Mitra

Mitra

Mitra


Kang Yoto: Jangan Minta Bantuan untuk Korban Banjir di Jalan Raya

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Setiap desa atau Pemerintah Desa (Pemdes) segera mengumumkan apa yang dibutuhkan setiap banjir, dan menyatakan status kemampuannya, apakah masih sanggup bertahan hidup atau tidak?. Sepanjang masih bisa bertahan hidup berarti tidak perlu bantuan. Kebutuhan konsumsi selama banjir dipenuhi oleh dapur komunitas.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bojonegoro, Suyoto menegaskan, bila pemdes dan masyarakat tidak mampu, maka baru mengajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Bila pemkab tidak lagi mampu maka akan mengumumkan kepada publik dan ajukan ke Provinsi serta pemerintah Pusat.

"Publik boleh membantu sesuai kebutuhan real di masyarakat terdampak. Para pemrakarsa pemberi bantuan dilarang menggalang bantuan di jalan raya. Situasi belum gawat darurat. Ingat banjir tidak otomatis menyebabkan datangnya bantuan," tegas Kang Yoto.

Ditambahi olehnya, Revolusi mental harus tetap berjalan, banjir jangan mendorong lahir atau suburnya atau memelihara mental peminta.
Untuk itu saya minta camat, pemdes dan ormas atau Relawan peduli bencana memastikan situasi warga terdampak banjir, saling berkordinasi data, kemampuan dan aksi yang dilakukan. Kita memilih hidup di Bojonegoro berarti kita sudah siap menghadapi semua kemungkinan.

Banjir, lanjutnya, masih menjadi kemungkinan yang selalu ada, karena posisi Bojonegoro yang berada di hilir aliran bengawan solo. Ia mengajak warganya menjadi orang tangguh, jangan cengeng, apalagi kerdil dan menjadi peminta. Menjadi pahlawan dengan kemampuan menolong diri sendiri, kuatkan basis komunitas.

Ia mencontohkan, mari belajar dari pengalaman dan sejarah masa lalu. Seperti Nabi Yusuf mengelola kekeringan setelah datangnya kemakmuran.

"Kepada semua pihak mari saling belajar bersama dan berkordinasi. Jangan eksploitasi banjir menjadi ajang politik, solidaritas publik yang dapat merusak mental warga terdampak. Lakukan partipasi dengan cara bijak dan tepat," Pungkas Bupati Bojonegoro yang menjabat 2 periode itu.(Wan/Lis).

Ketua IPSI Bojonegoro Semangati 4 Finalis Pencak Silat Dengan Bonus

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Empat Atlit Pencak Silat Bojonegoro Lolos yang ke Babak Final di Kejuaraan Kapolda Cup 2016 di Gedung Olah Raga (GOR) Singodimejo, mendapatkan semangat tersendiri dari Ketua IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bojonegoro, Wahyu Subakdiono, yang akan memberikan Bonus kepada Atlit apabila mendapatkan juara Umum nantinya. Senin (05/12/16).

"Saya yakin atlit kita akan mampu memboyong juara umum Kapolda Cup 2016," kata Wahyu Subakdiono.

Disampaikan olehnya bahwa ini bukan persoalan Bonus akan tetapi lebih kepada menguggah semangat dan memberikan suport atlit Pencak Silat yang sedang berjuang di Kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016, "Kami berharap juga masyarakat Bojonegoro sudah bisa memahami bahwa prestasi pencak silat yang di raih adalah tidak mudah," Ujarnya.

Perjuangan keras kontingen pencak silat dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bojonegoro di kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016 di GOR ( Gedung olah Raga ) Singodimejo, Kabupaten Ponorogo memang tampak mulai membuahkan hasil meskipun acara pertandingan belun usai.

Dari 10 Atlit yang bertanding untuk semua kelas yang dipertandingkan untuk putra dan putri, 4 atlit lolos melewati babak penyisihan, babak semi final, dan menuju babak final untuk memperebutkan emas.

Keempat atlit yang lolos ke Babak Final diantaranya adalah Ayu Dita Kusuma kelas D Putri, Ferdi Fian Kelas B Putra, Nova Khoirul Anam Kelas E Putra, dan Riski Romadhoni kelas G Putra. (Wan/Red)

Diprediksikan Blangko E-KTP Akan Tersedia Januari 2017 Mendatang

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Kosongnya stok blangko E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISPENDUKCAPIL)  Kabupaten Bojonegoro sejak awal Oktober 2016 lalu,membuat para warga yang hendak melakukan pengurusan E-KTP menggunakan surat keterangan yang diterbitkan pada tanggal 1 Oktober 2016.

Menurut Suhono selaku Kepala Dinas Dispendukcapil Bojonegoro bahwa kosongnya stok blangko tersebut terjadi, karena adanya pengadaan dari pusat yang seharusnya sudah tersedia pada bulan November namun karena adanya gagal lelang maka pengadaan blangko tersebut akan tersedia pada awal Januari 2017 mendatang. Senin,  (5/12/16).

“Semestinya bulan November sudah ada karena ada gagal lelang dari pusat maka pengadaannya akan ada hingga Januari mendatang, “Kata Kadin Dispendukcapil.

Bagi warga Bojonegoro yang akan melakukan perekaman E-KTP , untuk saat ini menggunakan Surat Keterangan yang berlaku dalam kurun waktu 6 bulan, dan apabila blangko E-KTP tersebut dinyatakan tersedia maka pengurusan E-KTP warga akan diproses lebih lanjut tanpa ada perekaman ulang.

“Kalau warga yang menggunakan surat keterangan setelah adanya blangko kemudian proses pencetakan,  tak perlu rekam ulang karena proses rekam hanya sekali,”Tambahnya.

Lanjut Suhono bahwa kebutuhan blangko E-KTP di Bojonegoro dalam sebulan 6000 blangko saat  persediaan blangko masih ada yakni pada awal September lalu. Kemudian saat tak ada stok kebutuhan blangko E-KTP di Bojonegoro mencapai 9500 perbulan.

“Ada sekitar 15 ribu warga Bojonegoro yang belum melakukan perekaman E-KTP namun dipastikan proses pembuatan E-KTP berlangsung cepat, “ Ujarnya (Lin/Red).

4 Atlit Pencak Silat Bojonegoro Lolos ke Babak Final di Kejuaraan Kapolda Cup 2016

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com - Perjuangan keras kontingen pencak silat dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bojonegoro di kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016 di GOR ( Gedung olah Raga ) Singodimejo, Kabupaten Ponorogo Membuahkan hasil meskipun acara pertandingan belun usai. Senin (05/12/16).

Dari 10 Atlit yang bertanding untuk semua kelas yang dipertandingkan untuk putra dan putri, 4 atlit lolos melewati babak penyisihan, babak semi final, dan menuju babak final untuk memperebutkan emas.

Keempat atlit yang lolos ke Babak Final diantaranya adalah Ayu Dita Kusuma kelas D Putri, Ferdi Fian Kelas B Putra, Nova Khoirul Anam Kelas E Putra, dan Riski Romadhoni kelas G Putra.

Manager Team Pencak Silat Bojonegoro, Sasmito Anggoro mengatakan bahwa oara pesilat dan pelatih sudah berjuang untuk mendapatkan yang terbaik, dan semua optimis akan bisa merebut emas.

"Melihat kondisi semangat atlit dan pelatih dalam berjuang memenangkan pertandingan sangat luar biasa, dan kami team optimis akan mampu mendapatkan empat emas dalam kejuaraan Kapolda Cup ini," Terang Sasmito.

Ditambahkan bahwa dengan latihan dan pembinaan yang diberikan para pelatih, para atlit juga mampu menguasai pertandingan, apalagi dengan skor yang didapat oleh para atlit.

Sasmito berharap agar dengan segala kerbatasan kontingen akan mampu menjadi hal yang lebih dalam perebutan juara Umum nantinya.

"Saat ini target kami adalah Juara Umum, kami berharap Doa warga Bojonegoro agar empat atlit Bojonegoro mampu mendapatkan yang terbaik," Tambahnya.

Rencananya pertandingan babak final dilaksanakan besok hari Selasa untuk menentukan juara dalam kejuaraan Pencak Silat Kapolda Cup 2016. (Wan/Red)

Pelantikan Pengurus DPC Se-Jawa Timur Dilakukan Awal Tahun

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) masa periode 2016-2021 se Jawa Timur termasuk Kabupaten Bojonegoro akan dilakukan pada Januari mendatang atau awal tahun.

"Setelah SK turun, pelantikan akan dilakukan tanggal 05 Januari 2017 mendatang," kata ketua DPC PPP Bojonegoro periode 2016-2021, Choirul Anam.

Dirinya optimis jika untuk DPC PPP Bojonegoro tidak ada perpecahan atau masalah, namun jika PPP tingkat pusat masih ada masalah maka itu adalah urusan yang akan diselesaikan ditingkat pusat,"yang jelas untuk DPC Bojonegoro tidak ada masalah," tambahnya.

Bahkan pria yang juga menjabat ketua fraksi PPP DPRD Bojonegoro ini juga mengatakam jika minggu depan akan mempunyai hajat sukuran sekaligus acara maulud nabi serentak DPC PPP se Indonesia di kantor DPC PPP Jalan Panglima Polim Bojonegoro. (Ney/Red)

Ditinggal Banjir, Bau Busuk Menemani Petani Memanen Padi

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Lebih dari satu minggu luapan air bengawan solo sempat merendam ratusan padi di wilayah Kecamatan Balen. Padi yang beberapa hari lagi sudah bisa dipanen secara normal tersebut akhirnya petani setempat tetap memilih memanenya untuk dibawa pulang meskipun sudah berbau busuk.

Berbekal perahu yang terbuat dari bambu (gethek-red) dan terpal, petani di Desa Pilanggede, Kedungdowo dan Sarirejo mengambil padinya ke tempat yang lebih tinggi untuk dirontokan (Dos).

Salah satu petani Desa Pilanggede, Kothib mengatakan, warga tetap mengambil padinya yang sebagian besar sudah tua. "Meski, baunya tak sedap warga tetap mengambilnya untuk di dos," katanya saat istirahat usai dari sawah, Senin (5/12/2016).

Data yang dihimpun surabojonegoro.com, kerugian kebanjiran yang terjadi diakhir tahun 2016 ini Kecamatan Balen mengalami kerugian paling parah, yakni di Desa Pilanggede, Sekaran, Sarirejo, Kedungdowo, Kedungbondo, Mulyoagung, Mulyorejo, Lengkong dan Prambatan.

"Yang pantas dibawa pulang, ya dibawa pulang. Semoga saja gak rugi banyak," kata Slamet petani Asal Mulyorejo," harapnya.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, lahan persawahan yang tergenang sekitar 554 hektar, lahan padi yang tergenang mencapai 5.086 hektar dan juga lahan yang ditanami palawija 108 hektar, serta sebanyak 1.839 ekor hewan ternak ikut terdampak adanya banjir.(Wan/Red).

Resmi, Kepengurusan DPC PPP Bojonegoro Dipegang Irul

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan Provinsi Jawa Timur yang berkantor di Jalan Raya Kendangsari no 36 Surabaya secara resmi mengeluarkan surat keputusan nomor 14/SK/DPW/C/IX/2016 tentang pengesahan susunan kepengurusan dewan pimpinan cabang partai persatuan pembangunan Kabupaten Bojonegoro masak bakti 2016-2021.

"Hari kamis kemaren SK turun," kata ketua DPC PPP masa bakti 2016-2021, Choirul Anam. Senin (05/12/2016)

Menurutnya, setelah SK turun pihaknya hari ini langsung menggelar rapat harian pengurus DPC untuk membahas hajat pertama sesuai instruksi dari DPP PPP untuk melaksanakan maulud nabi Muhammad SAW secara serentak tanggal 11 Desember 2016 malam.

"pada tanggal yang sama, seluruh DPC se-Indonesia akan menggelar maulud nabi secara bersamaan," tambahnya. (Ney/Red)

Perkuat Ideologi Kader, GP Ansor Gayam Datangkan Pengurus Wilayah

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    

suarabojonegoro.com - Demi mempertajam dan menguatkan ideologi kader, PAC GP Ansor Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro melakukan kajian tentang kondisi ansor dan dinamika tantangan kedepan. dihadirkan sebagai pemateri tersebut M.Hasan Bisri dari Pengurus Wilayah GP Ansor Jawa Timur pada Jumat (2/12/2016) lalu di Mushola Al Hasani Desa Cengungklung.

Koordinator Obrolan Bareng Ansor (OBOR), Mustofa Amin menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah berjalan setiap bulan dengan materi berbeda, kali ini dia mengambil tema dasar tentang ke ansoran karena dilandasi atas kondisi pemuda sekitar yang belum mengetahui bagaimana ansor dalam konteks sejarah, serta perananya dalam kehidupan berbangsa.

"jangan sampai kita kemana - mana memakai seragam hijau namun belum mengerti apa Ansor itu sendiri," ungkapnya dalam sambutan pada acara tersebut.

Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Gayam, Imam Hambali mengharapkan kajian semacam ini harus tetap dilestarikan demi menciptakan budaya diskusi, dialog dan "ngudi weruh" yang berefek pada meningkatnya kemampuan dan wawasan kader.

"saya yakin dengan dialog yang intensif dan dipaparkan oleh pemateri yang memiliki khasanah ke ilmuan yang tinggi lambat laun kader ansor akan semakin mengerti garis perjuangan dan pada akhirnya akan menjadi kader yang militan," ungkapnya

Pria alumni pascasarjana komunikasi di Unitomo Surabaya ini menghimbau juga kepada seluruh jajaran ranting ansor untuk meningkatkan ghiroh menghadiri forum - forum keilmuan baik di internal ansor maupun diluar ansor sekalipun.

"semoga kader PAC Gayam tetap menjadi kader yang selalu haus akan pengetahuan dan senantiasa memunculkan gerakan," pungkasnya.

acara tersebut dihadiri oleh pengurus anak cabang, dan 12 ranting di kecamatan tersebut. [rul]

Halim Disebut Pantas Jadi Gurbenur Jatim, Ana Muawana Disebut Pantas Jadi Bupati

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Acara pagelaran hiburan ketoprak di Lapangan Desa Talok Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, selain dihadiri masyarakat dan juga Muspika Kalitidu, juga dihadiri dua tokoh yang disebut sebut oleh banyak kalanngan untuk maju sebagai Calon Bupati dan Calon Gurbenur Jawa Timur.

Halim, salah satu Tokoh Jawa Timur yang posternya sudah banyak terpasang disetiap titik ruas jalan di Jawa Timur ini mengisi acara sambutan dan menyebutkan bahwa Ana Muawanah Cocok menjadi Bupati Bojonegoro.

"Bu Ana Cocok menjadi Bupati, Kalitidu ini camatnya perempuan dan Bupatinya cocok jika perempuan," Kata Halim. Sabtu (4/12/16) lalu.

Begitu juga Ana Muawana dalam sambutannya juga mengatakan bahwa Halim juga cocok menjadi Gurbenur Jawa Timur.

"Pak Halim adalah Calon Jatim 1 untuk periode 2018," Kata Ana Muawanah dalam Sambutannya.

Kegiatan acara tersebut merupakan rangkaian hari santri, selain dihadiri Ana Muawanah dan Halim, tokoh partai kebangkitan Bangsa (PKB) juga turut hadir diantaranya adalah Abdullah Umar anggota DPRD Bojonegoro dan Ana Khozanah anggota DPRD Provinsi Jatim. (ang*)

Spanduk Featival HAM Dipaku Di Pohon

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Meskipun sudah seringkali dan menjadi sorotan media di Bojonegoro terkait pemasangan spanduk ataupun unbul umbul yang dipaku di batang pohon akan tetapi masih saja hal itu terjadi, apalagi ditemukan spanduk yang dipaku dipohon tersebut adalah spanduk Festival HAM (Hak Azasi Manusia) Bojonegoro.

Bahkan ada peraturan dan larangan memasang spanduk atau alat peraga lainnya dengan memaku di pohon, yaitu Perbub nomor 24 tahun 2012seperti yang disampaikan  oleh wakil ketua komisi A DPRD kabupaten Bojonegoro Anam Warsito, Senin (5/12/16).

"Ada perbub yang melarang, agar pemasangan spanduk atau yang lainnya dengan memaku dipohon," ujar Anam Warsito.

Dari pantuan wartawan sebanyak Puluhan spanduk publikasi kegiatan Festival HAM 2016 merusak pohon di pinggiran jalan, sebab dipasang dengan cara dipaku. Di tepian Jalan Trunojoyo, spanduk - spanduk itu masih terpasang di pohon hingga kini, meskipun kegiatan Festival HAM telah usai.

Sebelumnya pada Festival Open Government Partnership (OGP) lalu hal serupa terjadi. Umbul-umbul milik Pemkab dipasang menggunakan paku - paku besar yang ditancapkan di pohon-pohon pinggiran jalan tersebut. (Ang/Lis)

Di Ngasem Perguruan Silat dan Anggota Polsek Kerja Bakti Bareng

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Untuk meningkatkan kerjasama sosial dan menciptakan kerukunan antara pesilat, Polsek Ngasem Polres Bojonegoro mengadakan kerja bakti yang diikuti dua perguruan yaitu perguruan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) dan perguruan Margoluyu.

Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu menuturkan, untuk menjalin kerukunan salah satu cara yang dilakukan oleh Polsek Ngasem adalah mengajak masyarakat dengan bekerja bakti.

“Lingkungan yang rukun menjadi harapan dan dambaan bagi setiap  orang, karena dengan kerukunan kita bisa memberikan suasana nyaman dan aman di lingkungan sekitar,” ucap AKP Dumas

Adapun Kerja bakti yang dilakukan anggota Polsek Ngasem bersama warga PSHT dan Margoluyu meliputi halaman Mapolsek, Sekolahan, Pasar dan Balai Desa Ngasem.

Dengan diadakannya kerja bakti bersama ini diharapkan dapat tercipta kerjasama yang baik antara pihak Kepolisian dengan masyarakat, dan dapat memberikan kesan yang positif kepada masyarakat, bukan citra negatif tawuran antar perguruan. (Ang/Lis)

Doodle Art Kreatifitas Mahasiswa Unigoro

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 05, 2016    
Reporter : Lina Nur Hidayah

suarabojonegoro.com - Bagi anda pencinta seni, perlu menyimak seni rupa yang satu ini, ya… seni rupa Doodle Art yang merupakan gambar abstrak sederhana yang berisi karakter lucu dan variatif . Karya ini  merupakan hasil dari mahasiswa-mahasiswi Universitas Bojonegoro (UNIGORO)  yang dirintis oleh satu tim dari berbagai fakultas yang berbeda, antara lain Amalia F. (Lio),  Sugeng atau akrab disapa Geng,  Novi,  Wildan, Nana, Nina dan Mia.

Tim seni rupa tersebut menampilkan karya menarik pada festival HAM yang digelar Unigoro tanggal 29 November lalu, karya tersebut berisi gambaran yang menunjukkan bahwa HAM tidak membedakan unsur, agama, suku,  ras dan budaya. Seperti yang disampaikan oleh Ragil Ramadhan selaku Ketua UKM Kesenian Unigoro. Minggu (4/12/16).

“Makna dari lukisan Festival HAM Unigoro untuk Indonesia bahwa acara ini tidak hanya untuk Bojonegoro saja namun juga untuk Indonesia, “ Kata Ragil.

Tambah Ragil bahwa seni rupa ini terbuat dari baner bekas yang dilukis dengan cat minyak sehingga terkesan lebih abstrak.
“Kemarin tema lukisan karya teman-teman tentang HAM sehingga kita memasukkan pasal-pasal tentang HAM, “ Tambahnya. (Lin/Red).

Pasca Banjir Pecinta Alam 'Argopala' Adakan Baksos di Balen

Suara Bojonegoro     Minggu, Desember 04, 2016    
Reporter : Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - Kepedulian Organisasi Pecinta Alam (Argopala) Kampus Universitas Bojonegoro (Unigoro) terhadap warga yang terdampak banjir yang dialami beberapa hari yang lalu, pagi tadi, Minggu (4/12/2016) melakukan aksi peduli kemanusiaan di wilyah Kecamatan Balen.

Puluhan pengurus organisasi unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang mayoritas masih berusia muda tersebut menyambangi rumah warga yang menjadi korban luapan air bengawan solo di dua desa, yakni Desa Kedungdowo dan Sarirejo Kecamatan Balen Bojonegoro.

Ketua Argopala Riris mengatakan, Warga masyarakat pasca korban banjir sangat membutuhkan bahan pokok makanan. Sehingga kepedulian ini sangat penting.

"Semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban warga sekitar," kata Mahasiswa jurusan teknik sipil itu.

"Warga setempat sangat berterimakasih ats bantuannya karena sampai saat ini masih tergenang air,"Kata Yuyus, Kepala Desa Kedungdowo.(Wan/Red).

Turun Di Lokasi Banjir Abdullah Umar Salurkan Paket Sembako

Suara Bojonegoro     Minggu, Desember 04, 2016    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Masih banyaknya wilayah pemukiman yang tergenang banjir dari luapan sungai Begawan Solo, dan usai siaga merah, hingga saat ini maayarakan masih kesulitan melakukan aktifitas karena harus membersihkan lumpur lumpur sisa banjir, serta memoerbaiki rumah dan perabotan yang rusak akibat banjir.

Hal itu membuat wakil Ketu Komisi C DPRD Bojonegoro melakukan aksi sosial kepada masyarakat korban banjir dengan memberikan Bantuan beripa paket sembako. Minggu (4/12/16).

Umar, yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang tinggal di Kecamatan Baureno, Abdullah Umar memberikan bantuan kepada korban banjir sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang sedang terkena musibah banjir.

"Meakipun tak seberapa nilainya namun kami berharap akan dapat meringankan beban mereka para korban banjir," Kata Abdulkah umar.

Dijelaskan pula bahwa ia bersama pengurus dan simpatisan PKB menyalurkan bantuan bagi korban banjir di beberapa desa di Kecamatan Baureno. Seperti di Desa Kalisari, Tanggungan, Lebaksari di Dusun Gowok dan Parengan, Desa Kadungrejo dan Pucangarum.

Namun karena tadi waktu sudah malam, sehingga tidak bisa melanjutkan lagi ke desa-desa terdampak yang lain. "Akan kita lanjutkan lagi di beberapa desa terdampak lainnya. Bantuan yang dibagikan berupa nasi bungkus, 1000 paket Sembako dan air mineral," jelasnya.

Ditambahkan Umar, ia turut prihatin dan  juga ber empati terhadap mereka yang menjadi korban banjir. Diharapkan, dengan bantuan yang diberikan bisa sedikit mengurangi beban mereka.

"Kita ada di tengah-tengah mereka, alam tidak bisa ditaklukkan tapi bisa disiasati. Mereka tidak sendiri, kita ada bersama masyarakat dikala susah maupun senang," imbuhnya.

Tampak dalam pendistribusian bantuan tersebut, para penerima bantuan begitu senang menerimanya. Pasalnya sudah beberapa hari ini, lingkungannya terendam banjir. (Ang/Lis)

Sebuah Rumah Di Sukorejo, Terbakar

Suara Bojonegoro     Minggu, Desember 04, 2016    
Reporter : Bima/Lina

suarabojonegoro.com - Kebakaran sebuah rumah terjadi di Jalan Sunan Kalijaga, Kelurahan Sukorejo, RT 17 RW 08, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, kebakaran yang menghanguskan 1 rumah ini yang terjadi ini sempat mengaggetkan warga sekitar, Minggu (4/12/16) malam ini pukul 19:30 WIB.

Dari data suarabojonegoro.com kebakaran ini diduga bermula dari adanyab konsleting arus pendek listrik, dam ditengarai sebelum terjadi kebakaran anak pemilik rumah mengecash Handphonenya dan di tinggal ke rumah familinya yang berada di karang pacar.

"Anak saya mengecash telepon karena ada saudara yang punya hajat di tinggal dan rumah dalam keadaan kosong dan terkunci," Kata Suroso pemilik rumah.

Mendapatkan laporan adanya kebakaran, Tim Pemadam Kebakaran daro BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pemkab Bojonegoro langsung menuju ke lokasi dan menaklukkan si jago merah.

"Ada 2 pemadam ke lokasi," ujar Budi, salah satu warga setempat.

Api dapat di padamkan 30 menit kemudian dan akibat kebakaran ini pemilik rumah atau korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. (Bim/Lin)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .