Berita Terbaru

PT KAI Siap Sukseskan Angkutan Natal & Tahun Baru

Editor : Sasmito Anggoro, Jumat, 19 Desember 2014 15.01

SuaraBojonegoro - PT KAI telah sukses menyelenggarakan angkutan Natal 2013 & Tahun Baru 2014 lalu dengan zero accident dan kelancaran operasional kereta api secara umum.

Mengulang kesuksesan penyelenggaraan angkutan Natal & Tahun Baru lalu, tahun ini PT KAI ingin kembali mengulang kesuksesan tersebut. Untuk itu, direksi beserta jajaran manajemen PT KAI pada Kamis-Sabtu (11 Des s/d 13/­Des) mengadakan inspeksi ke seluruh lintas, dimulai dari Gambir-Cirebon-Semarangtawan­g-Surabayapasarturi,­ Surabayagubeng-Jembe­r-Mojokerto-Madiun, dan dilanjutkan ke Madiun-Yogya-Kroya-B­andung untuk mengecek kesiapan setiap aspek dalam operasional kereta api.

Untuk mendukung kesuksesan penyelenggaran angkutan Natal 2014 & Tahun Baru 2015 yang kebetulan bersamaan dengan datangnya musim penghujan, PT KAI mengantisipasinya dengan menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik yang dianggap rawan, penjagaan intensif di daerah-daerah rawan tersebut pun diberlakukan dengan menerjunkan petugas Petugas Pemeriksa Jalan (PPJ) ekstra untuk menjaga daerah-daerah tersebut selama 24 jam.

”Keselamatan harus jadi yang utama,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro, di sela-sela inspeksinya di lintas Surabaya Gubeng-Jembe­r-Mojokerto-Madiun.

Edi Sukmoro juga menekankan agar setiap insan PT KAI meningkatkan kewaspadaan dan kesigapan khususnya dalam pelaksanaan angkutan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 ini.

Sementara itu dari segi sarana, sebanyak 411 unit lokomotif, yang terdiri dari 371 lokomotif dinas dan 40 cadangan, dan 1516 unit kereta yang terdiri dari 1364 stamformasi dan 152 kereta cadangan pun disiagakan untuk mendukung kelancaran operasional KA pada masa liburan akhir tahun ini.

Terpisah Kepala PT KAI Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto mengatakan jika untuk jalur kereta api daop 4 yang berada di Bojonegoro aman dan tidak ada titik rawan banjir.

"Ada 60 titik rawan banjir dijalur kereta api daop 4 Semarang namun semua titik rawan banjir tidak masuk dalam wilayah Bojonegoro, " katanya. (Nella)

Titik Jebol Sudah Diperbaiki

SuaraBojonegoro- Banjir akibat meluapnya Sungai Mekuris di Kecamatan Kanor malam kemarin hari ini sudah mulai diperbaiki. Dari beberapa titik yang jebol kini hanya tinggal dua titik saja yang masih belum selesai diperbaiki. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Andik Sudjarwo, Kepala Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Jum'at (19/12/14)

Dijelaskan untuk memperbaiki tanggul yang jebol ini, BPBD menggunakan metode sandback yakni tanah dan pasir yang dimasukkan dalam karung kemudian dipergunakan untuk menutup titik tanggul yang jebol. Dua titik, menurut Andik, memerlukan penanganan yang lebih serius yakni membutuhkan alat berat dan saat ini peralatan sudah berada ditempat untuk melakukan perbaikan.

“Diperkirakan perbaikan untuk dua titik tanggul ini paling lambat akan diselesaikan besuk, namun diharapkan hari ini bisa selesai,” ujar Andik.

Sementara itu untuk bencana banjir bandang yang melanda di Kecamatan Gondang yang terjadi hampir bersamaan kemarin, saat ini dalam tahapan recovery. Akibat terjangan banjir bandang di Kecamatan Gondang ini membuat sekitar 350 rumah warga mengalami rusak ringan. Dijelaskan sejak malam tadi pihaknya bersama dengan Dinas Pengairan dan Dinas Pekerjaan Umum serta BPBD langsung terjun dilapangan.

“Hari ini alat berat diharapkan sudah tiba dilokasi untuk normalisasi sungai sekaligus memperbaiki beberapa titik tanggul yang jebol akibat terjangan arus banjir semalam,” jelasnya.

Pihaknya untuk kegiatan pasca bencana ini bersama masyarakat melakukan bersih-bersih dan memperbaiki beberapa titik tanggul yang rusak. Banjir di Kecamatan Gondang pihaknya tidak mendirikan dapur umum karena sifat banjir yang cepat, dan masyarakat ternyata lebih mandiri gotong royong.

“Kami melakukan dropping bahan pokok untuk warga masyarakat yang terkena musibah banjir semalam,” imbuhnya.

Masih dalam penuturannya, Andik Sudjarwo mengungkapkan bahwa beberapa daerah di Bojonegoro memang rawan banjir, baik banjir bandang maupun banjir akibat luapan sungai bengawan solo. Selain itu di beberapa daerah juga rawan terjadi longsor apabila intensitas hujan sangat tinggi.

“Daerah rawan banjir bandang di Bojonegoro yakni Kecamatan Kepohbaru, Kanor, Sukosewu, Malo, Padangan, Trucuk dan Kecamatan Temayang, Gondang dan Sekar. Sedangkan daerah rawan longsor yang juga harus mendapatkan perhatian juga terletak di wilayah Kecamatan Gondang Pula,” pungkasnya. (*/SAS)

Hujan Lebat Kemarin, Gondang Banjir Bandang

SuaraBojonegoro- Hujan lebat yang terjadi kamis kemarin yang melanda wilayah selatan wilayah Kabupaten Bojonegoro mengakibatkan banjir bandang di Kecamatan Gondang. Dimana tercatat bencana tersebut merendam sedikitnya sekitar 30 rumah di RT 19 dan 20 di Dusun Sambong dan Kaliasin di Desa Sambongrejo.

Berdasarkan data yang di himpun suarabojonegoro.com, kejadian itu terjadi saat hujan deras melanda sejak pukul 17.30 s/d 19.00 WIB, kemudian bencana alam banjir bandang pun terjadi pada pukul 18.30 s/d 20.30 WIB.

Tercatat sebanyak 295 KK terkena imbas banjir bandang tersebut. Selain di RT 19 dan 20 ada juga RT 1, RT 11 terdapat 3 KK, RT 22 terdapat 6 KK yang terimbas dan RT 23 dengan jumlah 5 KK.

Dan dari kejadian tersebut tiga rumah rusak berat, dua rumah rusak sedangan. Bahkan banjir bandang juga melanda wilayah Desa Senganten, dimana 6 rumah terendam air dan di Dusun Tikung tepatnya di RT 6 sebanyak 11 KK ikut terendam.

Banyak jalan lingkungan paving rusak, dimana sepanjang 150 meter dengan lebar 2,5 meter. Selain itu juga ada sudetan di Desa Banjar mengalami ambrol, dan untung dari kejadian tersebut tidak menelan korban jiwa.

"Dan tidak ada korban jiwa,saat ini BPBD dan TRC dibantu oleh linmas dan masyarakat berada di lokasi bencana sedang melaksanakan tanggap darurat," ungkap Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Hari Kristanto saat di konfirmasi terpisah. (Rico)

Manfaat Kegiatan Classmeeting

Sobat pelajar mungkin saat ini sudah menyelesaikan ujian semesternya. Ujiannya pasti lancar dan hasilnya diharapkan cukup bagus pada waktu penerimaan rapor. Lalu, apa kegiatan sobat saat menunggu datangnya waktu penerimaan buku rapor?

Biasanya sekolah mengadakan kegiatan classmeeting. Classmeeting adalah kegiatan pertemuan antar kelas yang diisi dengan berbagai perlombaan dan pertandingan. Kegiatan kesiswaan yang dikelola oleh Pembina OSIS dan dilaksanakan oleh anggota OSIS ini menarik untuk diikuti.

Jenis kegiatan perlombaan dan pertandingan yang diadakan tergantung pada program yang telah disusun oleh OSIS di sekolah masing-masing. Dalam bidang keagamaan misalnya lomba baca Al Qur’an, baca puisi, nyanyi, dan lain sebagainya. Olah raga volleyball, tenis meja, sepak takraw, catur adalah bentuk kegiatan pertandingan.

Apa manfaatnya kegiatan classmeeting? Banyak sekali manfaatnya, antara lain:

1.Mengendorkan urat saraf yang tegang seusai ujian.
2.Menyalurkan bakat dan minat siswa dalam bidang tertentu.
3.Mempererat tali silaturrahmi siswa antar kelas.
4.Mencari bibit prestasi dibidang ekstrakurikuler.
5.Melatih mental bersaing yang sehat antar sesama siswa.
Manfaat kegiatan classmeeting akan dapat dirasakan oleh siswa apabila dilaksanakan dengan menerapkan prinsip murah meriah, penuh kegembiraan dan antusias serta kekeluargaan. Tentu saja, guru di sekolah berharap agar semua siswa di sekolah itu dapat mengikuti kegiatan klasmeting dengan baik.

Sumber: http://www.matrapendidikan.com/2013/12/manfaat-kegiatan-classmeeting.html
foto: http://3.bp.blogspot.com/-Y2tSEV0jypI/UrF67p1Yg1I/AAAAAAAAHn8/ymlYCY9Q2y8/s1600/IMG-20131218-03218.jpg

Wabup Pimpin Upacara Pencanangan Bela Negara

SuaraBojonegoro- Bertindak selaku inspektur dalam upacara Nasional Bela Negara peringatan Hari Bela Negara yang jatuh pada hari, Jumat (19/12/14) Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono Upacara diikuti oleh jajaran keluarga besar Kodim 0813, Aparat Keamanan, Dinas Perhubungan, Pelajar maupun unsur perguruan silat di Kabupaten Bojonegoro.

Wakil Bupati Bojonegoro saat membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia, Djoko Widodo menyatakan bahwa akibat dari menurunkan kadar wawasan kebangsaan dan cinta terhadap bangsa Indonesia ini sehingga diharapkan dengan adanya gerakan ini mampu menumbuhkan kembali rasa persatuan dan kesatuan. Bahwa urusan terkait bela negara bukan semata-mata menjadi tugas TNI melainkan semua warga negara republik Indonesia, untuk senantiasa menjaga kelangsungan bangsa dan negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“Tidak membedakan asal usul, suku, status setiap warga negara. Selain itu wujud bela negara adalah bekerja dan mengabdi serta berkarya sesuai dengan bidang tugas masing-masing,” sekilas penjelasan Wabup saat sambutan.

Selain itu Wabup juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, semangat dari unsur bela negara yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, ketiga adalah yakin akan nilai-nilai pancasila dan yang keempat rela berkorban untuk bangsa dan negara.

“Cintai produk-produk dalam negeri kita. Serta melestarikan budaya dan adat tanah air kita,” imbuhnya.

Diakhir sambutan Wabup secara resmi mencanangkan Gerakan Nasional Bela Negara dalam rangka peringatan Hari Bela Negara. Pada upacara ini juga dinyanyikan lagu mars bela negara untuk memperkuat rasa nasionalisme dan kebangsaan yang saat- saat ini sudah mulai mengalami degradasi. (*/SAS)

Banyak Proyek Tak Selesai, LP3D Minta Dinas Bertindak Tegas

Suarabojonegoro- Banyak proyek yang belum di tuntaskan oleh para rekanan di akhir tahun 2014 ini, di harapkan dinas yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bisa bertindak tegas. Sebab banyak proyek di beberapa dinas lingkup pemkab diketahui masih yang belum selesai pengerjaannya sesuai deadline alias molor.

Lembaga Pemantau Pembangunan Pemerintah Daerah (LP3D) melalui ketuanya, Herry Purwanto mengatakan proyek yang di danai APBD ini harus selesai pelaksanaanya pada tanggal 15 Desember kemarin, sesuai Surat Perintah Kerja (SPK) dari dinas/instansi terkait, apabila ada proyek yang belum kelar pengerjaanya baik itu dana jasmas,maka hal ini harus dijadikan kriteria untuk menilai rekanan yg mampu dan tidaknya dlm menjalankan tugas dan kewajiban.

"Rata-rata proyek seluruhnya harus tuntas pada tanggal 15 Desember kemarin, akan tetapi banyak proyek yang molor. Jadi kita meminta agar Dinas maupun instansi setempat bertindak tegas terhadap rekanan," tegasnya.

Bahkan pihaknya meminta agar dinas/instansi terkait harus menerapkan aturan denda 1/1000 (sepermil) dari nilai kontrak. Dengan demikian nantinya untuk rekanan pada masa yang akan datang tidak menyepelekan waktu yg telah direncanakan.

"Sesuai TIME SCHEDULE yang diajukan atau diberikan pimpinan proyek, rekanan banyak yang sembrono hingga melalui melebihi deadline yang telah di tentukan," jelasnya.

Dengan pemberlakukan denda tersebut, maka rekanan juga mempunyai efek jera dan tidak main-main dalam menerima atau mencari proyek. Namun hal itu akan berbeda dan di maklumi bila memang terkendala dengan adanya bencana alam.

"Contohnya proyek yang belum saat ini seperti di Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DPU) pembangunan trotoar dalam kota, Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Pengairan dan Dinas Pendidikan," imbuhnya. (Rico)

Bangunan Baru, Rusak Masuk Dalam Tahap Perawatan

Editor : Sasmito Anggoro, Kamis, 18 Desember 2014 17.03

SuaraBojonegoro - Sidak komisi D didua tempat yaitu pembangunan Tembok Penahan Tebing (TPT) di Desa Plesungan Kecamatan Kapas Bojonegoro dan Gelanggang Olah Raga (GOR) di Desa Ngumpak Dalem kecamatan Dander Bojonegoro menemukan bangunan yang sudah rusak seperti pecah pada tembok.

Menurut Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro proyek yang rampung dikerjakan akan mendapat perawatan selama 6 bulan untuk merawat jika ada kerusakan kecil bahkan sampai besar.

"Semacam asuransi untuk proyek tersebut agar tidak rusak sebelum difungsikan, " kata ketua komisi D DPRD Bojonegoro, Didik Tri Setyo Purnomo. Kamis (18/12/14)

Menurut Wadjiman, kepala Bidang (Kabid) Pembangunan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Bojonegoro yang mendampingi anggota DPRD Bojonegoro melakukan sidak mengatakan jika bangunan-bangunan yang baru saja rampung dikerjakan namun sudah mulai rusak akan dilakukan perbaikan oleh kontraktor, hal itu sudah menjadi tanggung jawab kontraktor pemenang proyek untuk melakukannya.

"Tahap perawatan selama 6 bulan seperti perawatan jika ada bangunan yang rusak, tahap perawatan untuk mengantisipasi kerusakan bangunan sebelum difungsikan," tambah Wadjiman. (Nella)

Komisi D Sidak Bangunan GOR

SuaraBojonegoro - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (sidak) dibeberapa bangunan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) kabupaten Bojonegoro, salah satunya proyek besar yang dikerjakan tahun 2014 yaitu pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) yang berada di desa Ngumpak Dalem kecamatan Dander kabupaten Bojonegoro.

"Kami ingin melihat perkembangan pekerjaan proyek-proyek DPU, apakah mampu selesai pada bulan ini," kata ketua komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Bojonegoro, Didik Tri Setyo Purnomo. Kamis (18/12/14)

Menurut Didik, komisi D ingin melihat lapangan untuk memastikan kapan proyek-proyek besar seperti GOR selesai dan sudah sampai mana pekerjaan saat ini, namun komisi D menemukan beberapa tembok bangunan yang sudah pecah sebelum bangunan digunakan.

Menurut keterangan dari pihak kontraktor saat menjelaskan kepada anggota dewan yang melakukan sidak jika pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) yang berada didesa Ngumpak Dalem kecamatan Dander Bojonegoro sudah capai 99% dan pada akhir Minggu ini sudah akan selesai.

Proyek tahun 2014 senilai 28,8 millyar dan dikerjakan oleh PT Sarana Multi Usaha (SMU) ini melakukan tahap perawatan selama 6 bulan untuk menyempurnakan bangunan yang mengalami kerusakan kecil-kecil seperti yang ditemukan anggota dewan yaitu bangunan tembok yang sudah pecah. (Nella)

17 CPNS K1 Hari Ini Terima SK PNS

SuaraBojonegoro- 17 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari Honorer Kategori I, Kamis (18/12/14) secara resmi mendapatkan status baru sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebelum menerima SK secara simbolis yang diserahkan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono kepada dua orang perwakilan. Sebelumnya 17 CPNS mengikuti sumpah dan janji sebagai PNS.

Kepala Bagian Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Bojonegoro, Zainuddin dalam laporannya menjelaskan bahwa peningkatan status dari CPNS menjadi PNS ini adalah bentuk penghargaan kinerja kepada para CPNS setelah melalui beberapa tahapan. Dijelaskan bahwa dari 17 CPNS K1 yang diangkat menjadi CPNS berdasarkan golongan terbagi dalam Golongan II terdapat 2 orang, Golongan 1b sejumlah 6 orang sedangkan sisanya 10 orang dari Golongan Ia.

“Berdasarkan jenis kelamin terbagi dalam laki-laki 13 orang dan perempuan 4 orang,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono dalam sambutannya dihadapan 17 PNS dari jalur K1 ini menyampaikan bahwa peningkatan status ini harus disyukuri. Ini merupakan bentuk keberhasilan yang berhasil diraih dan semoga membawa berkah kearah yang lebih baik.

“Untuk mendapatkan status sebagai PNS ini adalah sebuah penantian panjang, setelah pengabdian panjang yang dijalani selama ini,” ujar Setyo Hartono.

Wabub juga menambahkan utamanya untuk jalur honorer 17 honorer dari K1 ini adalah gelombang terakhir yang telah diangkat menjadi PNS. Setelah resmi dikukuhkan sebagai PNS maka akan ada banyak perubahan mulai dari sisi kinerja dan penghasilan. Khusus penghasilan jika selama ini menerima 80 % maka setelah menerima SK PNS hak yang diberikan adalah penuh 100 % sesuai dengan golongan masing-masing.

“Semua diberikan kedudukan yang sama untuk mendapatkan peluang. Jadi anggapan bahwa untuk menduduki jabatan dipengaruhi oleh faktor tertentu tidak benar,” ungkapnya.

Wabup menegaskan bahwa terbuka peluang bagi mereka yang ingin menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan kemampuan mereka. PNS bekerja baik bagi masyarakat adalah hal lumrah, oleh karenanya kita harus bisa bekerja lebih baik dan menjaga martabat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.(*/SAS)

BPBD Tapin Lakukan Studibanding di Bojonegoro

SuaraBojonegoro- Setelah di nobatkan sebagai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terbaik di Indonesia dalam menangani bencana, kini Kabupaten Bojonegoro menjadi tujuan studibanding BPBD wilayah lain, salah satunya Kamis (18/12/14) BPBD Kabupaten Tapin Provinsi Kalimantan Selatan berkunjung.

Satu tim BPBD Tapin yang di pimpin Kepala BPBDnya, Nordin melakukan kajian-kajian dari apa yang ada di BPBD Bojonegoro seperti sarana dan prasarana bahkan langkah-langkah apa yang di pergunakan untuk mengadapi kebencanaan yang sering terjadi di Bojonegoro.

Kepala BPBD Tapin, Nordin saat dikonfirmasi suarabojonegoro.com saat di sela-sela kunjungan mengatakan, bahkan pihaknya melakukan kunjungan ke Kabupaten Bojonegoro karena wilayah terkenal dengan cepat dan tanggap dalam mengatasi kebencanaan yang sering terjadi seperti banjir akibat luapan sungai Bengawan Solo.

"Bojonegoro kita tuju sebagai studibanding karena tanggap dan cepat dalam menghadapi bencana alam, bahkan Bojonegoro telah di nobatkan BPBD terbaik seindonesia," terangnya.

Disampaikan, BPBD Tapin baru terbentuk dua tahun dan di bilang masih muda sehingga di perlukan pembelajaran guna mengatasi kebencanaan di wilayah sekitar. Dan dengan dilakukannya studibanding di Bojonegoro kedepan pihaknya mampu meningkatkan kinerja tim nya untuk lebih baik lagi dalam menghadapi bencana.

"Kita harapkan dari pembelajaran di Bojonegoro ini mampu membuat kita semakin berkembang dalam hal menghadapi bencana. Wilayah Tapin dan Bojonegoro hampir sama yakni sama-sama memiliki sungai dan sering terjadi banjir," imbuhnya. (Rico)

Kulit Putih Berkat Air Tajin

Tak hanya mengandung mineral dan vitamin, air beras merupakan salah satu rahasia kecantikan terbaik di Asia. Geisha Jepang misalnya, mereka menggunakan air beras untuk menjaga kesehatan kulitnya.

Sebelumnya, cara menggunakan air beras yang benar, yaitu mengambil air didihan saat memasak nasi. "Rebus beras di dalam air sampai beras setengah masak."

Mengutip laman Healthmeup,inilah manfaat air beras:

1. Merangsang pertumbuhan sel kulit
Rendam kapas di air beras dan terapkan pada wajah yang bersih seperti toner. Ramuan ini akan merangsang pertumbuhan sel dan aliran darah sehingga kulit halus dan cerah.

2. Mengatasi kulit iritasi
Oleskan air beras pada ruam atau kulit yang teriritasi. Sebuah studi dermatologi pada pasien dengan dermatitis atopik (kulit merah, meradang) mengklaim bahwa menerapkan air beras selama 15 menit, bisa meringankan kondisi tersebut.

3. Untuk rambut sehat dan berkilau
 Setelah mencuci rambut dengan sampo, coba terapkan air beras untuk rambut Anda. Diamkan selama beberapa menit dan bilas. Protein dalam air beras ini akan memperkuat batang rambut sehingga rambut akan halus dan mengkilap.

4. Mengecilkan pori-pori
 Mencuci wajah dengan air beras juga akan membantu mengecilkan pori-pori kulit wajah. Jadi berpikir dua kali sebelum Anda membuang air beras!

sumber: https://id.berita.yahoo.com/kulit-putih-berkat-air-tajin-133053117.html
 
Suara Bojonegoro : About Us | Redaksi | Karir | Info Iklan
Copyright © SuaraBojonegoro.com - All Rights Reserved

Design by Al Qowiy