Mitra

Mitra

Mitra

Mitra

Muatan Batu Ditutup Seenaknya, Rawan Bahaya Pengguna Jalan Lain

Suara Bojonegoro     Selasa, April 25, 2017    
Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -  Muatan truck yang biasa mengangkut batu batuan yang berasal dari pegunungan Rengel, yang dibawa ke Bojonegoro melalui kecamatan Soko dan masuk Bojonegoro, sangat rawan sekali bahaya, Selasa (25/4/17).

Pasalnya,  Dari pantauan suarabojonegoro.com, tampak kondisi Truck yang memuat bebatuan, melalui jalur jalan Poros Kabupaten antara Bojonegoro menuju Tuban ini, sungguh sangat membahayakan pengguna jalan raya lainnya, karena bak truck yang seharusnya dimuati batu secukupnya, sesuai dengan kapasitas bak truck, akan tetapi tampak muatan melebihi kapasitas, dan sangat rawan apabila muatan jenis batu tersebut jatuh dan menimpa pengguna jalan yang lain.

"Melihat kondisi penutup muatan batu jenis pedel atau yanh lain sepertinya tak serius dan rawan jatuh dijalan, " Kata Farid,  salah satu warga Soko.

Hal tersebut terjadi dalam setiap harinya, dan kendaraan kendaraan tersebut lalu lalang dengan bebasnya di jalur Tuban menuju Wilayah Bojonegoro ini, tanpa ada tindakan atau pengawasan dari pihak petugas Dinas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) maupun Polisi lalu Lintas.

Farid juga menjelaskan bahwa pemandangan tersebut sudah setiap hari, dan pengemudi truck tersebut sudah terbiasa mengangkut muatan batu dengan melebihi kapasitas bak Truck mereka.

“Sudah biasa setiap hari dan sopirnya juga sudah terbiasa,” katanya pada suarabojonegoro.com.

Wargapun memang terkadang merasa kesal atas ulah pengemudi truck yang memberikan muatan jenis batu di bak trucknya melebihi kapasitas bak truknya, karena jika terjatuh batu yang di muatnya akan menimpa pengguna jalan, atau terjatuh dan di tabrak pengguna jalan lainnya hingga terjatuh dan mengalami kecelakaan.

Warga berharap agar petugas yang berwenang segera menertibkan truck truck yang memuat batu melebihi kapasitas muatan bak truknya, sehingga pengguna jalan yang lain juga merasa nyaman saat berkendara. (ang*)

Harga Minyak Merosot 3,8 Persen

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : --

suarabojonegoro.com -  Harga minyak mencatatkan penurunan terbesar dalam satu hari. Penurunan harga minyak didorong pasokan bensin naik secara mingguan untuk pertama kali dalam dua bulan. Senin (24/4/17).

Selain itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) di bawah US$ 51 per barel usai rilis bank sentral Amerika Serikat (AS) atau the Federal Reserve.

"Tidak ada hal signifikan dari rilis the Federal Reserve. Tak ada hal yang menghentikan the Federal Reserve untuk menaikkan suku bunga pada Juni, jadi dolar AS reli dan menambah tekanan ke harga minyak," ujar Analis Price Futures Group Phil Flynn seperti dikutip dari laman Marketwatch.

Harga minyak WTI untuk pengiriman Mei turun US$ 1,97 atau 3,8 persen menjadi US$ 50,44 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan di London, harga minyak Brent untuk pengiriman Juni melemah 3,6 persen ke level US$ 52,93 per barel.

The US Energy Information Administration merilis sejumlah data. Pasokan minyak turun 1 juta barel hingga pekan berakhir 14 April. The American Petroleum Institute melaporan pasokan minyak turun 840 ribu barel. Sementara itu, pasokan minyak naik 1,5 juta barel dari perkiraan turun 2 juta.

"Hasil imbal dalam persediaan minyak akhirnya dipengaruhi pasokan bensin," ujar John Macaluso, Analis Tyche Capital Advisors.

Sumber:
http://m.liputan6.com/bisnis/read/2926081/harga-minyak-merosot-38-persen

Asik Berpacaran Di Alun-Alun, Tiga Pasangan Ini Digelandang Satpol PP

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : Bima Rahmat

Berdasarkan laporan dari masyarakat terkait banyaknya muda mudi yang sedang asik berpacaran di kawasan publik yakni taman alun-alun Kota Bojonegoro, berdasarkan laporan tersebut sore hari ini petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro menyisir di kawasan jantung Ibu Kota Bojonegoro ini.

Dari penyisiran tersebut petugas berhasil mengamankan tiga pasangan muda mudi yang sedang asik berpacaran dan berpeluk pelukan. Senin (24/04/17).  

"kita amankan tiga muda mudi yang sedang asik berpacaran dan berpeluk-pelukan", kata Agus Purnomo selaku Komandan Pleton (Danton) Satuan Poliso Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro.

Selanjutnya guna kepentingan Pendataan serta Pembinaan ke tiga muda mudi tersebut digelandang Petugas ke Kantor Satpol PP Jalan Mas Tumampel No 2 Kabupat3n Bojonegoro.

"Untuk Pembinaan serta Pendataan kita bawa mereka ke Kantor Satpol PP", tambahnya.
                                                                     
Melalui media suarabojonegoro.com ini Pak Agus sapaan akrap pria ini menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan ruang publik dengan semestinya. Pasalnya diruang publik tersebut didalamnya terdapat anak-anak yang masih dibawah umur, sehingga tidak pantas apabila dipergunakan hal-hal yang tidak baik.

"Taman alun-alun adalah tempat publik, banyak anak-anak di dalamnya,
kalau dipergunakan pacaran ya tentunya tidak pantas", ujarnya. (Bim/red)

Warga Sumberrejo Di Tangkap Polisi Di Surabaya

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter: --

suarabojonegoro.com -  Ahmad Ferry (42), Sabtu (21/4/2017) dibekuk anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di tepi makam Peneleh, Surabaya.

Pria asal Jl Raya Sumberejo, Bojonegoro ini ditangkap tak jauh dari rumah kosnya karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu.

Kanit Idik II Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP M Yasin menjelaskan, penangkapan terhadap Fery dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat yang menyebutkan terjadi transaksi narkoba yang dilakukan tersangka.

"Tersangka Fery ditangkap di Pinggir jalan Makam Peneleh," sebut Yasin, Minggu (23/4/2017).

Kepada petugas, tersangka Ferry mengaku baru datang dari Lumajang ke Surabaya dengan bus setelah mengunjungi kerabatnya.

"Saat tiba di terminal Purabaya, tersangka Fery bertemu dengan seorang bandar sabu yang dikenlnya," ucap Yasin.

Lewat pertemuan itulah, lanjut Yasin, tersangka Fery membeli sabu yang rencananya akan digunakan bersama dengan seorang temannya.

Belum sampai ke rumah temannya tersebut, Ferry diringkus oleh anggota satreskoba.

Dari penangkapan terhadap Fery, petugas menyita barang bukti satu poket sabu seberat 0,72 gram, satu senter dan satu tas cangklong.

Tersangka Ferry mengaku, sabu itu akan digunakannya bersama seorang temannya. Dia mendapatkannya dari teman lamanya saat bertemu di terminal Bungurasih Surabaya.

"Saya ketemu teman di Bungurasih setelah berkunjung famili di Lumajang," aku tersangka Fery," akunya.

Kini Ferry dijebloskan dalam penjara dan menambah daftar penghuni sel tahanan di Mapolrestabes Surabaya. Dia akan dijerat dengan pasal 112 Ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Foto: Ilustrasi
Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2017/04/23/pria-bojonegoro-ini-dibekuk-polisi-di-tepi-makam-peneleh-surabaya-ini-alasannya

Balai Desa Gayam Didemo Puluhan Aktivis Mahasiswa?

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi 


suarabojonegoro.com -  Puluhan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Pengurus Komisariat (PK) PMII Sunan Giri Kabupaten Bojonegoro. Berkumpul di depan balai desa Gayam, Kecamatan Gayam untuk melakukan orasi demontrasi.

Para aktivis melakukan orasinya di bawah teriknya panasnya matahari. Namun, aksi demontransi tersebut bukan sesunguhnya melainkan adalah simulasi aksi, yang dilaksanakan oleh PK PMII Sunan Giri, dalam rangkaian pelatihan Kader Dasar PMII.

Muhamad Nur Khayan, selaku ketua Komisariat Sunan Giri mengatakan, bahwa simulasi aksi ini dilakukan sebagai pembekalan mental maupun moril bagi seluruh peserta pelatihan kader dasar. Pasalnya sebagai seorang aktivis yang dibekali dengan intelektual, mereka juga harus siap untuk turun jalan dalam melakukan demontransi.

"PMII, adalah kaum intelektual dan juga petarung jalanan, ini bagian dari pelatihan," kata kayan sapaan akrabnya.

Pelatihan Kader Dasar, di mulai dari tanggal 21 April hingga 25 april 2017, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 45 orang. Baik, dari kampus Sebojonegoro dan Kader PMII dari luar Bojonegoro.

"Dari pelatihan ini, diharapkan menjadi kader PMII yang militan, yang berkontribusi untuk nusa  dan bangsa, untuk membela para masyarakat yang tertindas," ungkapnya.

Kader PMII yang juga mayoritas adalah kader Nahdatul Ulama (NU), selalu bergerak dengan kerangka berfikir ahlusunah waljamaah.

"Kita disini untuk berbakti bagi negara Indonesia, dan berkomitmen memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," tambah Khayan. (wan/lis).

PWI Tuban Gelar Khotmil Quran 30 Juz Bareng WBP

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : --

suarabojonegoro.com -  Tuban- Persatuan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban gelar pengajian dan Khotmil Alquran 30 Juz di kantornya, Jl. Basuki Rachmad, No. 68, Kekurahan Kutorejo, Kecamatan Kota, Tuban, Senin (24/4), pagi.

Kegiatan religi tersebut dalam rangka memperingati  Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW 1438 H. Pengajian yang diadakan dimulai dengan pembacaan Muqoddimah Tartil oleh Ustad Zainul Muflihin. Ustad muda jebolan dari Ponpes Muhyiddin, Surabaya itu mulai mengimami Takhtimul Quran dengan membaca wasilah.

Pembacaan ayat suci Alquran mulai terkumandang mulai Surat Alfatihah pada Juz pertama. Pertanda bahwa Khotmil Alquran mulai terlaksana. Sebagai Mubalighin ikut serta membacakan lantunan ayat Allah, Ustad Khoirul Roziqin dari Kecamatan Jenu, Tuban.

"Isro' Mi'roj ini merupakan momentum diberikannya Wahyu dari Allah kepada Nabi Muhammad. Kejadian langka ini, sepatutnya menjadi bagian sejarah umat Islam. Dengan membaca Alquran ini, kita berharap mendapatkan syafaatnya besok," Kata Ustad Zainul .


Acara nampak khusu' dengan alunan ayat bersilah Qiroah Nahawan. Berharap ridho dan karomah, ikut juga para wartawan Kabupaten Tuban membaur menjadi santri. Satu ayat dibaca, hingga 30 Juz dikhatamkan. Turut menjadi santri Tahtimul Alquran, 8 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas 2, Tuban.

"Ini ada bapak-bapak dari Lapas Tuban, dari wartawan juga ikut mengaji. Berarti ini sama- sama berharap barokah," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Tuban Pipit Wibawanto mengatakan bahwa kegiatan ini adalah usulnya dari anggotanya. Perihal seluruh kegiatan adalah bentuk hasil musyawarah sehingga bisa terwujud. Kerukunan dan kekompakan organisasi yang gawanginya memang selalu mengedepankan kebersamaan.

Mengaji dengan Khotmil Alquran bareng ustad dan WBP adalah bagian dari program sosial PWI Kabupaten Tuban. Kegiatan keagamaan ini bertujuan untuk menambah semangat dan mental wartawan dalam bertugas. Selain mengasah kemampuan jurnalisnya, sisi keagamaannya juga harus dibina.

"Momentnya pas ada Isro' Mi'roj, kita adakan pengajian dan Khotmil Quran. Selain bekerja sebagai jurnalis, kita juga memberikan siraman rohani dan keagamaan kepada rekan-rekan jurnalis Tuban . Berbarengan dengan itu, para Napi ini juga ikut mengaji, secara sosial kita ajak mereka agar berbaur dengan kita. Rencananya, setiap tahun kita agendakan kegiatan religi ini," ungkap jurnalis MNC Group ini.



(Pers Rilis PWI Kabupaten Tuban).

Sempat Vakum, IPNU-IPPNU Dander Melangsungkan Beberapa Kegiatan dengan Remas Al-Falah Desa Growok

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Oleh: Vita Setya

suarabojonegoro.com -  Memperingati isro’ mi’roj Nabi Muhammad SAW. Diselenggarakan jalan santai (Growok 23/4) yang diikuti kurang lebih 2000 peserta dari warga sekitar Kecamatan Dander. Agenda tersebut sudah menjadi rutinitas tahunan remas masjid Al-Falah Dukuh Gempol Desa Growok, namun kali ini bekerjasama dengan PAC IPNU-IPPNU Dander. Jalan santai berlasung lancer diiringi penampilan apik Drum Band dari SDN 1 Growok. Minggu (23/4/17).

Acara semakin meriah dengan adanya music hiburan. Diselingi pengundian hadiah sepeda gunung sebagai hadiah utama beserta puluhan hadiah hiburan. IPNU-IPPNU Dander turut mengambil bagian dengan membuka bazaar berupa jajanan.

“Saya senang walau kupon yang saya bawa tidak ada yang dapat,” jelas Putri salah satu peserta. Sebelum pengundian hadiah utama, dilakukan santunan untuk anak yatim daerah Dander.

Kegiatan belum selesai di situ, berlanjut malam puncak acara yaitu prosesi pelantikan pengurus PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Dander. Kemudian pengajian dengan pembicara Kang Prabu dihibur hadrah remas Al-Falah. M. Choirul Anam selaku ketua panitia menyebutkan, bahwa Terdapat kurang lebih 70 panitia yang terdiri dari IPNU-IPPNU Dander dan remas keduanya kompak serta solid.

“Panitianya merupakan gabungan namun terdapat satu kepaduan yang saling mengisi. Seberat apapun beban selama memiliki niat yang kuat maka akan terasa ringan,” tutur Fauzan penanggungjawab acara.

Pelantikan yang berlangsung di Masjid Al-Falaq ini dihadiri oleh PC IPNU-IPPNU Bojonegoro, MWC NU Dander, PAC Muslimat NU Dander, PAC Fatayat NU Dander, PAC Ansor Dander, PR Muslimat NU Dander, PN dan Banser dari kecamatan Dander.

“Salut kepada rekan yang telah menyempatkan hadir dan ini merupakan awal dari semangat berjuang dan bertaqwa. Kedepannya semoga IPNU-IPPNU bias menjadi media dakwah di masyarakat sekitar,” terang Aza Alifudien, Ketua IPNU Dander.

Organisasi yang pernah vakum beberapa tahun ini kemudian dihidupkan kembali pada bulan Maret 2017 lalu. Ketua IPPNU dander Siti Nur Afifah menambahkan, “Ini baru awal tonggak perjuangan. Semoga setelah pelantikan ini bias berkembang dan terus tidak ada lagi yang namanya kevakuman. Terlebih nantinya bias mendirikan ranting sekecamatan Dander.” tambahnya.  (Vit/WB)

Hendak Belok, Truk Ini Ditabrak Sepeda Motor

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Kecelakaan antara sepeda motor dengan truk terjadi di jalur Bojonegoro-Ngawi, tepatnya di jalan raya turut wilayah Desa Geneng Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro pada Minggu (23/04/2017) sekira pukul 07.30 WIB pagi.

Diduga pengendara motor kurang memperhatikan situasi di depannya sehingga sepeda motor yang dikendarainya menabrak dari belakang truk yang hendak belok, akibatnya pengendara sepeda motor mengalami patah kaki tertutup bagian betis kanan sedangkan untuk pembonceng mengalami luka ringan dan keduanya harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Honda Vario 125 nomor polisi S 6708 DH, yang dikendarai Moh Nurqosim (37), berboncengan dengan Siti Nurcahyani (27), keduanya beralamatkan di Desa Sambong RT 001 RW 001 Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, dengan kendaraan truk nomor polisi K 1320 LN yang dikemudikan Juwat (62), alamat Desa Gondel RT 004 RW 003 Kecamatan Kedungtuban Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah.

Menurut keterangan saksi Yoko (50), Kepala Dusu Plumpung Desa Geneng Kecamatan Margomulyo yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, kronologi kecelakaan tersebut bermula saat truk nomor polisi K 1320 LN, berjalan dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan pelan. Sesampai di lokasi kejadian, hendak berbelok ke kanan dan sudah menyalakan lampu sein. Pada saat bersamaan, dari arah belakang meluncur dengan kecepatan sedang, sepeda motor Honda Vario 125 nomor polisi S 6708 DH.

“Pengendara motor tidak dapat menghindar dan menabrak bagian belakang truk yang kemudian terjatuh.” terang Yoko, kepada petugas yang melakukan olah TKP.

Senada dengan yang disampaikan saksi, Kapolsek Margomulyo, AKP Marjono, menerangkan bahwa kecelakaan ini terjadi diduga karena pengendara sepeda motor kurang memperhatikan arus lalu lintas di sekelinglingnya. Ditambah lagi, lampu sein yang dimiliki truk, menyala kurang begitu jelas.

“Lampu sein truk menyala samar-samar,” terang Kapolsek.

Akibat peristiwa tersebut, pengendara sepeda motor mengalami patah kaki tertutup bagian betis kanan sedangkan untuk pembonceng mengalami luka ringan dan keduanya segera dibawa ke RSUD Padangan untuk perawatan lebih lanjut.

Untuk tahap awal, peristiwa kecalakaan ini ditangani oleh anggota Polsek Margomulyo. Selanjutnya penanganan dilimpahkan ke anggota Satlantas Pos Lantas Tinggang.

Melalui media ini, tak lupa Kapolsek Margomulyo menyampaikan himbauan kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga batas kecepatan. Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara. “Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan.” pungkas Kapolsek. (ney/lis)

Foto: Ilustrasi

Asyik Indehoy, Pasangan Selingkuh Ini Digerebek Warga

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Mendengar adanya penggerebekan pasangan oleh warga Desa Bobol Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro, Polsek Sekar Sabtu (22/4/2017) sore hari pukul 17.30wib bertindak cepat mengamankan pasangan selingkuh tersebut agar tidak terjadi tindakan anarkis.

Brigadir Ahmid selaku Bhabinkamtibmas Desa Bobol Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro bersama petugas jaga, bertindak cepat mengamankan kedua pelaku. SP (41th) laki - laki, warga dukuh Kalikampok Rt 20 Rw 07 Desa Bobol Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro, bersama LS (45th), perempuan yang merupakan tetangga SP di bawa ke Mapolsek Sekar.

Kejadian bermula ketika warga curiga terhadap SP yang sering berkunjung kerumah LS, saat suami LS tidak ada dirumah. Sore itu, warga kembali mengetahui kalau SP berkunjung lagi ke rumah LS yang rumahnya berdekatan.

Karena merasa curiga, akhirnya warga ramai ramai menggerebek rumah LS. Karena tidak bisa mengelak dari penggerebekan warga, SP dan LS pun pasrah ketika mereka berdua dibawa ke rumah Kepala Dusun untuk diamankan.

Begitu mendapati warganya membawa kedua pasangan selingkuh tersebut kerumahnya, Kepala Dusun Kaliklampok langsung menghubungi pihak Bhabinkamtibmas untuk melakukan mediasi.

"Kami langsung menghubungi petugas Bhabinkamtibmas untuk membawa pelaku perselingkuhan ke polsek Sekar" Terang Kepala Dusun Kaliklampok Desa Bobol Kecamatan Sekar Kabupaten Bojonegoro.

Polsek Sekar yang menangani kasus tersebut juga memanggil masing-masing istri dari SP dan suami dari LS. Dari hasil mediasi, kedua belah pihak sepakat tidak meneruskan permasalahan tersebut ke jalur hukum. Namun SP dan LS harus berjanji tidak akan mengulanginya kembali dan diminta untuk membuat surat pernyataan.

"Usai kami bawa ke Polsek, masing-masing pasangannya juga kita undang. Istri dari SP dan Suami LS sepakat, tidak meneruskan ke jalur hukum. Namun SP dan LS diminta membuat surat pernyataan tidak akan mengulanginya lagi". Tutur Bhabinkamtibmas Desa Bobol

SP dan LS pun bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya, keduanya mengaku khilaf dan meminta maaf kepada masing-masing pasangannya. (ney/lis)

Mudahkan Pelanggan, Toko Kaos Polos "GONEM" Pindah Di Jalan Rajekwesi Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Satu lagi karya anak anak Bojonegoro dalam kratif desain kaos yang berawal dari polos kemudian menerima desain langsung dari pembeli hingga saat ini masih terus eksis dipasaran dan menjadi target bagi para remaja yang gemar dengan desain menarik pada kaos yang digunakan.

Salah satunya adalah Kaos Polos "Gonem" yang sejak beberapa tahun lalu terus mengembangkan usaha dan menjadi target bagi para remaja untuk membuat desain kaos sesuai dengan keinginannya.

Sulistya Widya Pemilik Kaos Polos "Gonem" ini mengaku bahwa para pelanggannya merasa bisa memenuhi keinginannya dalam bentuk kaos polos maupun desain, sehingga guna memudahkan para pelanggannya, dirinya memilih tempat yang strategis dan nyaman bagi pelanggan.

Di Jalan Rajekwesi nomor 72. Atau utara kantor CPM Bojonegoro, membuat mudah dijangkau oleh para pelanggan dan warga yang akan datang guna memenuhi inspirasinya dalam desain maupun kaos Polos.

"Sejak tanggal 15 kemarin kami sudah pindah dan kami sengaja memilih tempat yang mudah dijangkau dan ditemukan oleh para pelanggan sebagai bentuk layanan kami," Kata Sulistya Windya.

Dikatakan pula bahwa pelayanan Kaos Polos ini pelanggan bisa membeli secara eceran maupun partai, begitu juga cetak didesain kaosnya juga bisa bijian maupun partai.

Adapun kaos polos yang ia sediakan juga berkualitas sesuai dengan keinginan pelanggan. (Ney/Red)

*) Foto Tasyakuran Pindahan Kaos Polos "Gonem" bersama para pelanggan

Peringati Hari Bumi, FPAB Turun Jalan, 'Bumi Butuh Kasih Sayang'

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com -  Peringati hari bumi, yang jatuh setiap tanggal 22 April, sejumlah aktivis pencinta alam yang tergabung dalam Forum Pecinta Alam Bojonegoro (FPAB) mengadakan aksi turun jalan. Diseputaran Alun-alun Bojonegoro, Minggu (23/4/17) pagi.

Aksi jalan kali ini berbeda dengan aksi lainya. Kegiatan yang diikuti juga oleh puluhan aktivis lingkungan dari Kabupaten Tuban, Lamongan dan Cepu itu melakukan beberapa rangkaian acara, seperti melakukan aksi teatrikal, bagi-bagi bibit dan aksi cabut paku di pohon seputar Alun-alun.

Koordinator aksi, Saiful Anam usai kegiatan mengatakan, kegiatan ini  mengambil tema 'bumi butuh kasih sayangmu', pihaknya mencoba mengingatkan kepada masyarakat umum agar selalu menjaga kelestarian alam.

"Ingin memberi pesan bahwa pentingnya menjaga alam, dan memberikan pesan untuk menjaga bumi dengan hal-hal kecil yaitu di mulai dari diri kita sendiri," ungkap Anam.

Ditambahkan olehnya, kegiatan-kegiatan seperti ini akan tetap rutin dilakukan, sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam.

"Semoga masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga alam ini," pungkasnya. (wan/red).

Perguruan Silat N.U Pagar Nusa Gelar Latihan Bersama, Polsek Kepohbaru Berikan Penyuluhan.

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com -  Perguruan silat N.U Pagar Nusa ranting Kepohbaru mengadakan latihan bersama. Latihan yang dilaksanakan di Desa Betet Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro tersebut dihadiri oleh sekitar 100 orang.

Polsek Kepohbaru yang melaksanakan pengamanan pagi tadi Minggu (23/04/2017) menerjunkan beberapa personilnya. Dalam pengamanannya, kanit provost Polsek Kepohbaru selaku perwira pengendali memberikan arahan.

Arahan yang disampaikan diawal tersebut, diharapkan mampu membawa kegiatan kali ini berjalan dengan lancar. "Mari kita sama sama menjaga kegiatan ini, sehingga tidak ada kejadian yang tidak diinginkan" Tutur Aiptu Tono S Kanit Provost Polsek Kepohbaru.

Selain itu, Aiptu Tono S juga mengajak para warga perguruan silat N.U Pagar Nusa untuk membantu menjaga keamanan dilingkungannya." Mari kita sukseskan program pak Kapolres Bojonegoro, dengan menjaga keutuhan masing masing club" Tutur Aiptu Tono S

Dengan peran aktif warga masyarakat khususnya warga Pencak Silat, diharapkan mampu meningkatkan Kamtibmas dan juga perdamaian di Masyarakat  Bojonegoro. (ney/lis)

Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung Di Sungai Begawan Solo

Suara Bojonegoro     Senin, April 24, 2017    
Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di tepi Sungai Bengawan Solo, turut wilayah Kelurahan Jetak Kecamatan Bojonegoro Kota Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (23/04/2017) sekira pukul 14.00 WIB siang.

Saat ditemukan, mayat laki-laki tersebut mengenakan pakaian atas, kaos pendek warna krem bertuliskan righthere, bawah celana warna biru dan celana dalam warna hijau.

Menurut keterangan Kapolsek Bojonegoro Kota, Kompol M Usmas MPd, pihaknya menerima laporan setelah mayat tersebut sudah di evakuasi di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Pada awalnya BPBD menerima laporan dari warga, adanya sesosok mayat yang mengapung di Bengawan Solo. Selanjutnya petugas SAR Gabungan segera mendatangi lokasi penemuan dan langsung mengevakuasi mayat tersebut .

“Jenazah selanjutnya dibawa ke kamar jenazah RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, dengan mobil ambulance dari RS Wahyu Tututo,” terang Kompol Usman.

Kapolsek menambahkan, berdasarkan pemeriksaan luar, diketahui ciri-ciri jenazah berjenis kelamin laki-laki, usia diperkirakan 35 tahun, panjang mayat 166 centimeter, kulit coklat asia, rambut hitam panjang 7 centimeter, pakaian atas kaos pendek warna krem bertuliskan righthere, bawah celana warna birudan celana dalam warna hijau bertuliskan kasogi.

“Pada kepala, leher, dada, perut dan punggung, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan mayat dalam proses pembusukan,” terang Kapolsek.

Wajah korban menurut Kapolsek juga sulit dikenali, pada wajah terdapat bekas gigitan di pipi kanan. Sedangkan untuk pemeriksaan dalam, setelah tenggorokan dibuka, terdapat kotoran air. Selain itu, diperkirakan mayat sudah meninggal kurang lebih sejak 5 hari lalu.

“Diduga korban meninggal akibat tenggelam yang ditunjukkan dari pemeriksaan tenggorokan tersebut,” imbuh Kapolsek.

Sampai saat ini, identitas mayat laki-laki tersebut masih belum diketahui dan masih dalam pemeriksaan kepolisian bersama dokter kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro.

Kapolsek menyampaikan pada kami, apabila ada warga masyarakat di sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo yang merasa kehilangan keluarganya, dapat berkoordinasi dengan kepolisian setempat atau langsung menghubungi RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro. (ney/lis)

Persibo Unggul 1 - 0 Dari Persema Di Babak II

Suara Bojonegoro     Minggu, April 23, 2017    
Reporter : Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Setelah 0 - 0 skor pertandingan antara persibo Bojonegoro dan Persema Malang,  dan melewati babak pertama,  akhirnya pada Babak ke II persibo mampu membobol gawang Persema pada menit ke 85.

Gol yang didapat oleh Tim persibo ini setelah Aldo pemain dengan nomor 9 melakukan tendangan penalti ke gawang persema. Minggu (23/4/17)

Gemuruh para suporter didalam stadion Letjen H Soedirman pun rak terelakan lagi,  setelah bola masuk ke gawang lawan dengan mulus, dan akhirnya hingga babak akhir Persibo unggul 1 - 0 dari Persema Malang.

I Putu Gede merasa lega meskipun anak anak asuhannya itu belum finishing saat latihan, namun dirinta berharap pada pertandingan selanjutnya akan mempersiapkan lebih baik lagi.  (wan/red)

Kehabisan Tiket Suporter Nekat Panjat Dinding Stadion

Suara Bojonegoro     Minggu, April 23, 2017    
Reporter : Bima Rahmat


suarabojonegoro.com -  Suporter Persibo Bojonegoro mengeluhkan harga tiket yang terlalu mahal dan banyaknya calo yang menjual dengan harga yang sangat mahal.

Boromania julukan bagi Suporter Persibo ini datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bojonegoro yang ingin menyaksikan jalannya pertandingan Tim kesayangannya berlaga di ajang pertandingan persahabatan melawan Arema Malang sore hari ini. Minggu (23/04/17).

Dari pantauan media suarabojonegoro.com di Stadion Letjen H. Soedirman para Sporter tersebut nekat memanjat didinding stadion.

"Mau beli tiket mahal mas, apa lagi kalau beli tiketnya di calo", kata Yusup salah satu penonton asal Baurno yang memanjat dinding stadion.

Sementara itu bagi Suporter yang tidak berani memanjat diding mereka lebih memilih untuk duduk-duduk di halaman depan stadion sembari becanda dan menikmati jajanan.

"Mending nuggu saja, biasanya babak ke 2 gerbang dibukak", kata Santi salah satu Sporter Cewek asal Kecmatan Kota. (Bim/red).

Media Partner

Media Partner

Media Patner


© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .