Mitra

Mitra

Mitra


Polsekta Bojonegoro Amankan 20 Botol Tu

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com - Untuk menciptakan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun baru 2017, Kepolisian Sektor Bojonegoro Kota melaksanakan kegiatan operasi Kepolisian yang ditingkatkan dengan sasaran miras (minuman keras), pada Rabu 07 Desember 2016.
Razia dilaksanakan oleh 2 (dua) personel dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Usman, dengan sasaran warung yang diduga menjual miras.
Pelaksanaan razia yang dilakukan oleh Polsek Bojonegoro Kota didapatkan hasil sebanyak 20 botol minuman keras jenis Tuak yang di kemas dalam botol air mineral, 20 botol tuak itu didapat dari 4 (empat) warung yaitu di Jalan Hayam wuruk di warung templek Milik Ibu S 48 tahun didapatkan Tua 5 botol, warung S umur 50 tahun Lokasi di Warung templek jln.Hayam wuruk 5 Liter Tuak, warung S umur 48 tahun jln.Jokerti Rel Bengkong Ngrowo 5 botol, warung S umur 54 tahun lokasi di Jalan Lettu Suyitno 5 botol.
“Miras tersebut langsung kita amankan di Mapolsek Bojonegoro Kota sebagai barang bukti dan nantinya akan dimusnahkan,” kata Kompol Usman
“Dari semua penjual miras tersebut, tak satupun dari mereka asli orang Bojonegoro, mereka dari luar Kabupaten Bojonegoro,” imbuhnya
Disampaikan Kompol Usman, bahwa sesuai dengan perintah Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, pihaknya akan rutin melaksanakan razia miras dan penyakit masyarakat lainya dengan harapan wilayah hukum Polsek Bojonegoro lebih aman dan kondusif, serta mencegah kerusakan moral warga khususnya para remaja dari pengaruh miras. (Ney/Lis)

Wanita Telanjang Meninggal di Dalam Kamar Pondok

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Seorang wanita 41 tahun ditemukan meninggal dunia dengan keadaan telanjang di kamar pondok rehabilitasi jiwa An-Nawawi Desa Sobontoro Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro. perempuan tersebut yaitu Pasrini (41) warga Desa Soko Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora. Rabu (07/12/2016)

Kejadian bermula saat pengurus pondok Kasmidin mengecek kamar pasien rehabiltasi, karena curiga kamar korban pintunya masih tertutup kemudian pengurus pondok membuka pintu namun Kasmidin mendapati Pasrini yang tinggal dikamar tersebut sudah meninggal dunia dalam keadaan telanjang. Melihat kejadian tersebut pengurus pondok langsung melaporkan kepada Polsek setempat.

Korban sendiri adalah pasien yang sudah dirawat di pondok rehabilitasi selama 1,5 terakhir ini

Kapolsek Balen, AKP Rasito menyampaikan jika setelah ada laporan tersebut tim Inafis Polres Bojonegoro langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi bersama tim medis dari Puskesmas Balen.

"Hasil identifikasi, tidak ditemukan adanya kekerasan. Diduga korban meninggal akibat serangan jantung dilihat dari ciri fisik ditemukan pembuluh darah yang mengejang pada leher kiri dan kaki bengkak," tambah Kapolsek.

DPC Peradi Eks Karasidenan Bojonegoro Hadiri Rakernas

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Acara Rapat Kerja Nasional Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia) di Jakarta yang diselenggarakan di Merceru Convent Center dan rencananya akan dilaksanakan tanggal 6 hingga 9 Des 2016, dihadiri oleh Peradi Eks Karasidenan Bojonegoro. Rabu (7/13/16).

Dalam kegiatan ini Peradi Eks Karesidenan Bojonegoro yang meliputi kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan mengirimkan enam perwakilan dan dipimpin langsung oleh ketua Peradi Eks Karesidenan Bojonegoro Mochamad Mansur.

"Kami mengirimkan enam perwakilan dari tiga kabupaten untuk hadir dalam acara Rakernas 2 di Jakarta," Kata Mochamad Mansur saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Kegiatan Rakernas 2 yang mengambil tema "Membangun Komitmen Bersama Tanpa Suap " ini dibuka oleh Menteri Politik dan Keamanan Wiranto pada pukul 19.00 WIB.

Mochamad Mansur berharap kehadirannya bersama anggota Peradi yang lain diharapkan akan dapat menambah wawasan serta meningkatkan kapasitas advokat di wilayah yang dia pimpin.

"Akan ada manfaat dan pelajaran serta hasil Raker yang nantinya pasti untuk kepentingan para anggota Peradi," Pungkasnya. (Ang*)

Komisi D DPRD Bojonegoro Akan Sidak Pengerjaan Proyek Jalan

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com - Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro yang membidangi pembangunan atau infrastruktur akan mengecek langsung lokasi proyek pengerjaan jalan cor beton jika dinilai kurang memperhatikan keselamatan pengguna jalan.

Hal tersebut dikatakan ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Didik Tri Setyo Purnomo, Selasa (6/12/2016) siang. Pihaknya bakal menyidak proyek pengerjaan jalan cor beton selagi ada laporan dari warga dan membahayakan.

"Kalau ada proyek yang membahayakan lokasinya mana nanti kami akan sidak," katanya kepada suarabojonegoro.com.

Diberitakan sebelumnya, ia mewanti-wanti kepada kontraktor pengerjaan dan kontraktor pengawas agar memperhatikan aspek keselamatan pekerjaan. Baik itu keselamatan pekerja maupun pengguna jalan.(Wan/Red).


*) Foto pengerjaan jalan di wilayah Kecamatan Dander

Awas ! HIV di Bojonegoro Semakin Meraja Lela

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Lina Nur Hidayah


suarabojonegoro.com - Penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang merupakan penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan mampu melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi penyakit ini,  menjadi sesuatu yang sangat menakutkan karena dapat mengancam jiwa setiap orang.

Keberadaan virus HIV di Bojonegoro semakin bertambah dari tahun ke tahun, yang mayoritas disebabkan oleh banyaknya pasangan yang bergonta ganti pasangan dengan lawan jenis tanpa adanya ikatan suami istri.

Menurut Dr. Whenny Dyah P. Selaku Kasi Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bojonegoro,  bahwa penderita HIV di Bojonegoro tercatat dari Januari hingga September sebanyak 147 kasus. Rabu (7/12/16).

“Kalau dalam setahun lalu jumlah penderita HIV ada 186 kasus dan pada tahun ini diprediksikan dapat bertambah sehingga harus waspada, “.Kata Dr. Whenny.

Bahayanya akan penyebaran HIV di Bojonegoro Dinas Kesehatan setempat menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penyakit HIV dengan memeriksakan diri kepetugas kesehatan tentang adanya virus berbahaya tersebut.

“Kami tetap berupaya untuk mengurangi penyakit ini dengan penyuluhan melalui MOS,  radio,  pelatihan petugas kesehatan,  pelatihan pemulasan jenazah bagi modin,  Pelatihan kader  TB HIV,  Pendampingan dan Pengobatan ODHA, “Tambahnya.

Dijelaskan pula bahwa pada tahun ini sebanyak 19 orang meninggal akibat terjangkit virus HIV.  (Lin/Red).

Bojonegoro Kampung Pesilat Antarkan Atlit IPSI Bawa Pulang 4 Medali

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Anggoro/Iwan

suarabojonegoro.com - Empat Medali Perak yang berhasil di raih oleh kontingen Atlit Pencak Silat Bojonegoro, dalam kejuaraan Pencak Silat di ajang Kapolda Cup 2016 di Ponorogo mulai tanggal 2 hingga 6 Desember 2016 kemarin merupakan kebanggaan tersendiri bagi para pesilat Bojonegoro, terlebih Kapolres Bojonegoro yang merasakan hasil kerja keras perjuangan para atlit Bojonegoro di even Jatim untuk berprestasi. Rabu (7/12/16).

AKBP Wahyu Sri Bintoro mengaku bangga ketika atlit pencak silat Bojonegoro yang tergabung dalam IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) dapat membawa pulang medali perak atau juara dua ini sehingga prestasi ini akan terus dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

"Para atlit sudah berjuang dengan keras di ajang Kapolda Cup, tentu ini hasil yang luar biasa," Kata AKBP Wahyu SB.

Hal ini tidak lepas dari dibentuknya Bojonegoro Kampoeng Pesilat yang menciptakan bersatunya perguan silat serta pelaku pelaku silat untuk kedepan lebih mudah meningkatkan prestasinya.

Ditambahkan oleh Kapolres, latihan yang terus menerus yang diberikan oleh atlit juga merupakan bagian dari upaya team untuk memenangkan, meskipun belum mendapatkan juara umum dipastikan pada event mendatang pesilat Bojonegoro akan mampu meraih juara Umum.

"Kita akan selalu suport para pesilat pesilat Bojonegoro untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi," Tambah Kapolres.

Perjuangan keras kontingen pencak silat dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bojonegoro di kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016 di GOR ( Gedung olah Raga ) Singodimejo, Kabupaten Ponorogo memang  membuahkan hasil dengan empat medali Perak.

Dari 10 Atlit yang bertanding untuk semua kelas yang dipertandingkan untuk putra dan putri, 4 atlit lolos melewati babak penyisihan, babak semi final, dan menuju babak final untuk memperebutkan emas, akan tetapi gagal untuk memperebutkan juara Umum pada ajang tersebut.

Keempat atlit yang meraih medali perak ini diantaranya adalah Ayu Dita Kusuma kelas D Putri, Ferdi Fian Kelas B Putra, Nova Khoirul Anam Kelas E Putra, dan Riski Romadhoni kelas G Putra.

Ketua IPSI Bojonegoro Wahyu Subakdiono juga mengucapkan terima kasih atas perjuangan para atlit Bojonegoro yang telah berhasil membawa pulang Medali perak, juga kepada Kapolres Bojonegoro yang memberikan suport dan semangat kepada para atlit sehingga bisa berangkat mengikuti kejuaraan pencak silat Kapolda Cup.

"Ini adalah awal yang baik untuk kedepannya, dan kita akan terus melakukan pembinaan dan juga peningkatan para atlit untuk kedepannya," Kata Wahyu Subakdiono.

Dikatakan juga oleh Wahyu Subakdiono bahwa pembinaan para atlit memang tidak mudah memerlukan waktu dan juga biaya, sehingga dengan adanya kepedulian Kapolres Bojonegoro terhadap silat diharapkan mampu lebih meningkatkan prestasi Pencak Silat Bojonegoro. (Wan/Red)

Dua Lokasi Penambangan Pasir Ilegal Di Gerebek Polres Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Kepolisian Resor (Polres) Bojonegoro melakukan penertiban penambang pasir mekanik disepanjang aliran bengawan solo. Hasilnya anggota polisi Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) berhasil menemukan penambangan pasir mekanik di dua lokasi. Rabu (07/12/2016)

Dari penertiban di dua lokasi tersebut, aparat penegak hukum ini berhasil mengamankan dua unit diesel penyedot pasir, dua pompa air dari Desa Pilangsari dan Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur.

Selain barang bukti, polisi juga langsung membawa satu saksi dibawa di Mapolres Bojonegoro untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Saksi yang diamankan (AF) tersebut masih berumur 15 tahun yang beralamat Desa Mojosari Kecamatan Kalitidu.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro menyampaikan jika sebelumnya ada aduan masyarakat di nomor pribadi miliknya bahwa masih ada penambangan pasir bengawan solo dengan cara mekanik sehingga pihaknya langsung merespon cepat dengan menurunkan anggota ke lapangan.

"Alhamdulillah berhasil, masyarakat lapor kita langsung tinda lanjuti," tambah Kapolres. (Ney/Red)

Pemasangan Portal di Akses Sumur Tua Akan Segera Dipasang

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Pemilik Wilayah Kerja Pertambangan (WKP) Sumur Tua Wonocolo di Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dalam waktu dekat akan memasang portal pada akses masuk wilayah pengeboran. Portal tersebut sebagai central pengamanan sumur tua di pintu masuk.

Field Manager Pertamina EP Asset 4 Cepu, Agus Amperianto mengatakan, pemasangan portal pada akses masuk wilayah eksplorasi sumur minyak tradisional itu karena daerah tersebut sudah masuk daerah wisata. Selain itu juga menjaga objek vital nasional pengeboran minyak.

Pemasangan portal akses masuk dan keluar itu, lanjut Agus Amperianto, juga sesui dengan hasil koordinasi bersama, baik dari Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri. Portal tersebut rencananya akan dipasang di daerah perbatasan. "Portal itu nanti juga sebagai fungsi kontrol wisatawan," ujarnya.

Sementara, sosialisasi tentang rencana pengelolaan sumur tua yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan saat ini sudah berjalan 70 persen lebih. Seperti yang dilakukan hari ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro dalam hal ini Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan sosialisasi di Balai Desa Beji, Kecamatan Kedewan. "Di Desa Hargomulyo sudah dilakukan," lanjutnya.

Dalam sosialisasi itu diikuti dari berbagai elemen, diantaranya penambang sumur tua, pihak Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Dinas ESDM, Kodim 0813, Polres Bojonegoro, Badan Lingkungan Hidup, dan Jajaran Pemerintahan Desa. Dalam pelaksanaan sosialisasi ini diharapkan masyarakat penambang mengerti bagaimana pengelolaan sesuai dengan aturan yang ada.

Dalam pengelolaannya, kegiatan eksplorasi sumur tua diatur dalam Undang-undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi dan Peraturan Pemerintah nomor 35 tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. "Beberapa tahapan sosialisasi sebagai tindak lanjut nanti akan dilakukan pendataan , pengelolaan minyak yang benar dan seluruh hasil pengeboran harus disetor ke Pertamina," kata Kepala Dinas ESDM Pemkab Bojonegoro, Agus Suprianto, Selasa (6/12/2016).

Sehingga jika proses eksploitasi minyak tradisional itu dilakukan sesuai aturan, maka bisa mengurangi dampak kerusakan lingkungan. "Pengelolaan sumur tua harus berwawasan lingkungan dan empat tugas bagi semua yakni cegah kerusakan, perbaikan, menjaga kelestarian, dan meningkatkan kualitas," jelas Kepala BLH Kabupaten Bojonegoro, Elsadeba Agustina.

Sementara salah seorang penambang asal Desa Beji, Kecamatan Kedewan, Karji mengungkapkan, pemasangan portal dipintu masuk wilayah pengeboran Sumur Tua diharapkan tidak mengganggu aktifitas masyarakat sekitar setiap hari. Selain itu, dia mengungkapkan untu penambahan ongkos angkut kepada pihak operator agar penyulingan bisa berkurang.

"Pertamina harus memperhatikan kesejahteraan pihak penambang, penyesuaian ongkos, angkat dan angkut hal agar mengurangi penyulingan, serta pihak Pertamina EP Asset 4 agar memperhatikan keberadaan  produksi minyak di sumur tua yang ada di desa setenpat. 

Beberapa praktek ilegal refinery yang masih terjadi, mengingatkan peran hukum yang ada harus memberikan efek jera kepada para pelakunya. Hal ini sebagaimana ditunjukkan komitmennya oleh Polres Tuban dan Bojonegoro.

Bagi Agus, permasalahan Illegal drilling dan illegal refinery, merupakan masalah Kriminal yang tidak bisa begitu saja dikaitkan dengan masalah pengelolaan sumur tua. Pertamina bersama Pemkab Bojonegoro, dan Tuban, Jawa Timur selalu mengupayakan penyelesaian persuasif yang win-win solution.

“Apabila hal tawaran persuasif ini diabaikan, maka persoalan tersebut hanya bisa diatasi dengan  penegakan hukum yang tegas. Sekaligus penindakan, dan pemberian hukuman yang berat tanpa pandang bulu,” tandasnya. (Ang/Lis)

Wihadi Ingatkan Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan Dalam Meredam Konflik

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com ' Anggota DPR-RI, Wihadi Wiyanto menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Setioji Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Sosialisasi digelar sekaligus gelar pendapat dengan masyarakat 23 November 2016.

"Setelah fokus dengan sosialiasi empat pilar, masyarakat daerah pemilihan 9 ini juga bisa menyampaikan aspirasi," kata anggota komisi 3 DPR RI ini.

Menurutnya, empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika disosialisasikan agar masyarakat selalu ingat pentingnya fungsi empat pilar kebangsaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Karena dengan pedoman empat pilar kebangsaan, konflik juga bisa diredam," tambah politisi Gerindra ini.

Usai melakukan sosialisasi, Wihadi memilih mendengarkan aspirasi masyarakat daerah pemilihannya untuk nantinya disampaikan kepada pusat. Dalam sosialisasi ini dihadiri beberapa tokoh masyarakat baik pihak pemerintah desa, petani, kepala keluarga hingga ibu-ibu. (Ney/Red)

PS Bhayangkara Siapakan Diri Lawan Gagak Rimang

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com - Setelah menang melawan Suko-rejo Putra dalam pertandingan semi final kemaren 06/12 kemaren, PS Bhayangkara Angling Dharama ( BAD ) siap melaju ke final melawan Gagak Rimang Mojodelik yang sebelumnya terlebih dahulu lolos final. Pertandingan final akan digelar pada Kamis 08/12 di Stadion Letjen H Sudirman Bojeonegoro untuk merebutkan piala Askab Bojonegoro 2016. Rabu (07/12/2016)

"PS Bhayangkara Angling Dharma akan melawan Gagak Rimang Mojodelik dalam final mendatang setelah keduanya menang di babak semi final," kata Wakil Ketua Askab PSSI Bojonegoro, Abdul MuStajib.

Menurutnya, dalam pertandingan semi final PS Bhayangkara Angling Dharma melawan Suko-rejo putra dengan adu pinalti karena sampai dua kali 45 skor tetap 0-0. Sedangkan sebelumnya dalam semi final Gagak Rimang terlebih dahulu mengalahkan TSC Kanor dengan skor 4-0.

"Meski demikian musim depan keempat tim bakal masuk divisi utama ," tambahnya.

Sementara itu tim asuhan AIPTU SUDIRO PS Bhayangkara Angling Dharma mengatakan sudah siap fight di laga final ( 8/12/16 ) dengan menurunkan komposisi pemain dalam peforma terbaik untuk melawan Gagak Rimang Mojodelik. (Ney/Lis)

Mobil Kepala Kemenag Bojonegoro Terlibat Kecelakaan Di Babat

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Mobil Dinas Kepala Kementrian Agama Bojonegoro terlibat Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) beruntun di Babat, Kabupaten Lamongan, diduga ditabrak sebyah Bus dari belakang dan menabrak pengguna sepeda motor, Rabu (7/12/2016) pagi saat dirinya akan berangkat ke Surabaya.

Data yang dihimpun suarabojonegoro.com sampai saat ini menyebutkan bahwa, mobil dinas Kepala Kemenag Ahmad Munir ini yang bernomor polisi S 1339 AP terlibat laka bersama satu bus, satu dump truk, satu Inova, dua L300 dan tiga sepeda motor.

Dikabarkan dalam insiden tersebut tidak ada korban meninggal dan korban luka luka dibawa ke RSMB, namun sempat menghambat lalu lintas jalan Raya Babat - Bojonegoro ).

"Tiba tiba mobil saya diseruduk bus dari belakang dan menabrak kendaraan didepan," kata kepala Kemenag Kabupaten Bojonegoro, A. Munir.

Dia juga mengatakan saat itu Mobil yang dia tumpangi berjalan pelan, namun diduga karena bus yang ngebut dan ugal ugalan sehingga menyebabkan kecelakaan.

"Saya sedang perjalanan menuju Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jawa Timur untuk menghadiri rapat. Namun saat perjalanan sebelum pertigaaan Babat, mobil yang dikendarainya diseduruk bus dari belakang," Terangnya.

Saat ini Petugas masih melakukan pemeriksaan kejadian kecalakaan tersebut, dan mobil dinas Ka Kandepag Bojonegoro juga masih berada di Lokasi kejadian. (Ang)

LAZNAS LMI Salurkan dana kemanusiaan untuk Rohingnya

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Bima Rahmad


suarabojonegoro.com - Bencana kemanusiaan yang terjadi di negara myanmar,dimana  terjadi pembantaian terhadap umat muslim di daerah rohingnya memantik empati banyak pihak.Terutama umat muslim diseluruh dunia.

Puluhan ribu umat muslim di Rohingnya mengungsi ke berbagai negara akibat peristiwa tersebut.Dari peristiwa itulah simpati umat muslim,khususnya yang ada di kota ledre mengalir.Untuk itu LAZNAS Lembaga manajemen infaq Bojonegoro menggalang bantuan dana kemanusiaan untuk muslim Rohingnya yang sedang tertimpa bencana kemanusiaaan.Salah satu pihak yang mendonasikan dana kepada LAZNAS LMI adalah SDIT Insan Permata Bojonegoro.

Kemarin hari selasa 6/12/2016 pihak SDIT Insan Permata Bojonegoro telah menyerahkan bantuan senilai Rp.2.134.000.Dana tersebut dikumpulkan dari urunan seluruh murid dan guru SDIT Insan permata Bojonegoro.

Resma edhi satria selaku kepala kantor layanan LAZNAS LMI Bojonegoro menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada SDIT Insan Permata yang telah mempercayai LMI untuk menyalurkan dana kemanusiaan tersebut.”LAZNAS LMI telah membangun shelter pengungsian di Aceh untuk warga dari Rohingnya yang mengungsi.Kedepan LAZNAS LMI akan bekerjasama dengan banyak pihak untuk membantu ribuan pengungsi yang masih ada di negara myanmar.Untuk itu kami menghimbau semua pihak baik instansi maupun individu yang terketuk hatinya terkait Rohingnya mari salurkan bantuan anda melaalui LMI”.Pungkas Resma. (Bim/Lis)

Aerobik Sehat Ala TNI AD Kodim 0813 Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Sebagai upaya meningkatkan kesegaran Jasmani dan ketahanan fisik, Personel Kodim 0813 Bojonegoro beserta Koramil Jajaran melaksanakan olah raga lari aerobik bersama, dipimpin oleh Pasiops Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Andi Siswanto.

Melalui kegiatan olah raga lari aerobik ini diharapkan dapat terbina fisik yang sehat jasmani dan rohani, serta stamina yang baik dan bugar. Sehingga dapat membantu meningkatkan kinerja para anggota, yang pada muaranya dapat pula tercapainya tugas-tugas pokok satuan kewilayahan dalam hal ini satuan Kodim 0813 Bojonegoro.

Demikian diungkapkan oleh Pasiops Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Andi Siswanto.

Menurutnya, olahraga lari aerobik bersama tersebut merupakan program rutin yang dilakukan Kodim 0813 Bojonegoro setiap hari Selasa dan Kamis, dalam rangka Pembinaan Jasmani Militer (Binjasmil) TNI-AD.

“Utamakan faktor keselamatan selama di jalan mengingat rute yang dilalui adalah jalanan umum” tambahnya.

Selain olahraga aerobik bersama diikuti oleh Prajurit TNI, juga diikuti oleh PNS jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, dengan mengambil rute olah raga lari jalanan kurang lebih 3 kilometer.

"Mulai Start keluar dari Makodim, ambil ke kiri menuju Kelurahan Pacul, kemudian belok ke kiri di jalan P. Polim dan ke kiri menuju jalan Hos Cokroaminoto dan kembali di finish Makodim" tandasnya.(Lin/Red).

Sekda Bojonegoro Tegaskan, Tanah RSUD yang Berada di Jalan Wahidin Milik Pemda

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Rencana relokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo dari jalan dr. Wahidin ke Jl. Veteran akan dilakukan pada pertengahan bulan Desember 2016 ini. Pemkab Bojonegoro melalui surat yang ditanda tangani Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro mengirim surat pemberitahuan kepada instansi yang ada di Bojonegoro untuk disebar luaskan terkait rencana tersebut.

Sekda Bojonegoro, Soehadi Moeljono
saat dikonfirmasi suarabojonegoro.com terkait rencana tersebut pihaknya membenarkan perihal rencana relokasi tersebut.

"Iya, rencana tersebut benar, mohon doa dan dukungan semua pihak," katanya.

Disingung terkait rumor diluar apakah benar tanah RSUD Bojonegoro di jalan Wahidin selama ini sewa?. Ia menampik perihal tersebut. Pasalnya, tanah tersebut sepenuhnya milik Pemerintah Daerah Bojonegoro.

"Gak benar itu. Tanah yang ada bangunan rumah sakit umum daerah yang berada di jalan wahidin milik Pemda," tegas Sekda Bojonegoro.

Ia juga menambahi, pemindahan RSUD ke jalan Veteran Pemkab Bojonegoro tidak serta merta akan meninggalkan begitu saja bangunan RSUD di jalan Wahidin.

"Tetap dimanfaatkan, entah nanti untuk pengembangan Puskesmas Kota atau yang lain," pungkasnya.(Wan/Red).

RSUD Bojonegoro Mulai Direlokasi Tanggal 13 Desember

Suara Bojonegoro     Rabu, Desember 07, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan segera melakukan relokasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo yang ada di Jalan Dr Wahidin ke Jalan Veteran. Sehingga pelayanan yang ada di Rumah Sakit (RS) tersebut akan dipindah, mulai tanggal 13 Desember 2016 mendatang.

Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengirimkan surat bernomor 005/2825/209.412/2016, kepada instansi terkait, yang ditanda tangani oleh Sekretaris Daerah Pemkab Bojonegoro, Soehadi Moeljono.

"Mulai tanggal 13 Desember ini, pelayanan rawat jalan dan pelayanan rehabilitasi medik RSUD Dr. R Sosodoro Djatikoesoemo akan dipindah, yang semula di Jalan Dr Wahidin berganti ke Jalan Veteran," kata Sekda Bojonegoro melalui sambungan telepon selulernya. Rabu (7/12/2016) pagi.

Ia juga mengatakan, relokasi tersebut sifatnya bertahap. Ia beralasan, sebab banyak alat- alat kesehatan yang juga ikut dipindah secara bergantian.

"Relokasi ini bertahap, sebab alat kesehatan yang ada di RSUD di jalan wahidin nantinya pemindahanya juga satu persatu," imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpun, RSUD baru ini akan ada lebih dari 350 bed dan kamar rawat inap. Untuk kamar operasi ada 9 ruang, begitupula kamar bersalin dan kamar umum yang dipisahkan.(Wan/Red).

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .