Mitra

Mitra

Mitra

Mitra

Mitra

Maju Pilbup Bojonegoro, Independen Harus Siapkan 67.699.385 KTP

Suara Bojonegoro     Sabtu, Maret 25, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro yang bakal digelar secara serentak yang bersamaan juga dengan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur dipastikan bakal diramaikan dengan munculnya bacalon yang sudah mulai memeperkenalkan diri sampai saat ini. Sebab, selain jalur partai atau gabungan partai juga sangat memungkinkan untuk maju dengan jalur perseorangan (independen).

Kesempatan maju dengan jalur perseorangan (independen) tidaklah mudah. Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menargetkan, jika berkeinginan maju dalam Pilbup Bojonegoro harus mendapat dukungan dari masyarakat dengan disertai pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Jumlah KTP yang disebutkan KPUK Bojonegoro tidaklah sedikit, yakni 67.699.385 KTP. Angka yang cukup fantastis untuk merebutkan kursi yang saat ini masih dipegang Bupati Bojonegoro Kang Yoto.

"Jalur Perseorangan harus bisa mendapat dukungan dari masyarakat dengan mengumpulkan 67.000 sekian KTP. Nanti itu diverifikasi oleh PPS," kata Ketua KPUK Bojonegoro, Abdim Munib saat ditemui dikantornya usai menghadiri acara penyampain visi dan misi oleh Pasangan Calon Osis SMK PGRI 2 Bojonegoro.

Ia menegaskan, ketika nanti ada yang maju perseorangan (independen) PPS yang sudah dibentuk harus mendata, mevalidkan data, apakah orang tersebut benar-benar mendukung calon dari jalur independen atau tidak.

"Jadi, semua secara faktual. Tidak mengada-ada. Tim PPS akan melakukan itu semua," tegasnya. (Wan/Red).


Foto: Ilustrasi

Ini Identitas Tahanan Lapas Yang Tertangkan Menyimpan Serbuk Diduga Sabu

Suara Bojonegoro     Sabtu, Maret 25, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com-  Kepala Lapas Kelas 2 A Bojonegoro mengatakan jika satu tahanan yang tertangkap menyimpan serbuk diduga sabu dalam razia yang dilakukannya usai jam besuk yaitu Budi Utomo warga Desa Ngimbang Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan. Sabtu 25/03/2017

"Namun tahanan tersebut berdomisi di Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojongoro, " kata Jumadi.

Menurutnya, selain itu tahanan tersebut merupakan purnawirawan Polri yang baru tinggal di Lapas Bojonegoro selama 3 bulan ini saat ini sedang melakukan banding dalam persidangan kasus yang menjeratnya.

"Kasusnya sama, tahanan mendekan dibalik jerusi besi kasus narkotika," tambahnya.

Lebih lanjut, selain menyerahkan proses dan batang bukti penyitaan 10 klip berisi serbuk yang diduga sabu dan pipet alat penghisap sabu pihak Lapas juga memberikan sanksi yaitu berupa pemindan ke sel isolasi minimal 6 hari dan dilarang bertemu keluarga saat jam besuk. (ney/red)

Aksi Solidaritas Petani Kendeng, Kopri PMII Bojonegoro tahlilan untuk Patmi

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com -  Korp PMII Putri (KOPRI) Cabang Bojonegoro yakni aktivis perempuan PMII Bojonegoro, siang ini Mereka berdoa untuk Patmi, 48 tahun, petani Kendeng yang meninggal karena serangan jantung pada aksi #DipasungSemen2 di Jakarta. Ibu dua anak itu berjuang menolak pendirian pabrik semen PT Semen Indonesia di Pegunungan Kendeng, Jawa Tengah.

Surat Yasin dan ayat suci Al Quran  mereka lantunkan setelah sholat Jum'at (24/03/17), acara yang bertempat di Kantor cabang PMII jalan Pondok pinang. Mila Agustina selaku koordinator doa untuk Patmi petani Kendeng mengatakan bahwa aksi semacam ini ilalah bentuk solidaritas kepada pejuang gunung Kendeng yang hingga ajal datang tetap kepada  sebuah komitmen untuk menolak adanya pabrik semen Indonesia yang akan mendirikan pabrik semen didaerah rembang.

"Ibu Patmi adalah pejuang yang hebat, Kita disini berdoa agar Bu Patmi segala amal ibadanya diterima disisi Allah SWT serta perjuangan akan tetap mengalir kepada sendi-sendi darah para aktivis perempuan PMII," kata Mila yang juga mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro

Ia menambahkan bahwa setelah acara doa dan tahlil dilanjut dengan diskusi tentang ekplorasi yang dilakukan perusahaan semen di gunung Kendeng  tentang persoalan eksploitasi lingkungan yang terjadi di Pegunungan Kendeng maupun keadaan Bojonegoro saat ini. Mereka mengobrol santai, lesehan sembari meminum kopi.

"Kita saat ini mempelajari dampak setalah dan sebelum adanya perusahaan semen di gunung  Kendeng, sehingga secara ekonomi, budaya, culture dan politik apakah berpengaruh secara singnifikan terhadap masyarakat setempat,"pungkasnya

Lilis Apriliani salah satu peserta acara doa dan tahlil ini, sangat mengprsiasi dan mengormati perjuangan yang telah dilakukan oleh Patmi Petani Kendeng yang meninggal dunia disaat memperjuangan sebuah cita-cita bersama masyarakat gunung Kendeng di Rembang.

"Ibu Fatmi adalah pejuang bagi Kita, serta semangag beliau akan senantiasa ada semua aktivis wanita, dan perjuangan tersebut juga membuat heroh perjuangan bagi aktivis  perempuan PMII bangkit di Kabupaten Bojonegoro ini, bagi kita hanya ada satu kata buat pemerintahan yang tidak pro rakyak yakni lawan," tutur Lilis yang juga ketua Komisariat IKIP PGRI Bojonegoro. (Wan/Lis).

Tahanan Lapas Bojonegoro Tertangkap, Diduga Menyimpan Sabu

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Bima Rahmat/Nella Rachma


suarabojonegoro.com -  Petugas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas Dua A Bojonegoro menemukan serbuk yang diduga jenis sabu milik salah seorang tahanan. Serbuk diduga terlarang tersebut ditemukan dikamar tahanan saat petugas gabungan dari anggota keamanan dan staf kantor Lapas Bojonegoro melakukan razia mendadak. Jumat 24/03/2017

"Ya benar, razia kami lakukan kemaren," kata Kepala Lapas Kelas 2 A Bojonegoro, Jumadi.

Menurutnya, serbuk yang diduga sabu tersebut milik dari tahanan bernama Budi Utomo seorang purnawirawan Polri asal Desa Ngimbang, Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan yang berdomisili di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Tahanan tersebut bisa menyimpan barang haram didapat dari temannya yang kemudian dititipkan orang lain yang akan membesuk dengan cara diselipkan pada roti yang akan diberikan kepadanya.

"Jumlahnya sebanyak 10 klip. Kira-kira sekitar 1 gram," tambahnya.


Lebih lanjut, selain menemukan 10 pipet berisi serbuk yang diduga sabu pihak lapas juga menemukan pipet atau alat yang digunakan untuk menghisap sabu," saat ini prosesnya sekaligus barang bukti sudah kami serahkan ke Polres Bojonegoro," tambah Kalapas. (ney/bim)

Bojonegoro Kampung Pesilat Sore Tadi Tampil Di Alun-Alum Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Puluhan Pesilat yang tergabung dalam Bojonegoro Kampung Pesilat sore hari ini ikut nemeriahkan acra Hari Ulang Tahun FIFGRUP yang ke 60. Acara yang di gelar di pertigaan Jalan Mastuampel tersebut mendapatkan apresiasi yang meriah dari para pengunjung. Puluhan Pesilat yang tergabung dalam lima Perguruan yakni Sh Terate, Setia Hati Tunas Muda Winogo, Merpati Putih, IKS-PI Kera Sakti, Pagar Nusa ini menampilkan peragaan Seni Pencak Silat dan Peragaan atraksi tenaga dalam. Jumat (24/0317).

"Puluhan Pesilat yang tergabung di Bojonegoro Kampung Pesilat hari ini akan menampilkan peragaan Jurus Seni Pencak Silat dan atraksi tenaga d
alam", ujar Sasmito Anggoro selaku Sekertaris Bojonegoro kampung Pesilat ini.

Sementara itu Wahyu Subagdiono S.sos selaku Ketua Bojonegoro Kampung Pesilat menyatakan bahwa atraksi ini merupakan atraksi yang lain dari biasanya. Kepada media suarabojonegoro.com ini dirinya menyatakan banyak terima kasih kepada FIFGRUP yang telah mengapresiasi Pencak silat sebagai Budaya Bangsa yang mana Bojonegoro Kampung Pesilat merupakan Icon Bojonegoro yang telah dicetuskan oleh Kapolres Bojonegoro.

"Terima kasih telah mengapresiasi Bojonegoro Kampung Pesilat yang merupakan Icon Bojonegoro yang telah di cetuskan oleh Kapolres Bojonegoro", katanya.
Dalam kesempatan ini pria yang juga merupakan Ketua Ikatan Pencak Silat (IPSI) Kabupaten Bojonegoro tidak lupa mengucapkan selamat ulang tahun untuk FIFGRUP yang ke 60 tahun.

"Selamat Ulang Tahun untuk FIFGRUP semoga sukses selalu", pungkasnya. (Bim/red).

Tunjangan GTT dan PTT Molor, Fraksi PDIP DPRD Bojonegoro Soroti Kinerja Dinas Pendidikan

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bojonegoro menilai Dinas Pendidikan Bojonegoro selama ini sangat lambat dalam mengajukan pencairan tunjangan Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) K2 maupun Non-K2.

Donny Bayu Setiawan salah satu anggota fraksi PDIP DPRD Bojonegoro mengatakan, kalau Dinas Pendidikan beralasan karena sekarang masih proses verifikasi, maka hal itu kurang bisa diterima. Sebab, data by name dari GTT/PTT sudah ada sejak lama. Sehingga sebenarnya bisa disederhanakan atau tinggal update saja, bukan verifikasi.

"Masak setiap tahun verifikasi terus kalau mau pencairan. Selain itu, proses update ataupun verifikasi mestinya dilakukan sejak awal tahun atau bahkan ketika APBD sudah di dok, kan data sudah ada," gerutunya mengatakan.

Mestinya, lanjut politisi PDIP ini, hal itu tidak butuh waktu lama. "Kasihan mereka teman2 GTT/PTT, karena kebutuhan hidupnya tidak bisa ditunda dan hanya mengandalkan tunjangan ini, tapi dari dinas pendidikan selalu lambat pencairannya," imbuh Donny yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Bojonegoro itu.

Pihaknya berharap, agar Dinas Pendidikan mengevaluasi dan memperbaiki kinerjanya. Jangan setiap mau pencairan selalu verifikasi terus. "Kita harus apresiasi kinerja GTT/PTT, sebab tanpa keberadaan mereka dipastikan kita kekurangan guru pegawai," pungkasnya. (Wan/Red).

Jelang Pilkada Bojonegoro, Mecuat Kabar Perubahan Dapil

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro yang dilakukan serentak pada pertengahan 2018, mencuat kabar ada perubahan terkait Daerah Pemilihan (Dapil) di wilayah Bojonegoro.

Namun, hal tersebut masih mendapat sanggahan dari Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro. Sebab, dinilai selama ini belum ada peraturan yang disahkan terkait hal itu.

Ketua KPUK Bojonegoro, Abdim Munib mengatakan, terkait isu perubahan dapil tersebut KPUK Bojonegoro belum bisa menegaskan secara pasti. Pihaknya, masih menunggu peraturan dari KPU RI maupun intruksi dari KPU RI.

"Belum itu belum. Kita masih menunggu KPU RI," katanya saat ditemui di kantornya. Jum'at (24/3/17).

Ia pun menjelaskan, saat ini yang dipakai masih 5 Dapil yang juga diterapkan saat Pileg 2014 kemaren.

Untuk diketahui, 5 Daerah Pemilihan (Dapil) tetsebut meliputi, Dapil 1 Kecamatan Kota, Kapas, Trucuk, dan Dander, Dapil 2 meliputi kecamatan Balen, Kanor, Sumberrejo, Sokosewu. Dapil 3 Kecamatan Kedungadem, Baureno, Kepohbaru, Sugihwaras.

Sedangkan Dapil 4 ada di wilayah Temayang, Sekar, Gondang, Bubulan, Ngambon, Tambakrejo, Margomulyo, Ngraho. Dan Dapil 5 ada Padangan, Kasiman, Kedewan, Gayam, Purwosari, Malo dan Kalitidu. (Wan/Red).

Foto: Ilustrasi

Unigoro Dapatkan Penghargaan Dari ISO, Bukti Kualitas Proses Pendidikan

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com-  Universitas Bojonegoro (Unigoro)  mendapatkan Certificate of Achievement untuk Universitas Bojonegoro, ISO 9001:2015 the quality manaement system is applicable to provision of international unibersity services for students in Indonesia especially for Bojonegoro and East Java surrounding. Sesuai Approval certificate no QQCert-M-ID-376435/17 ditanda tangani Prof. DR. Michelle de Lafayette, Ph.D selaku International President Director.

Penghargaan ini merupakan bentuk dari kerja keras para pelaku pendidikan di Kampus Unigoro Setelah bertahun-tahun kampus kuning ini terus berbenah dalam mencetak sarjana di Kota Ledre.

Arief Januarso,  ketua Yayasan Suyitno yang membidangi pendidikan di Unigoro menyatakan bahwa setelah mendapat sertifikat ISo dan menerapkannya, kampus kuning (Yellow Campus) berkomitmen menjamin proses belajar mengajar untuk menghasilkan lulusan yang kompeten.

"Sertikat dari ISO ini kami terima  bulan kemarin tahun 2017 ini, " Jelas Mas Ayik,Jum'at (24/3/17).

Dijelaskan juga oleh mas Ayik, jika kampus yang dipimpinnya sudah mendapatkan penghargaan ISO, untuk sistem pelayanan menejemen tiga tahun kedepan. Dengan harapan agar mutu pendidikan Unigoro semakin baik lagi.

"Sebelum dikeluarkannya penghargaan dari ISO tersebut, dilakukan audit mutu eksternal, karena ISO tersebut menjadi salah satu penilaian perguruan tinggi terkait peringkingan PTS maupun PTN di Indonesia," Terang Pria yang juga disebut akan maju dalam kancah pemilihan Bupati Bojonegoro mendatang.

Unigoro Dimungkinkan satu satunya Perguruan Tinggi Swasta di Bojonegoro yang mendapatkan penghargaan dari ISO. Dia juga menjelaskan bahwa untuk mendapatkan sertifikat ISO ada beberapa persyaratan yang harus dilakukan, termasuk mutu, menerapkan SOP perkulian, SOP UTS maupun UAS, SOP penerimaan mahasiswa baru dan yang lainnya.

"Sehingga dengan adanya ISO ini akan dikembangkan, supaya kesejahteraan karyawan dan kompetensi lulusan mahasiswa semakin meningkat. Terbukti tiga tahun terakhir ini mahasiswa meningkat dan saat ini sudah ada 2.352 mahasiswa," pungkasnya.

Seperti diketahui, di Kampus Unigoro ada beberapa Fakultas diantaranya hukum, ISIP, pertanian dan ekonomi. Selain sudah terakreditasi, Yellow Campus juga memprogramkan beasiswa bagi mahasiswa berpretasi dan 100 mahasiswa baru yang mendaftar pertama gratis uang pendaftaran serta membayar uang gedung hanya 50 persen. (ang)

Kang Yoto Sampaikan SPT Tahunan dengan E-Filing

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pajak Jawa Timur II, Neilmaldrin Noor dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bojonegoro, Amir Makhmut, Bupati Bojonegoro Suyoto menyampaikan SPT tahunan Pph pribadi tahun pajak 2016 secara E-Filing di rumah dinas Bupati Bojonegoro. Jum'at (24/3/17) pagi.

Bupati Bojonegoro, Suyoto memanfaatkan aplikasi e-filing yang terdapat di website DJP Online untuk melaporkan SPT Tahunan PPh orang pribadinya. Sebagai pejabat negara, terlebih dahulu Bupati mendapatkan bukti pemotongan 1721 - A2 dari bendahara gaji yang selanjutnya atas bukti pemotongan 1721 - A2 tersebut dijadikan sebagai acuan dalam pengisian SPT tahunan PPh orang pribadi.

"Jangan ragu, jangan takut, karena itu kita sebagai warga negara. Sebenarnya gak rumit. Semua sudah online. Jadi gak perlu takut-takut," kata Bupati Bojonegoro asal Kecamatan Kanor itu.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat jenderal Pajak Jawa Timur II, Neilmaldrin Noor dalam kesempatan ini menyampaikan banyak terimakasih kepada Bupati Bojonegoro atas pemberian contoh kepada masyarakat yakni dengan melaporkan SPT tahunanya.

"Terimakasih atas supportnya, sehingga bisa diikuti oleh masyarakatnya, sebab bapak sebagai panutan," katanya sembari disaut tertawa bahagia.

Untuk diketahui, proses E-filing hanya melalui tiga tahapan saja, yakni wajib pajak mengajukan permohonan e-FIN yang merupakan nomor identitas wajib pajak bagi pengguna e-filing dan digunakan hanya sekali seumur hidup, sehingga wajib pajak hanya perlu sekali saja mengajukan permohonan untuk mendapatkan e-PIN tersebut.

Selanjutnya, mendaftarkan diri sebagai wajib pajak e-filing pada website DJP Online. Dan yang terakhir menyampaikan SPT Tahunan secara e-filing melalui website DJP Online. (Wan/Red).

Kapolres Bojonegoro Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Menpan

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Lina


suarabojonegoro.com -  Setelah di launching pada bulan September tahun lalu oleh Menteri Pendayagunaan Apartur Negara (Menpan RB) Asman Abnur dan Kapolri Jenderal M. Tito Karnavian di Sidoarjo, hari ini, Kamis (23/03/2017) bertempat di Ruang Serba Guna Lt. 1 Kemenpan RB Jalan Jenderal Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan, CAS (Crime Alarm System) kembali mendapatkan penghargaan dari Menpan RB sebagai inovasi pelayanan publik di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si selaku inisiator CAS bersama Kadiv TIK Mabes Polri Irjen Pol. Prasta Wahyu Hidayat, Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Agung Budi Maryoto, Manta Kapolrestabes Surayabaya Kombes Pol. Iman Sumantri, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Muh. Anwar Nasir, Kapolres Mojokerto AKBP Puji Hendro Wibowo, Kapolres Malang Kota AKBP Decky Hendarsono, Mantan Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, Mantan Kapolres Jember AKBP M. Sabilul Alif, Kapolres Lamongan AKBP Juda Nusa Putra, Kapolres Tuban AKBP Fadli Samad, Waka Polrestabes AKBP Budi Mulyanto, Wadir Reskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Akhmad Yusep, Kapolres Jembrana AKBP Djoni Widodo serta Kapolres Jepara AKBP Sugiarto menerima langsung penghargaan dari Menpan RB Asman Abnun.

Saat memberikan sambutan, Menpan RB Asman Abnun mengatakan bahwa saat ini Polisi sudah berubah tentu akan mempengaruhi aparatur negara lainnya. Ditambahka juga, sebagai pelayan masyarakat, Polisi  harus memberi yang terbaik kepada yang dilayani tidak lagi mengedepankan kekuasaan.

“Harapan saya, inovasi-inovasi itu dapat diterapkan dengan baik, berkelanjutan dan masyarakat pengguna layanan merasakan manfaatnya”, ucap Asman Abnun.

Kapolres Bojonegoro yang merasa bangga atas apresiasi CAS oleh Menpan RB mengungkapkan bahwa apa yang telah diperbuat saat ini dari aplikasi CAS semata-mata hanya untuk masyarakat Bojonegoro, dimana masyarakat Bojonegoro perlu adanya inovasi pelayanan agar lebih dekat antara warga masyarakat dengan Polisi. Selain didedikasikan kepada masyarakat Bojonegoro, dengan adanya CAS juga dapat memenuhi apa yang telah dicita-citakan Kapolri sebagai salah satu Commander Wish saat menjabat sebagai Kapolri untuk menjadi Polisi yang modern dan berbasis TI.

“Penghargaan yang kami terima saat ini hanya semata untuk masyarakat Bojonegoro serta cita-cita Polisi untuk menjadi Polisi yang modern berbasis TI”, ungkap Kapolres.

Selain merasa bangga atas apresiasi dari Menpan RB, Kapolres juga berpesan kepada seluruh warga Bojonegoro khususnya untuk mengunduh aplikasi CAS di Play Store, dimana nantinya warga masyarakat tidak perlu harus datang ke kantor Polisi untuk memberikan informasi, melaporkan serta bertanya dan saat membutuhkan bantuan Polisi tentang adanya tindakan kriminal, kejadian bencana alam, kebakaran, ataupun membutuhkan bantuan-bantuan lain yang sesuai dengan tugas pokok Polisi hanya melalui Hand Phone (HP) masing-masing yang berbasis android.

“Silahkan unduh CAS di Play Store”, pesan Kapolres.

Perlu diketahui juga, sebagai wujud apresiasi serta dukungan dari Pemerintah Daerah, Bupati Bojonegoro Drs. Suyoto juga menghadiri acara penyerahan penghargaan CAS dari Kemenpan RB. (ina/lis)

912 Pesilat Siap Bertanding Diajang Por Pelajar

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Pekan Olahraga Pelajar (POP) 2017 Cabang Olahraga Pencak Silat siap digelar pada tanggal 25 Marat 2017 di Gedung Olahraga Sekolah Model Terpadu (SMT) Jalan Raya Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Dalam ajang Olahraga tahunan tersebut Cabor Pencak Silat di ikuti sebanyak 912 Pesilat. Jumat (24/03/17).

"Pekan Olahraga Pelajar 2017 besok di ikuti 912 Pesilat", ujar M. Muslim selaku Ketua Panita Pelaksana (Panpel).

Kepada media suarabojonegoro.com dirinya menyatakan bahwa jumlah peserta tersebut termasuk dengan tim offical. Pertandingan yang dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2017 ini jauh melampau target sebelumnya.

"Antusias peserta di tahun 2017 ini jauh dari target kami sebelumnya", katanya.

Pada pembukaan pertandingan Pekan Olahraga Cabor Pencak Silat ini akan dimeriahkan dengan gerak treatikal yang akan di peragakan oleh 104 Pesilat tingkat Sekolah Dasar (SD), dimana nantinya para pesilat tersebut menceritakan proses ketertarikan pelajar sejak dini pada Pencak Silat.

"Treatikal tersebut dimaksudkan untuk menanamkan rasa cinta pada Bela Diri Bangsa yakni Pencak Silat", pungkasnya. (Bim/red).

Maju Cabup Bojonegoro Harus Dapat Restu Pengurus Partai Politik Pusat

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Sosok calon pemimpin Bojonegoro mulai bertebaran. Meski Pilkada Bojonegoro masih satu tahun lagi, hampir puluhan nama sudah mencuat dipublik. Tebar pesona melalui sosialisasi, blusukan, pasang foto banner mulai gencar dilakukan. Dinilai, hal tersebut merupakan langkah penjajakan awal, untuk memantabkan langkah selanjutnya.

Pengurus partai politik di Bojonegoro memang belum ada yang mendeklarasikan, siapa yang bakal diusung nanti untuk merebutkan kursi Bojonegoro satu. Partai politik atau gabungan partai politik jika bakal mengusung calon Bupati ataupun calon Wakil Bupati harus mendapat restu atau rekomemdasi resmi dari pengurus pusat masing-masing partai.

Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 9 tahun 2016 pasal 38 yang menyatakan bahwa Partai politik atau gabungan partai politik tingkat Provinsi mendaftarkan bakal pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur kepada KPU Provinsi/KIP Aceh dan partai politik atau gabungan partai politik tingkat Kabupaten/Kota mendaftarkan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati atau Walikota dan Wakil Walikota kepada KPU KIP Kabupaten/Kota selam masa pendaftaran sebagaimana dimaksud pasal 37 ayat (3).

"Disertai surat keputusan pengurus partai politik tingkat pusat tentang persetujuan pasangan calon," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro, Abdim Munib. Kamis (23/3/17).

Meski belum ada sosok yang diusung oleh salah satu parpol atau gabungan parpol secara resmi untuk maju Pilkada Bojonegoro, tidak menutup kemungkinan sosok pemimpin Bojonegoro ada yang berangkat dari jalur independen.

Saat ini, berbagai gambar banner sosok yang dikabarkan maju dalam Pilkada Bojonegoro menghiasi seputaran jalan protokol Bojonegoro. Tidak sedikit pula yang masih melanggar Perda dalam pemasanganya.

Sempat mencuat nama-nama yang di kabarkan bakal maju dalam perhelatan Pilkada Bojonegoro nanti, seperti Mitro'atin, Kuswiyanto, Didik Mukrianto, Akmal Budianto, Anna Muawanah, Soehadi Mulyono, Setyo Hartono, Wardiono, Nurul Azizah, Tris Pinggiran, Heru Suroso, Puji Dewanto, Arief Januarso, Bambang Laras, Sukir. (Wan/Red).

Foto: Ilustrasi

Rahmad Jadi Man Of The Match Dalam LagaTalok Cup VI

Suara Bojonegoro     Jumat, Maret 24, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com-  Laga 8 besar Talok Cup VI 23/03 sore  mempertemukan tim dari Polres Bojonegoro yaitu PS Bhayangkars Angling Dharma melawan tim dari Ngasem yaitu SGFC di lapangan Desa Talok Kecamatan kalitidu.

Tim racikan Coace Sudiro melakoni pertandingan tersebut dengan skuad yang lengkap hal itu terbukti  saat kick off di mulai PS BAD menggempur pertahanan dari SGFC.

Melihat penjaga gawang dari SGFC yang posisinya maju dari gawang gelandang tengah PS BAD dengan cerdik melakukan plesing ke gawang SGFC sehingga merobek gawang Dari SGFC dan merubah kedudukan menjadi 1 - 0.

Permainan cantik di tunjukkan oleh kedua kesebelasan dan pada menit ke 30 SGFC menyamakan kedudukan dengan tendangan jarak jauh yang dilesatkan oleh gelandang SGFC dan merobek Jala dari penjaga gawang PS BAD dan Goal.

Wasit meniup peluit babak kedua yang mana kedua tim saling jual beli serangan dan pada menit ke 70 terjadi pinalty akibat Jamal senter back dari PS BAD melakukan handball di kotak pinalty namun hadiah pinalty yang di berikan kepada SGFC tersebut dapat digagalkan oleh penjaga gawang dari PS BAD yaitu Rahmad.

Di menit - menit akhir pertandingan Gelandang PS BAD Angga melesatkan bola ke gawang SGFC dengan indah sehingga merubah kedudukan menjadi 2-1 untuk kemenangan PS BAD sehingga PS BAD mengantongi tiket ke semi final Talok cup VI.

"Alhamdulillah tim kami bisa menang dalam laga sore ini, hal ini tak lepas dari kerja sama tim dan saya juga menilai peforma dari Rahmad sangat gemilang pada sore ini," kata Coace Surido.

Melihat Rahmad yang merupakan anggota dari Polsek Temayang tersebut kerap disamakan dengan bintang dangdut Jawa Timur yaitu penyanyi dangdut Brodin karena wajahnya yang hampir mirip menjadi man of the match dalam laga sore tadi.

Brodin merupakan Sapaan Dari Rahmad selain memang ngefans dengan Brodin muka Rahmad dengan Brodin juga hampir sama. (ney/red)

Cegah Gesekan Penambang Pasir, Kapolsek Kanor Adakan Koordinasi dengan Kapolsek Rengel

Suara Bojonegoro     Kamis, Maret 23, 2017    
Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Kapolsek Kanor AKP Imam Khanafi dan Kapolsek Rengel AKP Musa Baktiar serta Camat Kanor Subiyono, S.H, M.Si pada Rabu (22/03) melakukan koordinasi tentang adanya penambang pasir sungai Bengawan Solo di wilayah Kecamatan Kanor dan Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban bertempat di ruang kerja Camat Kanor

"Upaya ini dilakukan untuk mencegah gesekan-gesekan penambangan pasir antara wilayah kecamatan Kanor dan Kecamatan Rengel kabupaten Tuban yang berpotensi menimbulkan perselisihan antar warga,"terang AKP Imam Khanafi.

Kapolsek Kanor menjelaskan pada kami bahwa, Kecamatan Kanor dan Kecamatan Rengel merupakan dua Kecamatan yang bertetangga, lokasi tambang pasir berada di wilayah Desa Kanor sedangkan para penambangnya dari wilayah Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban.

Menurut Kapolsek Kanor, sebelum diadakan koordinasi, dulu masyarakat Desa Kanor sempat melaporkan aktifitas penambang dari Kecamatan Rengel ke Polsek Kanor, karena mereka merasa resah dan terganggu dengan adanya penambangan.

"Sesuai dengan rencana kami, kali ini kita lakukan koordinasi dengan Kapolsek Rengel," tutur AKP Imam Khanafi.

Dari koordinasi yang dilakukan bersama, untuk sementara aktifitas penambangan pasir dihentikan menunggu perkembangan. Kapolsek Kanor berpesan agar warga masyarakat Desa Kanor apabila menjumpai aktifitas penambangan untuk melaporkan kepada pihak Kepolisian dan tidak main hakim sendiri seperti di wilayah lain. (ney/lis)

MAN 2 Bojonegoro Gelar Outbond dan Family Gathering

Suara Bojonegoro     Kamis, Maret 23, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Dalam rangka pelantikan pengurus organisasi siswa, Seperti MPK, Osis, Pramuka, Paskibra PMR, dan organisasi ekskul lainnya, MAN 2 Bojonegoro, melaksanakan Outbound Family Gathering yang diikuti 250 peserta

Outbound yang dilaksanakan di Ubaya Training Center ( UTC ) Trawas Kabupaten Mojokerto berlangsung sejak 22 Maret hingga 23 Maret 2017.

Menurut  Pembina Siswa MAN 2 Bojonegoro Siti Iniswatin MpdI dalam kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin sekolah setiap tahun dalam rangka pergantian kepengurusan organisasi kesiswaan.

“Kegiatan ini merupakan pergantian kepengurusan organisasi kesiswaan, setiap tahun, biasanya kita lakukan memasuki semester ke-dua, dan kali ini serah terima kepengurusan priode 2016-2017 kepada pengurus baru masa jabatan 2017-2018,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut MAN 2 Bojonegoro bekerjasama dengan KRESNA MANAGEMENT OUTBOUND FAMILY GATHERING yang di komandoi AIPTU Agus Purwanto SE MM yang juga Kanit Intelkam Polsek Kedungadem lebih lanjut menerangkan, kegiatan Outbound tersebut dilakukan dalam rangka pembelajaran kepada siswa agar dapat menumbuhkan rasa kemandirian dan kekompakan serta ikut serta cipta kondisi yang kondusif dilingkungan masing-masing

“Selain Outbound kegiatan tersebut kita isi dengan brain storming dan diskusi antara siswa dan  Pelatih Outbound hal ini untuk menambah pengetahuan siswa, sekaligus mengajarkan kemandirian dan kekompakan kepada pengurus organisasi,” terangnya

Ia berharap dengan adanya kerjasama kegiatan ini yang langsung berhubungan dengan alam, pengurus organisasi siswa, dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik.

”Harapan saya pengurus dapat mengambil pelajaran dari kegiatan ini, dan dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pengurus, dapat lebih baik,” harapnya. (wan/red)

Media Partner

Media Partner

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .