Mitra

Mitra

Mitra

Mitra

Mitra

Pendamping PKH Sugihwaras Gelar Lomba Mewarnai se Kecamatan

Suara Bojonegoro     Minggu, Februari 26, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com-  Para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Sugihwaras menggelar lomba balita sehat dan lomba mewarnai se Kecamatan Sugihwaras. Sabtu (25/2/17),

Rangkaian lomba yang dilaksanakan di Balai Desa Bulu Kecamatan Sugihwaras tersebut diikuti sekitar 400 peserta lomba. Terlihat, para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan lomba hingga selesai.

Ketua panitia lomba, Sriastutik mengatakan, degan adanya lomba balita sehat dan mewarnai ini semoga antar anggota penerima PKH bisa saling interaksi dan saling menjalin komunikasi dengan baik. "Sehingga tercipta rasa kekeluargaan yang utuh," harap Tutik sapaan akrabnya.

Dalam lomba tersebut turut dihadiri instansi terkait, yakni Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Camat Sugihwaras , Dokter Puskesmas Kecamatan Sugihwaras, serta para orang tua peserta lomba.

"Semoga kegiatan ini bisa mengedukasi para penerima program," imbuh Yaumidin Sugianto, yang juga pendamping PKH Kecamatan setempat. (wan/red)

PMII Bojonegoro, Gelar Seminar Nasional Terkait Pemuda dan Desa

Suara Bojonegoro     Minggu, Februari 26, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro Sabtu siang menggelar Seminar Nasional tentang peran pemuda dalam membangun desa untuk kedaulatan NKRI itu bertempat di Aula Angling Dharma Pemkab Bojonegoro dan berlangsung semarak.

Seminar yang dihadiri oleh  Anom Suryo Putro (Ketua Jarkomdesa Nasional),  Dr. Hj. Ana Muawanah (DPR RI Dapil Bojonegoro Tuban), Didik Mukrianto (Ketua Karang Taruna Pusat) dan M Miftahul Huda, MA (Koordinator Fitra Jatim) dan dihadiri oleh ratusan pemuda ini merupakan persembahan edukasi PMII dalam pembukaan PKL PMII Se Jatim.

Ketua Umum PC PMII Bojonegoro, Ahmad Syahid menyampaikan begitu penting peran pemuda dalam membangun kedaulatan NKRI, minimal di sektor basis yang paling bawah, yakni desa. "Desa hari ini menjadi sangat seksi untuk menjadi sentrum gerakan pemuda, sehingga mampu menciptakan ruang baru yang solutif dan inovatif bagi desa. Sehingga kita  hadir menjadi solusi bukan malah menjadi masalah besar, sebab pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan," pungkasnya dalam orasi sambutanya.

Selanjutnya semua Narasumber memaparkan materinya dengan semangat menggelora, untuk memotivasi para pemuda, yang terdiri dari karang taruna se Kabupaten Bojonegoro dan organisasi mahasiswa Se Bojonegoro. (wan/lis)

PK PMII SUNAN GIRI ADAKAN SEKOLAH ANALISA SOSIAL

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Pengurus komisariat (PK) pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) Sunan Giri Bojonegoro adakan sekolah analisis sosial (SAS) yang nantinya akan berlangsung selama 4 hari.dimulai hari kamis (23/2/17) sampai hari minggu (26/2/17) bertempat di badan penyuluhan pertanian (BPP) Plesungan Kapas.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh ketum pmii bojonegoro kemarin 23/2/17 dan di hadiri oleh beberapa PK PMII di Bojonegoro, dalam sambutannya ketua umum mengungkapkan "Kegiatan ini sangat positif, sebagai langkah awal untuk mengasah kepekaan kita sebagai aktivis mahasiswa, dimana aktivis mahasiswa saat ini cendrung tumpul untuk menanggapi isu isu sosial dan dengan pelatihan ini nantinya mampu mengasah kader kader untuk tidak hanya peka, melainkan bisa mengatasi dan memberi solusi yang benar".

Di adakannya sas dengan tema "revitalisasi gerakan untuk menjawab problematika sosial" ini, di harapkan dengan pelatihan SAS tersebut mampu menjawab dan memberikan solusi yang benar benar solutif untuk sosial Bojononegoro. Bukan hanya kritis terhadap sosial namun juga transformatif dalam menyikapi.

Ketua komisariat PMII Sunan Giri M Nur Hayan mengatakan "agenda ini adalah bentuk kepedulian kita akan dinamika sosial, pengetahuan analisis sosial menjadi penting untuk menentukan arah gerakan PMII kedepan, khususnya di Bojonegoro yang hari ini rentan akan muatan politik"

Ketua panitia Hendro Sulistyo menambahkan "bahwa kaum pergerakan bahwa harus tajam dari segi analisisnya dan perubahan sosial tidak lah mudah melainkan harus di tanamkan sejak dini" tandas wakil ketua II bidang eksternal PK PMII sunan giri Bojonegoro. (wan/lis)

Kuliah Umum Di Unigoro, Narsum Ajak Rubah Cara Berfikir Masyarakat

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Kabag Bin Opsnal Dit Binmas Polda Jatim AKBP DR. Dody Eko Wijayanto S.H, M.Hum dalam materi kuliah Umum di Universitas Unigiro pada sore hari ini Sabtu (25/02/17) mengajak para Mahasiswa untuk merubah pola pikir dalam kehidupan bermasyarakat.

Pria kelahiran tahun 1964 ini berharap kuliah Umum dengan tema "Revolusi Mental Dalam Menjawab Tantangan Bangsa" ini akan mampu membawa generasi muda khususnya Mahasiswa untuk menjawab tantangan di masa depan. Hal ini sesuai dengan visi dan misi pemerintah Republik Indonesia Refolusi Mental.

"Tema kali ini tepat dengan visi dan misi pemerintah Republik Indonesia yaitu Refolusi Mental", katanya.

Pria yang juga seorang Seniman ini juga menuturkan bahwa, di era sekarang ini Kepolisian harus mampu hadir di tengah-tengah masyarakat, serta harus mampu melindungi dan mengayomi masyarakat.

"Dulu memang kepolisian menjadi institusi yang di takuti oleh masyarakat, tetapi di era sekarang Kepolisian harus mampu hadir di tengah-tengah masyarakat, maka dari itu masyarakat dan kepolisian harus mampu menjaga ketertiban dan keamanan", ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa Revolusi Mental tidak harus merubah kultur dan Budaya Bangsa, karena menurutnya kultur dan Budaya Bangsa Indonesia adalah merupakan karakter dan watak Bangsa yang mampu di Implementasikan di tengah-tengah masyarakat.

"Sebab kultur dan Budaya Bangsa Indonesia adalah merupakan watak Bangsa yang mampu di Implementasikan ditengah-tengah Masyarakat", pungkasnya. (Bim/red).

Jelang Muscab Partai Demokrat, PAC se Bojonegoro Bakal Diverifikasi

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com-  Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro, sejumlah tim dari DPD maupun DPP partai Demokrat bakal melakukan pengecekan administrasi ke pengurus anak cabang (PAC) yang ada di tingkat Kecamatan se Kabupaten Bojonegoro.

Verifikasi administrasi ini dinilai sangat penting. Sebab, penataan struktur di tingkat PAC agar kompetisi di muscab nanti berjalan dengan lancar, dan agar tidak menimbulkan polemik yang tidak substansi.

"Kita akan memastikan verifikasi administrasi terhadap PAC-PAC ini benar adanya, verifikasi faktual, memang kondisinya benar adanya," kata ketua Dewan Penasehat Pusat (DPP) Partai Demokrat, Didik Mukrianto usai memberi materi seminar nasional di gedung Pemkab Bojonegoro.

Politisi yang kini duduk di Komisi III DPR RI itu menegaskan, mekanisme pemilihan ketua DPC yang bakal dilakukan nanti adalah dengan cara demokratis. Diikuti oleh 28 suara dari PAC se Bojonegoro, 1 suara dari DPC dan 1 suara dari DPD.

"Semua milih dengan nuraninya mereka," imbuh Didik yang hadir didampingi oleh Mochlasin Afan, selaku wakil ketua 1 DPC Partai Demokrat Bojonegoro.

Kabar yang beredar, ada 3 calon yang siap maju sebagai ketua DPC untuk merebutkan kursi nomor satu di Partai Demoktat Kabupaten Bojonegoro. Ketiga calon tersebut merupakan kader partai yang berlambang mercy, yakni Sukur Priyanto (Petahana), Didik Tri Setyo Purnomo (Ketua komisi D DPRD Bojonegoro),  dan Mochlasin Afan (ketua DPC LDP Kumham Kabupaten Bojonegoro). (Wan/Red).

Kabag Bin Opsnal Binmas Polda Jatim Isi Kuliah Umum di Unigoro

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Kabag Bin Opsnal Dit Binmas Polda Jatim AKBP DR. Dodi Eko Wijayanto S.H, M.Hum hari ini Sabtu 25-02-2017 Pukul 15.00 WIB memberikan materi Kuliah Umum kepada para Mahasiswa  di Universitas Bojonegoro (Unigoro) di Jalan Lettu Suyitno Nomor 2 Bojonegoro. Sabtu (25/02/17).

Kuliah Umum dengan Tema Revolusi Mental Menjawab Tantangan Bangsa ini di ikuti oleh ratusan Mahasiswa Universitas Unigoro.

Rektor Universitas Unigoro Selamet Kiswantoro dalam sambutannya menyatakan bahwa, fenomena dalam perkembangan Jaman khususnya dalam perkembangan media sosial sudah sangat memprihatinkan dengan banyaknya beritaa Hoax yang banyak berpengaruh akhir-akhir ini. Dirinya berharap agar hal ini tidak merusak atau menganggu persatuan dan kesatuan Bangsa.

"Dengan perkemabangan Jaman khususnya di media sosial banyak memberitakan berita-berita Hoax, saya berharap hal ini tidak merusak persatuan dan kesatuan Bangsa", ujarnya.

Selain itu Ketua Yayasan Suyitno Arif Yanuarso dalam kesempatan ini menyatakan sangat bangga akan semangat mahasiwa Unigoro yang haus akan ilmu.
                                                     
"Saya sangat bangga dengan semangat mahasiswa hari ini yang nampak haus tentang Ilmu", katanya.
   
Selain itu dirinya juga berharap agar para Dosen Unigoro memiliki Interigritas tinggi, serta memupuk kegotong royongan antar sesama sebab gotong royong adalah roh dari Bangsa ini. Ia juga berharap dengan diselenggarakan kuliah Umum di sore hari ini mampu merubah menset mahasiswa
untuk saling gotong royong, karena mahasiswa adalah generasi penerus bangsa sehingga mentalnya harus tertata, maka dari itu dirinya sangat bangga terhadap tema kali ini yakni Revolusi Mental dalam Menjawab Tantangan Bangsa.

"Generasi muda khususnya Mahasiswa adalah generasi penerus Bangsa , maka dari itu saya berharap dengan diselenggarakannya kuliah umum ini mampu merbah manset serta mampu menumbuhkan semangat gotong royong", pungkasnya. (bim/red)

PAC Berhak Pilih Ketua di Muscab Partai Demokrat Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Rencana pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro bakal digelar dengan sistim domokratis. Artinya, pemilihan Ketua DPC bakal digelar secara terbuka. Dipastikan, ada 28 suara dari masing-masing pengurus anak cabang (PAC) partai Demokrat se Kabupaten Bojonegoro yang berhak memilih siapa yang pantas menjadi orang nomor satu di partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro.

Didik Mukrianto, selaku ketua Dewan Penasehat Pusat (DPP) partai Demokrat mengatakan, pelaksanaan Muscab Demokrat di Bojonegoro tidak ada perubahan, semuanya berjalan secara demokratis.

"Menggunakan suaranya mereka ditingkat struktur di tingkat PAC sebagai pemilih," kata Didik usai mengisi materi dalam acara seminar nasional yang di selenggarakan oleh PMII Bojonegoro di Gedung Angklingdarmo Pemkab Bojonegoro. Sabtu, (25/2/17).

Legislatif yang kini duduk di Komisi III DPR RI itu menambahkan, memastikan  suara yang sah adalah sangat penting. Tentunya melalui verifikasi di tingkat PAC.

"Agar betul-betul kita memastikan sesungguhnya suara yang sah dan suara yang tidak ikut ini adalah personya bener, jumlahnya juga tepat," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, turut hadir Anna Muawanah selaku Anggota DPR RI dari Dapil IX (Bojonegoro, Tuban), yang dikabarkan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bojonegoro 2018 mendatang. (Wan/Red).

Kakek di Mlinjeng Sumberejo Gantung Diri di Bengkel Motor

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter: Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Widji, kakek berumur 80 tahun warga Dusun Panggang Desa Mlinjeng Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengantungkan lehernya di rangka rumah yang sehari-hari digunakan sebagai bengkel motor. Sabtu (25/02/17).

Sekretaris Kecamatan Sumberrejo, Mahmudi kepada suarabojonegoro.com menuturkan, awal mula penemuan dugaan korban gantung diri ini di ketahui oleh Sugiyanto (39) warga Dusun Mlinjeng RT 04/ RW 02 Kecamatan Sumberrejo, yang tidak lain merupakan anak laki-laki dari korban.

Berdasarkan pernyataan Sugiyanto, pada pukul 05.00 WIB, Sugiyanto memasuki rumah merasa kaget karena mendapati ayah kandungnya sudah tergelantung dengan posisi tali tergantung pada rangka tiang rumah yang biasa digunakan sebagai bengkel motor.

"Waktu Sugiyanto masuk, ayahnya sudah tergantung dengan tali terikat diatas rangka rumah," ujarnya menirukan perkataan Sugiyanto.

Diceritakan, setelah melihat kejadian yersebut Sugianto kaget dan merasa tersontak. Kemudian langsung memanggil keluarga terdekatnya untuk dimintai bantuan.

Tepat pada pukul 05.30 WB korban berhasil dievakuasi dan jenasah dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan. Sampai saat ini belum diketahui kenapa korban nekat mengakhiri hidupnya. (Bim/Lis).

Asyik Nongkrong Bersama Anak Punk, Kedua Pelajar SMP Terjaring Satpol-PP

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter: Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com -  Operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) kabupaten Bojonegoro yang dilakukan hari ini Sabtu (25/2/17) telah terjaring 2 pelajar putri Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sedang asyik nongkrong dengan ke lima anak punk di stadion letjen sudirman Bojonegoro di sela pulang sekolah.

Kelima anak punk serta kedua pelajar tersebut di bawa oleh petugas lapangan ke pos satpol-PP Bojonegoro untuk didata dan diberikan pembinaan.

Menurut Gunawan, pelaksana tugas Kasat Pol-PP Bojonegoro  mengungkapkan bahwa kedua pelajar dan anak punk tersebut selanjutnya akan dikirim ke Dinas Sosial Bojonegoro untuk diberikan pembinaan dan selanjutnya menghubungi pihak keluarganya.Sabtu (25/2/17).

“Kita kirimkan ke dinas sosial untuk diberikan pembinaan lanjutan di sana, termasuk untuk menghubungi keluarganya,”Ungkap Kepala Satpol-PP Bojonegoro.

Sementara, hasil razia tersebut ada sejumlah barang yang disita antara lain peralatan ngamen, sarung, gelang dan sepeda.

“Kalau yang terkait aktivitas mengamen dan berpotensi membahayakan kita sita. Kalau barang pribadi seperti sepeda kita kembalikan,”Tambahnya.(Lin/Red)

Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro Siap Maju dalam Perhelatan Muscab Demokrat

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Musyawarah cabang (Muscab) Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Bojonegoro yang rencananya bakal digelar bulan Maret mendatang bakal diramaikan dengan munculnya nama-nama calon ketua.

Perhelatan partai di tataran Kabupaten tersebut sempat mencuat beberapa nama kandidat yang akan melaju meneruskan tonggak kepemimpinan partai.

Kesiapan melaju sebagai ketua juga disampaikan oleh kader partai Demokrat Kabupaten Bojonegoro lainya, yakni Didik Tri Setyo Purnomo. Didik yang juga ketua PAC partai Demokrat Kecamatan Kapas itu menyatakan kesiapanya maju sebagai ketua DPC Partai Demokrat Bojonegoro.

"Kalau diusung PAC-PAC saya siap. Selama ini kita sudah sering kansolidasi," kata Didik yang juga Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro yang membidangi pembangunan itu.

Sebelumnya, M. Afan salah satu kader partai menyatakan siap untuk meramaikan bursa pencalonan ketua DPC pada Muscab yang akan datang.

Terpisah, Lasmiran selaku ketua PAC partai Demokrat Kecamatan Malo menegaskan, jika pihaknya sampai saat ini siap mengikuti dan meramaikan  Muscab partai yang berlambang 'mercy' tersebut.

"Kami sudah siap menyambut Muscab Demokrat. Kita pun juga sudah konsolidas dengan kandidat," kata Lasmiran.

Disinggung terkait kedekatanya dengan salah satu calon, ia pun menegaskan kalau sudah ada calon ketua DPC yang mengajaknya berkomunikasi.

"Baru Mas Didik yang sering melakukan pertemuan dengan kita. Dan kita yakin beliau bakal didukung separo lebih dari PAC yang ada," tegasnya.

Lanjutnya, dari 28 PAC diyakini ada sekitar 20 yang mendukung Didik untuk maju sebagai ketua. "Kita tunggu saja nanti. Kan, juklak dan juknisnya belum ada. Tapi kita optimis Mas Didik baik untuk didukung, sebab selama ini beliau sudah melakukan pendekatan dengan para PAC," imbuhnya. (Wan/Red).

Bekas Sekolahan Anggota Dewan Ini Kondisinya Sangat Memprihatinkan

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 25, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Sebuah bangunan sekolahan di Desa Jamberejo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro kondisinya sangat memprihatinkan. Bangunan yang terbuat dari kayu jati tersebut kini udah usang. Dinilai sudah tak layak. Dinding sekolahan yang terbuat dari papan kayu banyak yang sudah berlubang. Ditambah lagi warna tiang dan dindingnya yang sudah sangat tua.

Sekolahan tersebut adalah SDN Jamberejo 2. Salah satu ruangan di sekolahan setempat kondisinya sangat miris. Sebab, selain banyaknya lulusan yang kini sudah sukses, tidak diimbangi dengan rasa kepedulianya terhadap sekolahanya dulu ini.

"Kondisinya rusak. Plafonya banyak yang jebol. Dindingnya juga jebol. Padahal alumninya ada yang jadi DPRD," kata salah satu warga sekitar yang enggan menyebutkan namanya itu, saat mengirim gambar sekolahan tersebut kepada suarabojonegoro.com. Jum'at (24/2/17).

Selain berharap ada kepedulian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, pria yang bersongkok itu bersama warga sekitar mengaku, sangat menyayangkan banyaknya alumni yang sudah sukses kemudian tak mau lagi menengok kondisi sekolahan yang dulu pernah ditempati.

"Alumninya yang jadi Dewan dari partai Hanura," kata pria yang mewanti-wanti namanya tidak disebutkan itu.

Dulu, lanjutnya, sudah pernah diajukan terkait renovasi ruangan satu lokal tersebut. Namun, sampai kini belum ada tindakan. Dikhawatirkan, ruangan yang menjadi tempat kegiatan belajar mengajar itu ambruk dan membahayakan warga atau siswa sekolahan setempat. (Wan/Red).

Warga Karang Pacar Ini Digelandang Polisi Karena Miliki Sabu

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 24, 2017    
Reporter : Amir Fatah


suarabojonegoro.com -  Sat Narkoba Polres Bojonegoro pada Kamis (23/02/2017) sekira pukul 14.00 WIB kemarin, berhasil mengamankan seorang warga Kelurahan Karangpacar Kecamatan Bojonegoro Kota, yang berinisial GR (39), yang didapati tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan dan menggunakan narkotika golongan satu bukan tanaman, jenis sabu.

Menurut keterangan Kasat Narkoba AKP Ramelan, kronologi penangkapan tersebut bermula adanya informasi dari masyarakat yang diterima anggota sat narkoba, bahwa terlapor seringkali diketahui mengkonsumsi narkotika jenis sabu di rumahnya.

“Selanjutnya anggota mendatangi rumah terlapor guna melalukan pengintaian” terang AKP Ramelan.

Setelah diketahui informasi tersebut benar adanya, anggota segera melakukan penggeledahan hingga ditemukan barang bukti berupa 11 (sebelas) plastik klip kecil berisi sabu dengan berat kotor masing-masing 0,43 gram, 0,44 gram, 0,43 gram, 0,46 gram, 0,45 gram, 0,47 gram, 0,45 gram, 0,42 gram, 0,44 gram, 0,45 gram dan 0,46 gram.

Barang bukti lainnya berupa 1(satu) butir pil warna kuning yang diduga Inex, 2 (dua) pipet kaca, 1 (satu) buah HP Nokia warna hitam dan 1(satu) buah lampu LED GW AC170-260 V, yang berisi 21 plastik klip kosong.

“Anggota segera mengamankan terlapor berikut barang bukti ke Mapolres Bojonegoro,” imbuh AKP Ramelan.

Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, ketika dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut membenarkan, bahwa seorang laki-laki warga kelurahan Karangpacar Kecamatan Bojonegoro Kota, telah diamankan atas dugaan telah melakukan tindak pidana dengan tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan, menggunakan narkotika golongan satu, bukan tanaman, jenis sabu sebagaimana dimaksud dalam dalam pasal 114 (1) dan atau pasal 112 (1) sub pasal 127 (1), Undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

“Saat ini terlapor telah diamankan dan kami tahan di ruang tahanan Polres Bojonegoro, guna menjalani proses hukum lebih lanjut.” terang Kapolres.

Atas perbuatannya terlapor disangka melanggar Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, pasal 114 (1) diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar, dan atau pasal 112 (1) diancam dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit  Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar sub pasal 127 (1) huruf a, diancam dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun. (mir/lis)

10 Atlet Blora Raih Tiket Porprov

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 24, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Blora -  Sepuluh atlet atletik Blora lolos berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2018. Tiket tampil di multievent bergengsi empat tahunan itu diperoleh di Kejuaran Terbuka Atletik Jateng di Stadion Utama Bahurekso, Kendal, Minggu (19/2) pekan lalu. Di event yang juga kualifikasi Porprov, kontingen Blora menempati rangking kedua setelah Kudus dengan mengumpulkan 8 emas, 4 perak dan 3 perunggu. ‘’Perolehan medali Blora tersebut hanya selisih dua perak dibanding juara umum Kudus yang mendapat 8 emas, 6 perak dan 3 perunggu,’’ ujar Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Blora H Setiono, kemarin.

Pelatih Atletik Blora Hery Sutiyono menambahkan, lolos tidaknya atlet cabang atletik di Porprov bukan didasarkan pada raihan medali. Melainkan pada torehan limit. ‘’Ada kalanya atlet tersebut meraih medali emas namun dia tidak lolos Porprov karena limitnya belum melampaui limit yang ditetapkan,’’ tandasnya.

Ke-10 atlet Blora yang lolos Porprov tampil di 15 nomor. Ke-10 atlet itu adalah Ahmad Azlan yang meraih tiket di tiga nomor, yakni lari 100 meter (emas di Kendal), lari 200 meter (emas) dan lari estafet 4 x 100 meter (emas). Atlet kembar Adith Rico dan Adith Rici lolos di nomor lari estafet 4 x 100 m. Ardian Yulianto lolos di nomor lari 400 meter meski hanya menempati peringkat kelima di Kendal. Dia juga lolos di nomor estafet 4 x 100 meter.  Adapun Sugeng Sutrisno meraih medali emas di nomor lari 1.500 meter dan berhak lolos ke Porprov.

Atlet Blora lainnya yang akan berlaga di Porprov adalah Krisna Wahyu Permana di cabang tolak peluru. Di Kendal, dia meraih emas. Hanya saja Krisna Wahyu yang pernah meraih medali emas PON Jabar 2016 itu  tidak lolos di cabang lontar martil meski dia meraih juara kedua. Lemparannya sejauh 25,77 meter belum melampau limit Porprov.

Adapun Novita Andriyani lolos di nomor 5.000 meter (emas di Kendal). Penyumbang tiga medali emas bagi kontingen Blora di Porprov Jateng 2013 di Banyumas itu belum lolos kualifikasi di nomor 10.000 meter  meski juara pertama di Kendal dengan catatan waktu 40,48 menit. Feni Ambrillia meraih tiket Porprov di nomor sapta lomba (emas) dan  tolak peluru (emas).  Melinda Mega jalan cepat 10.000 meter meraih perak dan lolos Porprov. Adapun Septiana Dita lolos di nomor 100 meter dan 200 meter. Di kejuaraan di Kendal, Septiana Dita meraih dua perak di nomor yang diikutinya. ‘’Yang cukup mengejutkan, quartet pelari Blora di nomor estafet 4 x 100 meter mampu meraih emas di Kendal. Biasanya di nomor itu selama ini yang merajai adalah Surakarta dan Semarang,’’ kata Hery Sutiyono.

Hery yang juga ketua KONI Blora menuturkan, kualifikasi atletik di Kendal itu merupakan kualifikasi pertama. Menurutnya, masih ada kesempatan bagi kabupaten dan kota di Jateng menambah jumlah atletnya yang akan tampil di Porprov di kualifikasi berikutnya bulan Oktober.

Di kejuaraan di Kendal, tiga atlet Blora tidak lolos kualifikasi. Mereka adalah Dodi Stiawan, David Dimas dan Vivi Tri Setiyanti. Dodi Stiawan yang tampil di jalan cepat 10.000 m meraih perunggu. Sedangkan David Dimas rangking 5 di jalan cepat 10.000 m. Adapun Vivi Tri Setiyanti meraih perunggu di nomor 3.000 meter steeplechase dengan catatan waktu 13,21 menit. (Koni)

*) Quartet pelari estafet Blora dari kiri Ahmad Azlan, Adith Rico, Adith Rici dan Ardian Yulianto didampingi Ketua KONI Blora Hery Sutiyono (tengah). Atlet tersebut meraih medali emas di Kendal sekaligus lolos ke Porprov.

Bupati Bojonegoro Kukuhkan Tim Satgas Saber Pungli

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 24, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Semangat OGP (Open Government Partnership) masih tetap membara di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya membuat Festival OGP tapi juga mempraktekkannya langsung.

Sejak gerakan Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Kabupaten Bojonegoro langsung bergerak cepat membentuk tim Saber Pungli. Karena Kabupaten Bojonegoro ingin praktek pungli di Kabupaten Bojonegoro semakin berkurang, hal ini juga akan membuat masyarakat untuk turut aktif dalam pemberantasan pungutan liar atau korupsi.

Bertempat di ruang Angling Darma Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diselenggarakan acara pengukuhan Unit Satgas Saber Pungli (Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar) dan Penyerahan Piagam Tanda Penghargaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru Tahun 2017.

Acara yang diselenggarakan 24 Februari oleh Polres Bojonegoro serta Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini juga dihadiri oleh Bupati Bojonegoro, Wakil Bupati Bojonegoro, jajaran Forpimda, ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, jajaran Polres Bojonegoro, Dandim Kodim 0813 Bojonegoro Camat se-Kabupaten Bojonegoro, Kepala desa di lingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Pada acara ini juga dilakukan secara simbolis pemakaian rompi kepada Unit Satgas Saber Pungli.
Kang Yoto dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada jajaran Polres Bojonegoro karena telah berhasil menangkap jaringan terbesar di Bojonegoro.

"Kita harus membuka serta memantau semua informasi, baik lewat radio, dialog publik, lewat jejaring sosial mengenai keluhan masyarakat. Sehingga kita harus menutup semua pintu korupsi," katanya.

Sejak gerakan Saber Pungli dicanangkan banyak aduan dari masyarakat, bahkan iuran sekolah yang digunakan untuk dana sosial dilaporkan sebagai pungli.

Harusnya, lanjut Bupati 2 periode itu, unit Saber Pungli ini harus juga mensosialisasikan kepada masyarakat apa saja yang menjadi kategori pungli.

“Sebuah negara yang banyak mendapat keluhan dari warganya mengenai korupsi bukan berarti negara tersebut gagal, namun masyarakat negara tersebut partisipasinya tinggi dalam pemberantasan korupsi.

Diharapkan olehnya, tim ini dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Nanti kedepan jangan sampai ada tim unit Saber Pungli yang dilaporkan gara-gara melakukan pungli.

Kajari Bojonegoro Muhaji, SH. MH, menyampaikan bahwa, dengan dibentuknya Unit Saber Pungli ini membuat Kabupaten Bojonegoro menjadi semakin baik dan berkurang pungli di Bojonegoro ini. Kedepan unit harus bisa memilih dan memilah tugas dan fungsinya, jangan sampai ada tumpang tindih karena unit ini dibentuk dari berbagai instansi.

"Unit harus sering koordinasi biar tidak tercampur tugas dan fungsi unit Saber Pungli dengan instansi," pesanya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro yang turut hadir menyampaikan, tim ini bekerja secara efektif dan efisien karena jumlah personel yang terbatas dan dari berbagai instansi. Unit ini harus bekerja sesuai dengan SOP yang ada, mulai dari Intelejen, Pencegahan, Tindakan, Yustisi.

"Saya percaya Tim ini sudah kompak dan solid. Sehingga kita hanya perlu mencari pola kerja mana yang sesuai," katanya.

Dandim Kodim 0813 Bojonegoro Letnan Kolonel Inf M. Herry subagyo ikut memberi selamat kepada tim satgas yang sudah terbentuk. Menurutnya, langkah awal ini untuk menjadi lebih baik, dalam pemberantasan pungutan liar.

Tim ini harus bisa mencegah praktek pungli kepada masyarakat dalam urusan pelayanan publik. "Saya juga menyampaikan instruksi dari KASAD (Kepala Staff TNI Angkatan Darat) bahwa dalam penerimaan atau rekruitmen anggota TNI AD tidak ada pungutan apa-pun," pesanya.

Jadi, lanjutnya, apabila nanti dalam penerimaan anggota TNI AD ada anggota TNI AD yang melakukan pungli  untuk segera dilaporkan. "Saya harap tim ini dapat bekerja secara profesional, serta bekerja sesuai dengan SOP yang ditetapkan," katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Mitro‘Atin, S.Pd menyampaikan, semua pihak harus tegas dalam membasmi pungutan liar, untuk memutus rantai pungutan liar atau korupsi.

"Kita juga harus melakukan pendekatan psikologi kepada masyarakat, dengan melakukan sosialisasi mengenai Saber Pungli itu sendiri. Sehingga masyarakat tidak resah dan bisa merasa tenang. Saya ucapkan selamat bekerja kepada unit Saber Pungli ini," papar Mitro‘Atin yang juga mantan Kades itu. (Wan/Lis).

Pernah Jadi Korban Pencurian, Pria Ini Pasang Jebakan Tikus Didalam Bagasi Motornya

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 24, 2017    
Reporter : Bima Rahmat


suarabojonegoro.com -  Akibat terlalu jengkel dengan ulah para pencuri yang selalu memanfaatkan kelengahan para korbannya disaat sedang melaksanakan Ibadah Sholat Jumat, Kini para pencuri tersebut nampaknya harus berfikir dua kali untuk melakukan aksinya. Jumat (22/02/17).

Didik Rianto warga Desa Banjarejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro yang pernah menjadi korban pencurian dengan modus merogoh bagasi motor, berinisiatif menjebak pencuri tersebut dengan memasang jebakan dengan menggunakan perangkap tikus.

"Beberapa minggu yang lalu saya kehilangan sejumlah uang dan satu buah HP, kurang lebih kerugian 2 juta", ujarnya saat selesai Sholat masjid di Masjid At-Taqwa Jalan Teuku Umar Bojonegoro. Jumat 24/02/2017

Walaupun tidak berhasil menangkap pencuri tetapi dirinya mengaku puas te
lah mengerjai para pencuri tersebut.

Awal mulanya dirinya telah mempersiapkan dua perangkap tikus yang cukup tajam yang telah dipasang terlebih dahulu dari rumah, sesampainya di masjid dirinya dengan sengaja mengeluarkan HP (yang sudah rusak) dan dompet yang berisikan uang 3 ribu.

"Sebelumnya saya sudah mempersiapkan jebakan tikus, sesampainya di masjid saya sengaja mengeluarkan HP yang sudah rusak dan uang 3 ribu dan saya taruh di dalam bagasi motor", terangnya.

Benar saja setelah dirinya selesai melaksanakan Ibadah Sholat Jumat dan mengecek isi dalam bagasi motornya HP dan dompetnya telah raib, namun kondisi jebakan tikus yang telah ia siapkanpun juga memuahkan hasil.

"HP rusak dan uang 3 ribu yang telah saya siapkan tadi hilang dibawa, tapi pencuri tersebut juga kena perangkap tikus yang saya taruh di bagasi motor", pungkasnya. (bim/red)

Media Partner

Media Partner

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .