Sabtu (18/11/17).

Santo salah satu warga setempat menuturkan bahwa jenazah bayi yang masih lengkap dengan ari-ari tersebut baru dapat dievakuasi pukul 14.15. Hal ini dikarenakam selain posisi jenazah yang berada di tengah Bengawan, juga dikarenakan arus Sungai yang cukup deras.

"Posisinya nyangkut dipring mas, mau ngambil ya takut juga", katanya.
Hingga berita ini diturunkan warga masih menuggu kedatangan Kepolisian setempat. Adapun setelah kondisi jenazah diangkat warga setempat langsung mengurusi jenazah dengan mengkafani.

"Sambil menuggu kedatangan Polisi, jenazahnya sudah dikafani", ujarnya. (Bim/red).

Hama Tikus Rusak Tanaman Jagung, Petani Merugi

    Saturday, November 18, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Hama tikus masih menjadi ancaman serius bagi sebagian para Petani yang menanam jagung di Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Bojonegoro, hama tersebut membuat Petani tidak bisa berbuat banyak menghadapi serangan hewan tersebut. Seno salah satu petani menuturkan bahwa tanaman jagung yang baru berusia tiga minggu tersebut telah rusak. Sabtu (18/11/17).

"Kurang lebih luas tanaman yang rusak 2.6000 an", katanya.

Pria yang keseharian juga sebagai peternak Sapi tersebut hanya bisa pasrah menghadapi hama tikus ini.

"Tanam cabai, tanam padi, tanam jagung kendalanya ya hama tikus", ujarnya.

Kepada media suarabojonegoro.com ini dirinya menuturkan walaupun kerugian yang ia harus tanggung akibat hama tikus tersebut tidak seberapa, namun ia berharap ada perhatian dari Dinas terkait. Ia menjelaskan untuk mengantisipasi hal sama para Petani yang lain memagari area pesawahannya dengan cara memagari dengan menggunakan plastik.

"Kerugian nggak seberapa mas, nggak sampai jutaan, tapi kalu begini tersus ya susah. Kalau Jagung kelihatannya cuma milik saya, tapi kalau wineh padi hampir merata", ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro, Akhmad Djupari, sebelumnya telah mensosialisasikan program Asuransi Usaha Tanam Padi (AUTP), bagi para Petani yang akan melakukam masa tanam di musim ini. Terlebih bagi mereka yang berada di Daerah genangan banjir luapan Bengawan Solo.

"Dengan hanya iuran Rp36 ribu per hektare selama semusim, kalau tanaman padi mengalami kegagalan panen disebabkan, hama penyakit atau musibah banjir maka akan memperoleh klaim asuransi sebesar Rp6 juta per hektare", pungkasnya. (Bim/red).

Bengawan Solo Siaga Hijau, Masyarakat Diharap Waspada

    Saturday, November 18, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Hujan deras yang mengguyur beberapa hari ini mengakibatkan tren kenaikan Sungai Bengawan Solo. Dari data yabg dihimpun media suarabojonegoro.com, hingga pagi ini tren Sungai Bengawan Solo memasuki siaga Hijau atau siaga I. Andik Sudjarwo, selaku Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Bojonegoro, menjelaskan bahwa kenaikan tren Sungai Bengawan Solo disebapkan curah hujan yang cukup tinggi baik dari hulu ataupun hujan deras lokal. Sabtu (18/11/17).

Dengan status Sungai Bengawan Solo yang memasuki tren siaga hijau atau siaga satu ini, dirinya berharap agar seluruh Organisasi Pimpinan Desa ataupun Camat agar selalu mengintensifkan informasi kepada masyarakat dengan seluruh media yang dimiliki.

"Terutama informasi kondisi dan keadaan khususnya untuk warga yang berada di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo", katanya.

Dirinya menjelaskan bahwa dalam pemantauan ketinggian Sungai Bengawan Solo dapat dilakukan dengan mengikuti up date cuaca kenaikan TMA Bengawan Solo, serta mengaktifkan pemantauan kondisi bantaran bengawan tanggul dan infrastruktur banjir maupun yang lainnya.

"Optimalisasi jaring komunikasi masyarakat, mempersiapkan dapur komunitas, inventarisasi peralatan dan relawan bencana dan selanjutnya adalah pro aktif untuk melapor cepat setiap kejadian bencana", pungkasnya. (Bim/red).

Friday, November 17, 2017

Masuki Masa Perbaikan, Parpol Diminta Lebih Cermati Data Keanggotaan

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Setelah dilakukan penelitian administrasi keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2019, adanya kekurangan dalam pemenuhan persyaratan akan diberi waktu untuk mengerjakan perbaikan. Demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro dalam sosialisasi Masa Perbaikan, Jum'at (17/11/2017).

Berkaitan dengan adanya kekurangan atau belum memenuhi syarat parpol prserta Pemilu 2019, KPU akan melakukan penelitian baru lagi," tutur Abdim Munib, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro.

Munib menjelaskan, bahwa masa perbaikan adalah masa memperbaiki dokumen yang dinyatakan belum memenuhi syarat (BMS) atau tidak memenuhi syarat (TMS). Bukan masa penyerahan dokumen baru yang jumlahnya melebihi dari jumlah saat pendaftaran parpol.

"Perbaikan adalah kewenangan parpol, apakah akan memperbaiki atau tidak. Apabila ada perbaikan dokumen parpol, juga akan tetap melalui mekanisme Sipol dan tentu ini akan dilakukan oleh DPP Parpol yang bersangkutan," terangnya.

Artinya, Munib menjelaskan, jumlah perbaikan adalah sekurang-kurangnya sama dengan dokumen yang dinyatakan BMS atau TMS dengan catatan jumlah dokumen yang dinyatakan MS ditambah dengan jumlah dokumen yang diserahkan kepada KPU Kabupaten/Kota pada masa pendaftaran.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Kabupaten Bojonegoro, M. Yasin mengungkapkan, bahwa dari penelitian administrasi yang dilakukan KPU, pihak panwas mempertajam pola pengawasan.

"Diantaranya adanya keanggotaan partai dari unsur PNS. Selain hal tersebut, beberapa hal yang juga dipertajam oleh Panwas adalah keanggotaan yang belum cukup umur, adanya TNI/ POLRI serta adanya kegandaan internal/ eksternal partai," jelas M. Yasin, Ketua Panwaslu Kabupaten Bojonegoro.

Ia menyampaikan pesan, partai politik peserta Pemilu 2019 baru boleh yakin kalau memenuhi persyaratan keanggotan 1000 orang dengan tidak memperbaiki. Setelah difaktualkan berubah surut/ berbeda, maka resiko ditanggung parpol.

"Silahkan mau memperbaiki atau tidak, kami menyarankan parpol untuk mencermati berkas yang telah diserahkan. Kami berharap parpol pendaftar dapat lolos semua," pungkasnya. (Wan/Red)

KPU Serahkan Hasil Penelitian Administrasi Parpol Peserta Pemilu 2019

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com - Dalam rangka Penyampaian dan Penyerahan Hasil Penelitian Administrasi dan Verivfikasi Partai Politik calon peserta Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro menggelar pertemuan hari ini, Jum'at (17/11/2017).

Bertempat di Hotel Dewarna, sekira pukul 08.00 WIB, sebanyak 18 partai politik (parpol) baik parpol tahun 2014 maupun partai baru peserta pemilu 2019 menghadiri acara sosialisasi dan penyerahan berkas hasil penelitian.

Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Abdim Munib menyampaikan, bahwa sejalan dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) RI nomor 7 tahun 2017 tentang jadwal Pemilu 2019, KPU Kabupaten Bojonegoro telah melaksanakan penerimaan salinan berkas pendaftaran partai politik calon peserta pemilu 2019 pada 3-16 Oktober 2017 lalu.

"Perlu disampaikan bahwa ada satu parpol baru di Kabupaten Bojonegoro yang belum melengkapi persyaratan,yaitu partai idaman. Sementara parpol yang sudah menyerahkan persyaratan kita lakukan penelitian administrasi," terang Munib, Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro.

Ia menjelaskan, terkecuali pada beberapa parpol di pusat yang belum lengkap di pusat, diantaranya PBB, PKPI, PIKA, Parsindo serta Berkarya, satu hari yang lalu Bawaslu merekomendasikan KPU mengulang pendaftaran parpol. Sehingga dimungkinkan ada perubahan jadwal waktu dalam PKPU RI nomor 7 tahun 2017 tersebut.

"Oleh karena itu di dalam forum penyerahan berita acara dan verifikasi parpol semua kami undang, sampai tadi partai idaman tidak bisa dihubungi," ungkapnya.

Pada pertemuan tersebut diadakan penyerahan berita acara hasil penelitian administrasi kepada masing-masing ketua partai. Turut hadir Ketua Panwaskab Bojonegoro M. Yasin, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSi didampingi Kasat Intel dan Kapolsek Kota Bojonegoro, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Kusbiyanto, serta utusan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. (Wan/Red)

DPC Partai Gerindra Akan Berikan Dampingan Hukum Untuk Kadernya

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -Terkait dengan adanya salah satu Anggota Fraksi Partai Gerindra yang menjadi Saksi dalam dugaan Pencemaran Nama Baik Kapolres Bojonegoro oleh HR. Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra, Kabupaten Bojonegoro, Budiono, kepada awak media mengatakan hingga saat ini bahwa anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut hanya sebatas menjadi saksi . Jumat (17/11/17).


"Jadi kami akan menuggu hasil penyidikan, nanti segera akan rapat ditingkat DPC secara resmi dan akan menyikapi masalah itu," katanya.

Dijelaskan juga salah satu kadernya tersebut menjadi saksi dalam perkara soal dugaan Pencemaran Nama Baik Kapolres Bojonegoro yang berhubungan dengan Perekrutan Dan juga pelaksanaan ujian Perangkat Desa.

Budiono, Saat disinggung apabila ada anggotanya yang menjadi tersangka dalam sebuah kasus, Ketua DPC Partai Gerindra ini menyatakan akan memberikan pendampingan hukum kepada yang bersangkutan.

"kita akan tetap memberikan pendampingan hukum", jika ada Kader kita yang bermasalah," pungkasnya. (Bim/red).

Kenalkan Produk Lokal, Bojonegoro Gelar Fashion And Art Award 2017

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2017 telah mencanangkan tahun kunjungan wisata. Dengan berbagai objek wisata yang sedang berkembang saat ini, Bojonegoro dinilai akan mampu untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata.

Dengan pencanangan tersebut, sektor pariwisata mulai digenjot, termasuk hal-hal pendukung lainnya. Dengan berkembangnya usaha pariwisata yang ada, secara otomatis akan merembet pada industri lainnya, seperti bisnis produk-produk unggulan yang akan menjadi pelengkap dari industri pariwisata yang ada.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berupaya untuk mengenalkan produk-produk unggulan lokal Bojonegoro, berupa painting, batik, tenun, craft (kerajinan) dan makanan khas Bojonegoro.

Untuk itu, akan digelar sebuah event yakni Bojonegoro fashion and art award 2017. Dengan mengambil tema “Tradition Movement”, event ini diselenggarakan untuk mencari bakat-bakat Designer dan Modelling di Bojenegoro serta untuk mempresentasikan karya-karya designer independen baik dari Bojonegoro dan designer nasional. Design yang digunakan tersebut akan menggunakan bahan dasar Painting, Batik,Tenun Bojonegoro dalam bentuk Fashion Show. Selain itu, juga akan diadakan Pameran Craft dan Festival Kuliner.

Kegiatan ini sendiri akan dilaksanakan pada Sabtu, 18 November 2016, di Jl. Mas Tumapel, mulai pukul 09.00 hingga 23.00 WIB. Kegiatan yang akan ditampilkan yakni pameran craft dan kuliner, lomba fashion dan fashion show batik.

Pameran craft dan kuliner akan diikuti oleh 15 peserta Perajin Batik, 17 peserta perajin craft dan handmade dan 34 peserta untuk kuliner. Diharapkan dengan adanya pameran tersebut, akan terjadi pertemuan antara produsen maupun konsumen untuk interaksi secara langsung melalui exhibition sehingga dapat terjadi pergerakan yang signifikan di dalam industri terkait.

Untuk lomba fashion sendiri lebih dititik beratkan sebagai ajang kompetisi dalam hal penampilan di atas panggung atau dunia modeling. Lomba Fashion Show terbagi dalam 4 kategori, yakni:
Kategori A : Putra/Putri Usia 6 – 10 Tahun
Kategori B : Putra/Putri Usia 11 – 16 Tahun
Kategori C : Putra/Putri Usia 17 – 22 Tahun
Kategori A : Putra/Putri Satuan Kerja

Sementara itu, untuk Fashion Show Designer sendiri, adalah merupakan wadah Presentasi Designer Independen, Rumah Produksi dan UKM yang berbahan dasar Painting, batik & tenun Asli Bojonegoro. Designer-designer bebas menuangkan ide atau kreatifitasnya didalam berkarya dengan memakai dasar tema yang telah ditentukan dalam rancang busana baik untuk busana siap  kerja, busana muslimah maupun busana pesta. Fashion Show ini dikemas dengan kemasan standart fashion dengan tatanan panggung, sound system serta lighting yang berkualitas. Pemeraga / model adalah model yang profesional.

Dalam acara tersebut juga akan dihadiri oleh bintang tamu, diantaranya:
Putri Pariwisata Indonesia 2017 : Rr. Astari Indah
Miss Earth 2017 : Michelle Victoria
Miss Internasional : Loyde Cristina

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan akan menjadi penyemangat bagi seluruh pelaku industri kreatif dan memberikan inspirasi dalam karya nyata untuk mengembangkan kompetensi. Serta membangun citra Bojonegoro dalam kancah Industri mode, wisata, kerajinan dan kuliner juga terjadinya investasi di bidang ekonomi kreatif.

Event Bojonegoro Fashion and Art Award 2017 diharapkan akan menjadi semangat baru pada industri kreatif di Kabupaten Bojonegoro. Event yang digagas Pemkab Bojonegoro tersebut akan menjadi tempat bertemunya pelaku-pelaku ekonomi kreatif dan produk-produk unggulan sebagai penunjang pariwisata di Bojonegoro.
BFNA 2017 terbuka untuk masyarakat umum yang ingin berpartisipasi dan menyaksikan kemeriahannya. Berikut adalah agenda kegiatan yang akan dilaksanakan pada Sabtu,18 November 2017, di Jl. Mas Tumapel Bojonegoro tersebut:
1. Craft and Culinary Expo 2017 –  Diikuti: 34 usaha kuliner kreatif yang tergabung dalam komunitas Wisata Kuliner Bojonegoro (WaKulBo), 28 usaha batik dan kerajinan (craft). Craft dan kuliner akan dipamerkan dan dijual sepanjang Jl. Mas Tumapel sebagai ajang Bojonegoro Creative Sale. (Disediakan voucher makan bagi undangan)
2. Lomba Fashion Show Batik dan Tenun  – Ketegori Lomba: A. Putra/Putri Usia 6-10 Tahun. B. Putra/Putri Usia 11-16 Tahun. C. Putra/Putri Usia 17-22 Tahun. D. Putra/Putri Kategori Satuan Kerja. Persyaratan: 1. Peserta menggunakan baju casual (Untuk A & B). 2. Peserta menggunakan baju malam (Untuk C & D). 3. Baju yang digunakan harus berbahan dasar Batik Jonegoroan.
3. Fashion Show Forpimda dan Tamu Terpilih – Fashion Show akan menggunakan baju berbahan tenun Bojonegoro.
4. Talk Show dengan Model Bintang Tamu
5. Fashion Show Parade – Diikuti oleh 30 model nasional, 3 desainer nasional dan 12 desainer lokal. Kolaborasi 3 tarian modern dari Amazon Dancer, Semarang.
6. Penutup.
(Wan/Lis)

Media Suara Bojonegoro Raih Juara I Karya Jurnalistik Publikasi Terbanyak TMMD Ke-100

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Lomba karya jurnalistik Publikasi terbanyak TNI Manuggal Membangun Desa (TMMD) Ke 100 tahun 2017, di Desa Meduri,  Kecamatan Margomulyo, oleh Kodim 0813 Bojonegoro akhirnya ditentukan pemenangnya.

Wartawan Media Online Lokal SuaraBojonegoro.com, Bima Rahmat akhirnya meraih juara I dalam lomba publikasi terbanyak karya Jurbalistik TMMD ke 100, dan diberikan langsung oleh Dandim 0813/Bojonegoro yang baru Letkol Arh. Redinal Dewanto yang didampingi Dandim Lama Letkol Herri S Subagyo.

Selain kepada Juara I, penghargaan juga diberikan kepada tiga wartawan lainnya yaitu juara II, atas nama Dani, dari media, net7.com, dan juara III, atas nama Sukisno, dari media, rakyatindependen.com, Serta Penghargaan kepada media elektronik Televisi kepada Ilmi dari JTV. Jumat (17/11/17).

Sasmito Anggoro, selaku Ketua Persatuan Wartawan Indonesia, Kabupaten Bojonegoro, mengucapkan
erima kasih atas perhatian yang diberikan Oleh Makodim 0813, yang diberikan kepada awak media atau rekan-rekan wartawan di Kabupaten Bojonegoro.

"Semoga kerja sama ini akan terus dilakukan dan juga untuk saling belajar lebih profesional lagi baik bagaimana membuat berita yang baik dan mengelola media yang baik sesuai dengan UU Pers," katanya.

Dalam kesempatan ini dirinya menyatakan bahwa penghargaan dalam karya jurnalistik ini sebagai motifasi rekan-rekan media atau wartawan agar semakin berkualitas dalam tugas peliputan, sehingga mau belajar dan terus belajar dalam dunia Wartawan untuk memberijan informasi kepada masyarakat.

"Bukan karena hadiahnya tapi ini sebuah penghargaan bagi kami agar kedepan menjadi lebih baik dalam menjalankan tugas jurnalistik", ujarnya. (Bim/Red)

Ditengarai Intervensi Terhadap Calon Perangkat, Ini Jawaban Kades Sambiroto

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Terkait dengan adanya isu Intervensi salah satu calon perangkat Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, atas nama Deni Suhindartok, sebagai Kasi Pelayanan, yang akan dilantik dengan tiga calon perangkat yang lainnya. Menaggapai hal tersebut Drs Sudjono, MM, selaku Kepala Desa, kepada media suarabojonegoro.com, membantah akan adanya isu tersebut. Jumat (17/11/17).

"Sebagai kepala desa kemarin saya memanggil dan memberi tahu bahwa tugasnya masing-masing. Dan ada satu perangkat desa yang tidak sesuai dengan begroundnya", katanya.    

Ia juga menegaskan jika yang bersangkutan tidak mampu atau
sanggup menjalankan tugasnya untuk dipersilahkan mundur. Namun dengan memakai surat pernyataan.

"Saya kan menanti dia, kalau memang maju ya monggo kita ajukan kalau mundur ya silahkan mundur dengan memakai suarat pernyataan", ujarnya.

Pria yang akrap disapa Pak Sudjono ini menegaskan bahwa yang bersangkutan sudah berkali-kali mengajukan untuk mundur. Hal ini dikarenakan di bidang Kasi Pelayanan calon perangkat ini dirasa tidak       mampu.

"Ternyata dia mampu, dan akan kita ajukan", jelasnya.

Sementara itu calon perangkat Desa yang akan dilantik, Dedy Suharianto, mengakui jika dirinya mempunyai kekurangan dibidang keagamaan, sehingga dirinya ditekan untuk mampu
menjalankan tugas sebagai Kasi Pelayanan.

"Saya ditekankan tugas itu harus bisa. Dan jika tidak sanggup silahkan mengundurkan diri", pungkasnya.

Adapun empat Perangkat Desa yang akan dilantik antara lain adalah
1. Wahyu Prabowo yang akan dilantik sebagai Kasun
2. Dita Rahmania, Spd yang akan dilantik sebagai TU
3. Lilik, yang akan dilantik sebagai Perencanaan
4. Deni Suhindartok, yang akan dilantik sebagai Kasi Pelayanan. (Bim/red).

Pisah Kenal Dandim 0813/Bojonegoro Oleh Pemkab Bojonegoro

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter: Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Pemerintah kabupaten Bojonegoro mengadakan acara pamit kenal Komandan Distrik Militer 0813. Acara yang dilaksanakan di pendopo Malowopati kabupaten Bojonegoro (16/11) yang dihadiri jajaran forkopimda, jajaran SKPD kabupaten Bojonegoro dan juga danramil se-Kodim 0813. Acara ini dilaksanakan untuk menyambut dandim yang baru, serta untuk melepas dandim lama ke tempat tugas yang baru.

Letkol Inf M. Herry Subagyo menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran forpimda di kabupaten Bojonegoro ini. Karena telah menerima saya di Bojonegoro dengan tangan terbuka. Sebuah kehormatan bisa bekerjasama dengan jajaran forpimda di kabupaten Bojonegoro. Karena Forpimda di Kabupaten Bojonegoro terkenal akan kekompakannya. Sehingga kita dapat bekerjasama dengan baik dan maksimal. Sebenarnya saya bukan pamit namun minta doa restu karena akan bekerja ditempat baru yaitu sebagai Pabandya-1/Binsiap Apwil dan Sarpas Spaban-II/Puanter Staf Teritorial TNI AD. Di bojonegoro sendiri saya tidak hanya memberikan arti kerjasama tapi juga arti kehidupan. Di Bojonegoro sendiri tidak hanya rumah namun juga tempat saya menemukan kedamaian.

Nanti ditempat baru saya bisa bekerja lebih baik lagi. Karena dalam bekerja kita perlu ada inovasi. Karena setiap saat pasti ada permasalahan baru dan hal tersebut memerlukan pemecahan yang baru, jadi kita perlu terus untuk berinovasi. Seperti kata Albert Einstein "Life is like riding a bicycle, to keep your balance you must keep moving". Kita hidup harus terus bergerak, makanya kita memerlukan terobosan atau inovasi. Sekali lagi terima kasih kepada jajaran forpimda, SKPD, K3S dan juga seluruh masyarakat bila saya ada salah yang disengaja atau tidak.

Letkol Arh Redinal Dewanto, S.Sos selaku dandim yang baru menyampaikan senang bisa bergabung dalam jajaran forpimda kabupaten Bojonegoro ini. Saya sebelum bertugas di Kodim 0813 saya bertugas sebagai Danyon Arhanudri 2 Kostrad Malang. Saya yang merupakan orang baru atau pendatang disini mohon bimbingannya, bagaimana budaya atau kultur di Bojonegoro sendiri. Saya mohon maaf apabila saya belum mengenal semua pejabat yang ada di lingkup pemerintah kabupaten Bojonegoro ini. Kedepan saya harap bisa dengan cepat menyesuaikan bagaimana pola kerja di Bojonegoro ini. Dan berharap bisa mempertahankan melanjutkan apa yang telah dicapai oleh Letkol Inf. Heri Subagyo. Bertugas di Bojonegoro merupakan sebuah tantangan karena Bojonegoro memiliki keunikan. Dan keunikan tersebut membuat presiden saja tidak berani untuk datang ke Bojonegoro. Saya berharap nanti kita bisa saling bekerjasama dengan baik dan maksimal. Saya juga mohon bimbingannya kepada jajaran forpimda dan para SKPD. Karena hidup itu seperti buku tulis, jika kita sudah menulis lembaran pertama kita akan terus menulis lembaran berikutnya. Kita bisa melihat lembaran sebelumnya sebagai bahan evaluasi kita apa yang menjadi kekurangan, dan kita bisa merencanakan kembali apa yang akan kita perbuat dimasa yang akan datang. Jadi semua itu tergantung kita mau menulis apa. Apakah kita mau menulis yang baik atau buruk tergantung dari kita sendiri.

Kang Yoto menyampaikan setiap pergantian datang dan pergi, semua itu memberikan kesan kepada saya. Itulah sebuah kehidupan dimana ada yang datang dan yang pergi. Dalam setiap tugas atau pekerjaan yang kita lakukan itu harus bisa hadir dan nyambung. Sehingga kita bisa memahami permasalahan apa yang dihadapi dan bagaimana menyelesaikannya. Sehingga ketika ketika bisa menyelesaikan masalah yang ada ada rasa bahagia. Kebahagiaan sebenarnya adalah ketika kita bisa menerima dan bersyukur atas apa yang kita terima. Sehingga kita bisa dengan tulus dalam menghadapi pekerjaan kita. Kita juga tidak mengharapkan apapun dalam bekerja. Selain itu kita juga bekerja dengan spirit untuk mengasihi orang lain. Sehingga kita nanti dalam bekerja akan berlomba-lomba dalam berbuat baik.

Kehidupan kita itu tergantung kita yang mengisinya mau diisi dengan hal baik atau buruk. Seperti kata pepatah bahwa gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang manusia mati meninggalkan cerita. Jadi tinggal kita mau meninggalkan cerita baik atau buruk.

Tergerus Banjir Bandang, Jembatan di Tanjungharjo Ambrol

    Friday, November 17, 2017   No comments
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Sebuah jembatan di Dusun Ngitik RT 12 RW 02 Desa Tanjungharjo Kecamatan Kapas ambrol setelah sekitar 3 jam lebih tergerus air bah yang sangat deras. Warga setempat memperkirakan air kiriman dari daerah hulu tersebut menerjang jembatan sekira pukul 03.00 WIB dini hari.

Setelah dinilai kondisi jembatan sangat menghawatirkan warga setempat membuat pagar agar jembatan tersebut untuk sementara tidak dilalui.

"Kalau bangunanya sudah lama banget. Ini banjir kiriman dari Dander, luapan arus kali avoor atau pirang," kata warga setempat, Ahmada Dafid.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada kegiatan evakuasi dari pihak terkait. Hanya warga setempat yang mencoba memberi rambu-rambu dan memastikan tidak ada korban jiwa.

Bencana banjir bandang sebelumnya telah menerjang 3 desa di Wilayah Dander, yakni Desa Growok, Sumberarum, dan Kunci. Beberapa rumah warga sempat tergenangi air yang berwarna keruh tersebut. (Wan/Red)

Thursday, November 16, 2017

Banjir Bandang, Camat Dander Sebut Jembatan Sempit Juga Menjadi Faktor

    Thursday, November 16, 2017   No comments
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Camat Dander, Nanik Lusetiyani mengatakan bahwa saluran air yang sempit juga menjadi salah satu faktor tidak lancarnya air bah yang berasal dari dataran tinggi wilayah selatan Kabupaten Bojonegoro yang melewati wilayah Dander. Sehingga hal itu mengakibatkan bencana banjir bandang seperti yang terjadi sore tadi, Kamis (16/11).

"Untuk jembatan memang masih terlalu sempit dan rendah," kata Nanik kepada suarabojonegoro.com.

Namun, untuk menanggulangi bencana banjir bandang yang dinilai sudah menjadi langganan tersebut berbagai upaya telah dilakukan.

Sekarang jembatannya sebagian sudah proses pelebaran dan peninggian dan saluran air kurang dalam dan kurang lebar jadi tidak bisa menampung air banyak akibatnya air meluber ke jalan," paparnya.

Sore tadi, ada tiga Desa di wilayah Dander yang terdampak bencana banjir bandang, yakni Desa Growok, Desa Sumberarum, dan Desa Kunci. Arus lalu lintas sempat terganggu. Banyak pengguna jalan harus putar balik. Tak sedikit pula yang nekat menerobos derasnya arus aliran air yang berwarna keruh tersebut.

Masyarakat setempat dengan dibantu tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro terus melakukan evakuasi. Memastikan tidak ada korban jiea dalam bencana tersebut. (wan/red)