Latest Post

Disdik Buat Aturan Peraturan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bagi Guru Negeri

Editor : Sasmito Anggoro, Sabtu, Oktober 25, 2014 09.09

SuaraBojonegoro - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro membuat Peraturan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bagi para guru negeri yang mengatur waktu penentuan kapan mereka harus pulang meninggalkan sekolahannya.

"Dalam aturan ini Guru negeri selambat-lambatnya Pulang meninggalkan tempat mengajarnya pukul 14.00 WIB", Ungkap Kepala Dinas Pendidikan, Khusnul Kuluq saat ditemui dikantornya jl.Patimura Bojonegoro kemarin, Jum’at (24/10/14)

Khusnul Kuluq mengatakan jika peraturan ini berlalu bagi semua guru negeri baik guru SD, SMP, SMA mamupun SMK dalam aturan ini tertuliskan jika pada hari senin-kamis guru diperbolehkan meninggalkan sekolah pukul 14.00 WIB untuk hari Jum'at pukul 11.00 WIB dan pada hari sabtu yaitu pukul 12.30 WIB.

"Jika ada yang ketahuan melanggar makan kami akan memberikan sanksi kepada guru yang melanggar", tambah Khusnul.

Sanksi tersebut pertama akan memberikan teguran sanksi kedua secara lisan jika masih melanggar pelanggaran yang sama sampai sanksi penurunan panggat dan penundaan gaji berkala bahkan bisa sampai pemecatan.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro juga meminta kepada masyarakat jika mengetahui ada guru negeri yang sebelum jam tersebut sudah berada di rumah untuk bisa melaporkan kepada kami, jika tidak ada alasan tertentu pihaknya akan memberikan sanksi yang ditentukan sesuai pelanggaran masing-masing. (Nella)

7 Manfaat Paling Baik Menggunakan Gula Sebagai Masker Atau Scrub Pada Kulit

Wah, ternyata ada 7 manfaat paling baik menggunakan gula sebagai masker atau scrub pada kulit lho. Manfaat ini bisa kita rasakan langsung tiap kali menggunakan gula buat perawatan kulit di rumah. Karena mudah kita gunakan dan temukan di rumah, kita bisa menggunakan gula minimal seminggu sekali supaya hasilnya maksimal. Berikut 7 manfaat paling baik menggunakan gula sebagai masker atau scrub pada kulit.
Multi Fungsi

Hanya dengan gula, kita bisa mengurangi jumlah penggunaan produk buat merawat kulit kita. Gula bisa mengurangi peradangan jerawat, scrub, pemutih kulit alami, membersihkan komedo dan kotoran menyeluruh serta menjaga kulit tetap lembab sepanjang waktu.

Baca juga: Tips Basmi Jerawat Dalam 24 Jam

Aman
Gula termasuk media paling aman yang murah tapi efektif buat kulit wajah maupun badan. Gula bisa digunakan buat segala usia, karena kandungannya enggak keras dan bisa buat tipe kulit paling sensitif sekalipun.
 
Mencegah Keriput

Hanya rajin pakai masker gula, kita bisa menjaga elastisitas kulit kita buat 10 tahun mendatang lho. Cewek yang rajin pakai masker gula sejak remaja, kulitnya akan lebih baik 3 kali lebih baik daripada yang enggak pernah pakai.

Oksigen

Ternyata tiap kali kita melakukan scrub, kulit kita menipis sempurna yang hasilnya perubahan oksigen di tubuh kita lebih baik. Makanya, cewek yang rajin pakai scrub gula kulitnya jauh dari masalah dan sehat.

Kulit Tumit

Ternyata gula bisa kita pakai buat perawatan kulit tumit, siku maupun lutut kita lho. Kalau bagian kulit ini terlalu kering, pecah-pecah atau warnanya lebih gelap. Gula bisa memperindahnya dengan alami.

Menghaluskan Kulit Bersisik
Kulit yang sering terpapar sinar matahari atau kurang nutrisi baik bisa menjadi kusam, kering dan bersisik. Gula bisa merawat masalah ini dengan sempurna dan membuatnya lebih halus dan sehat.

Pemutih Kulit
Ternyata, kandungan nutrisi dalam gula bisa memutihkan atau meratakan warna kulit kita yang belang.

Sumber: http://www.kawankumagz.com/read/7-manfaat-paling-baik-menggunakan-gula-sebagai-masker-atau-scrub-pada-kulit

Bagi Bunga Sambut Tahun Baru Hijriyah

Editor : Sasmito Anggoro, Jumat, Oktober 24, 2014 18.02

SuaraTuban – Sambut tahun baru 1 Muharram 1436 Hijriyah siswa SD Integral Hidayatulloh Semanding Tuban melakukan aksi damai dengan membagikan bunga kepada pengguna jalan di beberapa perempatan jalan kota di Tuban. 28 siswa didampingi gurunya tersebut nampak semangat merayakan tahun baru Hijriyah.

Kegiatan yang dimulai dari perempatan Jalan Pramuka sampai Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, tak henti-hentinya siswa memberikan bunga kertas hasil karya siswa kepada pengguna jalan, sekaligus menyampaikan ucapan selamat tahun baru hijriyah.

Sementara itu siswa lainya terus mengumandangkan sholawat nabi Muhammad SAW. “Tentunya ini juga sebagai sarana belajar siswa, agar lebih memaknai perayaan tahun baru islam dengan hal yang positif. Selain itu juga mengajak masyarakat agar lebih dekat lagi dengan ajaran islam,” terang ustad Arif Rahman, Jum’at (24/10)

Selain itu, Arif menjelaskan, bahwa aksi bagi bunga tesebut merupakan sarana mengajak kepada masyarakat Tuban memaknai tahun baru islam dengan langkah yang lebih baik dari tahun sebelumnya.

Bersaman dengan itu juga mengajarkan kepada anak didik agar lebih mengenal tahun baru islam, serta megajak untuk mengisi perayaan tahun baru tersebut dengan kegiatan positif bukan hura-hura belaka.

“Seandainya perayaan tahun baru hijriyah ini seramai dengan perayaan tahun baru masehi, tentu akan lebih indah apalagi dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif,” harapnya. (AM)

Siapkan 12 Ribu Pelatihan Agar Masyarakat Lebih Produktif

SuaraBojonegoro - Dalam rangka mewujudkan masyarakat Bojonegoro yang sejahtera dan produktif pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2015 ini akan menyiapkan kurang lebih 12 ribu pelatihan berbagai jenis yang bisa diikuti oleh masyarakat Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, Suyoto menyampaikan Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan Gas bumi di Kabupaten Bojonegoro lambat laun mengalami kenaikan dan pada tahun 2017 dana penyertaan modal melalui Participating Interest (PI) sudah bisa dinikmati. Hanya saja, pemkab Bojonegoro memiliki kebijakan agar keuntungan dari PI tidak akan diambil 100 persen, yang kemudian akan dibelanjakan untuk sektor peningkatan sumber daya manusia (SDM) Bojonegoro dari dana yang mencapai 1,9 trilyun nantinya 300 milyar akan dialokasikan untuk peningkatan SDM melalui pelatihan-pelatihan di berbagai jenis. Sehingga masyarakat Bojonegoro yang produktif tidak sekedar mimpi semata namun segera direalisasikan melalui pemberian pelatihan dan ketrampilan.

Pelatihan 12 ribu ketrampilan nantinya akan diberikan kepada seluruh generasi Bojonegoro baik putra maupun putri. Dengan adanya ketrampilan yang mereka miliki maka peluang untuk mendapatkan pekerjaan makin terbuka. Hanya saja asumsi bekerja harus disektor minyak di Bojonegoro harus dibuang jauh-jauh, generasi-generasi emas Bojonegoro harus menjelajah melanglang buana menyebar diseluruh penjuru dunia.(*/AG)

Bank Siswa Bojonegoro Resmi Dilaunching

SuaraBojonegoro - Suasana SMA 3 Bojonegoro berbeda dari sebelumnya jika setiap pukul 08.00 WIB kegiatan belajar mengajar maka pagi tadi suasana itu sama sekali tak terlihat. Ratusan pelajar berjajar rapi menyambut kedatangan Ketua Tim penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mahfudhoh Suyoto, Jumat (24/10). Tidak sekedar menyanyikan lagu selamat datang dan yel-yel semangat namun kebahagian terpancar dari wajah para generasi penerus itu.

Kepala Sekolah SMA 3 Bojonegoro, Sri Setyowati menjelaskan bahwa tujuan Bank Siswa SMAGA ini dalam rangka memberikan pembelajaran kepada anak-anak tentang manfaat menabung sehingga mereka bisa mengelola keuangan sejak dini. Selain itu mendidik anak-anak untuk memiliki jiwa kewirausahaan, hal ini sama dengan konsep Smart School yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Khusnul Khuluq yang menyatakan bahwa kerjasama antara Dinas Pendidikan dan PKK ini dalam rangka mendidik anak-anak bagaimana kewirausahaan yang dimulai dari lingkungan sekolah dengan Smart School. Harapan terbesar adalan bagaimana hal ini bisa diikuti oleh sekolah sekolah lain di Seluruh wilayah Bojonegoro.

“Saat ini saja SMA negeri di Bojonegoro mencapai 20 lebih demikian juga SMK, jika gerakan ini diikuti maka bisa dipastikan generasi Bojonegoro yang sehat, cerdas dan produktif akan segera terwujud,” ujarnya Bupati Bojonegoro, Suyoto menyampaikan rasa bangganya karena menjadi bagian sejarah emas bagi SMA 3 Bojonegoro dan Bojonegoro. Bahkan tidak saja Bojonegoro namun juga Jawa Timur dan Indonesia. Karena Bank Siswa ini adalah pionir gerakan enterpreuner di Indonesia yang menyentuh kalangan pelajar SMA. Bank Siswa ini adalah bagian dari Smart School yang selama ini digagas oleh istri tercinta Hj, Mahfudhoh Suyoto.

“Jangan Ada Rakyat Kita Yang Tidak Produktif, Jangan Ada Rakyat Yang Tidak Punya Ketrampilan,” ungkap orang nomor satu di Bojonegoro

Mulai tahun 2015 Pemerintah Bojonegoro akan membuka 12 ribu pelatihan dari berbagai jenis untuk meningkatkan ketrampilan masyarakat dan generasi muda Bojonegoro. Namun hal utama yang akan dilakukan adalah mendidik dan menyekolahkan beberapa guru untuk menjadi trainner profesional.

Batik Jonegoro Menjadi Baju Resmi KAI

SuaraBojonegoro - Eksistensi batik jonegoro tidak hanya dikenal oleh masyarakat Bojonegoro namun sudah merambah di kalangan nasional. Bahkan yang membanggakan adalah salah satu motif batik jonegoro akan digunakan sebagai baju resmi Konferensi Anak Indonesia (KAI) pada senin tanggal 27 Oktober mendatang.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bojonegoro, Mahfudhoh Suyoto,  menyampaikan bahwa dari 14 motif batik yang menjadi hasil karya pengrajin Bojonegoro akan dijadikan pakaian resmi Konferensi Anak Indonesia (KAI) di Jakarta senin mendatang.

“Ini adalah kebanggaan luar biasa bagi masyarakat Bojonegoro, meskipun batik jonegoro terbilang baru jika dibandingkan batik-batik yang sudah memasyarakat,” ungkapnya.

Batik Jonegoro dengan motif batik mendapatkan kepercayaan untuk menjadi pakaian resmi konferensi anak indonesia. Harapan terbesar kita adalah dengan ajang nasional ini maka batik jonegoro akan semakin mendapatkan perhatian dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia bahkan kalangan internasional.

Dari 14 motif batik jonegoro yang dituangkan dalam karya-karya bernilai seni ini, adalah mengambil kekayaan dari Bumi Bojonegoro seperti motif kayangan api yang mengambil tema dari api abadi yang berada di Bojonegoro. Motif lain mengangkat tentang potensi sumber daya alam seperti Sotho Gondho Wangi, Jagung Mijil Emas, Gastro dan Sekar lembu rinakit.

Diawal tahun 2014 berkembang pula motif lain yang menggambarkan potensi dibidang agro bojonegoro yakni belimbing, pisang, mangga, dan komiditi salak yang tumbuh di Kabupaten Bojonegoro. “Kini hasil karya para pengrajin Bojonegoro sudah mulai menunjukkan hasil yang makin mendapatkan perhatian dari segenap lapisan,” pungkasnya. (*/AG)

Truk Lombok Tabrak TNI AU Hingga Tewas

SuaraBojonegoro - Truk yang bermuatan cabai dari arah timur menabrak dari arah berlawanan seorang pengendara sepeda motor hingga tewas, kejadian terjadi persis dipertigaan arah agro belimbing desa Ngringinrejo kecamatan kalitidu Bojonegoro, Jawa timur dini hari. Jum'at (24/10/14)

"Pengendara sepeda motor meninggal dunia dan sedangkan sopir dan kernet truk dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro karena menderita luka-luka", ungkap Kasatlantas Bojonegoro, AKP Anggi Saputra siang tadi.

Truk bernopol N 9082 UJ ini dari arah timur tiba-tiba menabrak seorang sepeda motor bernopol S 5948 BF dari arah berlawanan setelah itu truk menabrak tiang listrik laju truk tidak terkendani akhirnya juga menabrak pohon dan terakhir menabrak warung bakso dan mie ayam milik pak Wahyo yang berada didekat lokasi kecelakaan.

"Supir truk Didik Yulianto asal Malang ini diduga mengemudi dalam keadaan mengantuk sehingga laju kendaraan tidak terkendali", tutur AKP Anggi Saputra.

Sedangkan korban pengemudi sepeda motor adalah Kopral Satu (Koptu) suwani anggota TNI AU asal kecamatan kalitidu yang tewas ditempat yang saat itu akan berangkat ke Surabaya tempat tugasnya.

"Untuk saat ini masih dalam pemeriksaan dan kesaksian beberapa saksi yang melihat kejadian", tambahnya.

AKP Anggi juga mengatakan jika mobil truk sudah dievakuasi ke kantor Satlantas Bojonegoro agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan kerugian ditaksir Rp 10 juta rupiah. (Nella)

Polres Tuban, Akui Terus Dalami Kasus Pembunuhan 9 Bulan Lalu

SuaraTuban - Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Suharyono, mengaku terus mendalami kasus Pembunuhan yang dialami Korban Romi, warga Desa Tegalsari, Kecamatan Widang, Tuban Jawa Timur, yang terjadi hampir 9 bulan lalu, hanya saja, pihaknya tidak dapat menetapkan tersangka hanya berdasarkan dugaan atau prasangka.

“Kita harus cukup bukti, karena menetapkan tersangka tidak hanya dasarnya prasangka saja. Memang belum ada satupun keterangan saksi yang mengarah siapa pelakunya,” jelasnya saat ditemui sejumlah wartawan di Mapolres Tuban, Jum'at (24/10/14).

Masih dalam keterangan Haryono, dalam proses penetapan tersangka minimal harus ada dua alat bukti. Karena jika gegabah justru akan menjadi bumerang bagi pihak penyidik Polri itu sendiri.

“Yang pasti dua alat bukti belum terpenuhi, kalau memang dipaksanakan justru kita salah,” tandas dia.

Sebelumnya Peristiwa pembunuhan terjadi pada , 28 Februari lalu Romi ditemukan di warungnya sudah tidak bernyawa dan mengalami luka robek pada dagu sepanjang 6 cm, lebar 2 cm hingga menembus tulang. Selain itu, mata korban sebelah kanan memar serta luka robek pada kepala bagian belakang. Menilik kondisi tersebut, kuat dugaan Romi adalah korban pembunuhan. (SA)

Kaleng Bekas Ternyata Bisa Menghasilkan Uang

Kaleng merupakan benda yang tak bisa terurai oleh tanah. Kaleng yang tertimbun di dalam tanah akan memunculkan sifat korosif (karat) pada kaleng tersebut dan mengandung logam berat. Sedangkan logam berat tersebut berbahaya karena bisa terbawa dan mencemari air tanah.

Apabila ikut terkonsumsi, maka logam tersebut tidak bisa dicerna oleh tubuh dan akhirnya mengendap serta mengancam timbulnya penyakit.

Oleh karena itu, tindakan yang perlu kita lakukan dengan kaleng bekas adalah dengan mengaplikasikan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Yakni mengurangi benda-benda yang tidak dapat terurai oleh tanah, menggunakan kembali barang tersebut, dan mendaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Mungkin konsep inilah yang disadari oleh Himawan Suripto, pria asal Surabaya yang menekuni usaha replika motor besar. Himawan memanfaatkan kaleng bekas tersebut untuk membuat karya sekaligus menambah pundi-pundi keuangan.

Di tangan lelaki penjual pulsa handphone ini, barang bekas bisa menjadi barang bernilai tinggi. Awalnya, ia bermaksud membuat mainan untuk sang cucu dengan memanfaatkan kaleng bekas. Namus, ketika berhasil ia pun kecanduan membuat lebih banyak motor lagi untuk dijual.

Keberhasilan Himawan mengubah kaleng bekas menjadi sebuah bentuk motor gede tidaklah mudah, kegagalan demi kegagalan pernah dialaminya. Kritikan pun mulai berdatangan, tetapi justru membangun rasa penasaran Himawan untuk menyelesaikan karya-karyanya.

Langkah yang pertama dilakukannya adalah membuat kerangka motor berbahan dasar antena TV yang sudah rusak. Kemudian dilanjutkan dengan membentuk komponen-komponen motor lain seperti tang, knalpot dan tangki.

Adapun kaleng yang ia manfaatkan adalah kaleng rokok bekas, potongan selang Air Conditioner dan bahan-bahan ramah lingkungan yang mudah ditemukan di dalam rumah. Proses pengerjaan motor mungil ini memakan waktu kurang lebih tiga hari dan dilakukan seorang diri. Selain itu, cukup rumit dan membutuhkan kecermatan yang tinggi.

Berkat uniknya karya yang dihasilkan oleh Himawan. Maka tak heran, jika pajangan unik ini bisa laku terjual dengan harga yang cukup tinggi dengan kisaran Rp. 150.000 hingga Rp. 500.000 per unit disesuaikan dengan tingkat kesulitan dalam produksinya.

Padahal, per satu unit motor besar, ia hanya mengeluarkan modal Rp. 25.000 untuk penyediaan bahan baku. Kebanyakan bahan baku kaleng yang ia butuhkan diperoleh dari pedagang kaki lima. Tak hanya itu saja, Himawan juga mempromosikan replika motor gedenya di toko online miliknya.

Bahkan, saat ini ia tengah bekerjasama dengan sebuah toko aksesoris francise di Surabaya. Di sana, harga per-unit replika motor besarnya dibanderol dengan harga Rp. 475.000 hingga Rp. 550.000. Apa yang dilakukan Himawan ini adalah salah satu contoh bahwa barang bekas masih bisa bermanfaat. Tentu saja, dengan melakukan hal tersebut secara tidak langsung adalah tindakan pelestarikan lingkungan.

Sumber :

http://bit.ly/11tJDid

http://bit.ly/12ZSXsm

http://bit.ly/ZbkSoD

Meski Sempat Talik Ulur, Akhirnya UMK Tuban Rp 1,4 Juta

SuaraTuban – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) dalam rencananya tertanggal 1 Januari 2015 akan menerapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 1.485.000/bulan. Jumlah itu sedikit lebih besar dari sebelumnya yakni Rp 1.370.000/bulan atau naik Rp 115.000.

Siti Chalimah, Kasi Pengupahan dan Kesejahteraan Pekerja, Dinsosnakertran Kabupaten Tuban, saat dikonfirmasi mengatakan, sejatinya akar untuk menentukan UMK adalah dari hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL), dari hasil survey tersebut kemudian dilakukan pembahasan yang melibatkan beberapa unsur untuk merumuskan naik tidaknya UMK tersebut.

“Sebelumnya ini sudah melalui mekanisme yang cukup panjang. Berulang kali kita rapatkan bersama pihak-pihak terkait, diantaranya melibatkan Badan Pusat Statistik dan Serikat Pekerja,” ucap wanita ayu ini, Kamis (23/10).

Dia mengatakan, menurutnya UMK Tuban tahun 2015 ini tetap lebih tinggi dibanding kabupaten tetangga, seperti di Bojonegoro sebesar Rp 1.280.000 dan Lamongan Rp 1.220.000. Namun dia tidak menampik bahwa untuk menjatuhkan angka sekian tersebut harus memutar otak dan melalui mekanisme dan pertimbangan yang cukup panjang, karena dikhawatirkan sebelum ini nanti ditetapkan dan diputuskan oleh Gubernur Jatim, jangan sampai perusahaan – perusahaan yang ada di Tuban merasa rugi.

“Memang dalam rapat-rapat sebelumnya untuk menjatuhkan angka tersebut harus melalui perdebatan yang cukup alot,” tandasnya

Lebih lanjut, nantinya ketika rencana menetapkan UMK sudah disetujui oleh Gebernur Jatim, pihaknya akan mensosialisasikan ketiap-tiap perusahaan yang ada di Tuban, supaya masyarakat memahami dan perusahaan pun juga mematuhi apa yang telah menjadi harapan buruh kerja. “Setidaknya apa yang sudah menjadi pokok pembahasan ini, bisa secepatnya mendapat tanda tangan dari Gubernur,” harapnya. (AM)
 
Suara Bojonegoro : About Us | Redaksi | Karir | Info Iklan
Copyright © Bojonegoro Online Portal & News | SuaraBojonegoro.com - All Rights Reserved

Design by Al Qowiy