Advertise Here

Artikel & Opini

Saturday, December 16, 2017

Dosen Peternakan Politeknik Tuban Raih Beasiswa ke Belanda

    Saturday, December 16, 2017   No comments

suarabojonegoro.com - Sebanyak 2 dosen Politeknik Pertanian dan Peternakan (Poltana) Mapena Tuban dari program studi produksi ternak serta 100 dosen dari politeknik seluruh Indonesia menerima beasiswa Retooling Kompetensi Vokasi Dosen Pendidikan Tinggi Vokasi dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. Beasiswa tersebut diberikan dalam rangka pengembangan program pendidikan vokasi, khususnya politeknik dan merupakan bagian dari program revitalisasi politeknik. Para penerima beasiswa mengikuti training selama kurang lebih 2 bulan di berbagai negara seperti Belanda, Austria, Swiss, Canada dan Austria. Lokasi training disesuaikan dengan keahlian/ kompetensi bidang masing-masing. Para peserta dilepas secara resmi oleh perwakilan Direktur Jenderal Kelembagaan, Iptek dan Pendidikan Tinggi, hari Minggu (15/10/2017), di Hotel Ibis Styles Jakarta Airport.

Ali Saifudin dan Siti Aslimah yang merupakan dosen Poltana Mapena beserta 11 dosen dari politeknik dengan bidang peternakan mengikuti pelatihan bertemakan “Retooling Agro Education” selama 2 bulan di Aeres University of Applied Sciences, salah satu kampus vokasi ternama di Belanda yang berlokasi di Dronten, Almere dan Wageningen. "Banyak hal yang kami dapatkan dari kampus ini, terutama bagaimana mereka menjalin link and match dengan industri" ungkap Ali Saifudin. Pria yang juga kaprodi produksi ternak Poltana Mapena Tuban ini menjelaskan, Aeres berkolaborasi dengan industri tidak hanya sebagai tempat magang untuk mahasiswanya, yang sebagaimana umumnya kampus di Indonesia, tapi mereka juga melakukan rekrutmen tenaga terampil, memberikan bantuan fasilitas pembelajaran, pengembangan kurikulum dan juga riset bersama industri.

Aslimah yang merupakan dosen junior di Poltana Mapena dan juga peserta training termuda merasa sangat bersyukur dan senang dapat mengikuti kesempatan yang baik ini untuk memperluas jaringan, menimba ilmu dan menambah kekayaan wawasan mengenai studi peternakan. “Banyak hal yang saya dapatkan, seperti:  bagaimana  mendesain dan  mengembangkan kurikulum pendidikan tinggi vokasi agar sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, masyarakat dan industri. Selain itu juga terkait metode pembelajaran di kelas beserta beberapa media/ teknologi yang digunakan, seperti Massive Open Online Course (MOOC), Kahoot, Pow Toon, dll. Sebagai gambaran singkat, MOOC yaitu sistem pembelajaran berupa kursus online secara besar-besaran dan terbuka dengan tujuan untuk memungkinkan partisipasi tak terbatas dan dapat diakses melalui web. MOOC juga menyediakan forum pengguna interaktif yang membantu dalam membangun komunitas bagi mahasiswa dan dosen. MOOC merupakan perkembangan terbaru dalam hal pendidikan jarak jauh (e-Learning)”, ujar Aslimah.

“Selain melakukan kegiatan pembelajaran di dalam kelas, kami juga melakukan studi ekskursi ke beberapa industri, perusahaan, training centre, peternak di Belanda dan event terkait, seperti For Farmers (perusahaan pakan nomer 1 se-Eropa), Nice to Meat International (perusahaan supplier daging sapi, babi, ayam), FLYNTH (perusahaan jasa konsultan pertanian, keuangan, agribisnis), Dairy Exhibition Hardenberg (Dairy ekhibition terbesar se-Belanda), Practical Training Centre (PTC+) di Berneveld, AERES university farm,  termasuk ke peternak di sekitar provinsi Flevoland (provinsi termuda di Netherlands yang merupakan salah satu sentra pertanian-peternakan”, imbuh wanita yang merupakan alumni Institut Pertanian Bogor.

Ali Saifudin yang menyelesaikan program masternya di Malaysia ini menegaskan “setelah kembali dari Belanda, semoga kami dapat memberikan kontribusi dalam penyusunan dan pengkayaan kurikulum, modul perkuliahan bidang peternakan dan peningkatan kualitas alumni Poltana Mapena di masa datang”.  Poltana Mapena Tuban merupakan institusi pendidikan tinggi vokasi (Diploma 3) yang menyelenggarakan pendidikan jenjang Diploma 3 bidang Pertanian, Peternakan dan Agribisnis. (Lis*)

TRIO BAGUS

    Saturday, December 16, 2017   No comments
Oleh : M ABID AMRULLAH 

     
suarabojonegoro.com- Nampak dari kejauhan datang tiga pria aneh namun ganteng dan menawan. Ketika itu ketiga pria yang sedang memarkirkan motornya tepat di parkiran timur area kampus. Pakso ,Mblek dan Kace sebut saja mereka seperti itu. Pakso yang saat itu datang dengan si manisnya kuning menawan, motornya yang sangat ia sayangi melebihi pacarnya ,walaupun dia sekarang lagi jomblo sih..senyuman lebar dengan gigi terpampang sempurna kala itu sambutan selamat datang dari pakso melihat ke dua temannya yang sama-sama baru datang bersamanya. Mblek dan Kace kedua teman pakso yang senantiasa menemani pakso di saat ia susah maupun senang, di saat pakso kenyang maupun lapar. Mblek adalah teman pakso yang sangat perhatian denganya. buktinya di kala pakso sakit bahkan tidak masuk kuliah,mblek lah yang paling cemas dan khawatir memikirkan keadaan pakso. Walaupun sebenarnya pakso di rumah hanya malas ketika ia hendak berangkat kuliah. Kace temanya yang jarang Nampak disaat-saat biasa,mungkin hanya datang di saat jam kuliah dan pulang setelah jam kuliah telah usai. Keakraban ketiga pria  yang notabenya kurang kasih sayang dari lain jenis. Akhirnya membuat mereka bertiga bertingkah laku seakan-akan ketiga orang tadi memiliki hubungan khusus. Mereka Nampak mesra di saat ketiganya berkumpul. Banyak orang melihatnya mungkin aneh bahkan risih dengan lelucon-lelucon ketiga pria itu. Tapi berbanding terbalik dengan orang-orang yang sudah lama mengenal ketiga pria tadi. Orang-orang merasa senang dan juga bahagia di saat melihat tingkah laku dan kekonyolan ketiga pria tadi. Seringkali  pakso mblek dan dandi menghabiskan waktu-waktunya dengan bersenda gurau di warung mbah kandar depan kampus. obrolan yang serius namun lucu mereka tampilkan, mengundang banyak orang yang berada di warung itu ketawa dengan lepas. Hal seperti inilah yang membuat banyak teman-temanya bnyak yang suka dengan ketiga priia ganteng itu.
           
Pada waktu itu, ketiga pria ganteng itu keluar kelas ketika proses perkuliahan telah usai. Mereka bergegas datang kekantor bem di mana menjadi markas dari padanya.  ‘’ hallo makDE…’’ sambutan pakso kepada temanya yang ada di kantor bem. Senyum lepasnya yang menawan membuat banyak orang di bem tertawa dengan terpingkal-pingkal. Melepas tas merahnya dan di taruhnya di samping tembok. Kala itu mblek yung hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku temanya yang aneh. Di keluarkanlah dari saku mblek, rokok LA BOLD yang menjadi idaman pakso. Tanpa pikir panjang paksopun ricuh mencari korek yang bisa di bilang barang mahal di bem,sebab korek kerap kali hilang entah kemana dan tak tau siapa dalang di balik pencurian korek.
         
Adzan berkumandang kala itu di saat mereka dengan asyiknya sedang bercanda. Bergegaslah mereka ke lantai bawah seraya berwudu,nakal aneh bahkan nyleneh tingkah laku mereka namun mereka pria sholeh yang tak lupa dengan kewajibanya sebagai umat muslim yang tat akan perintah Allah.  Saat mereka sholatpun masih dengan cirikhas mereka. Bercanda  sebelum sholat, tetapi didalam sholat mereka tetap khusu’ dan konsentrasi penuh. Tiap kali sholat, mblek lah yang selalu menjadi imam, dengan kedewasaanya dan jiwa kepemimpinan yang dimilikinya.
           
Realita kehidupan anak-anak alay namun pembrani dengan berjiwa agamis , membuat jercak kagum pada kebanyakan orang. Mereka yang selalu menampakkan raut wajah bahagia walau sebenarnya sayatan luka hati tertutupi oleh kemanisannya di saat ia tersenyum. Luar biasa orang bilang padanya , pakso, mblek dan kace lah sekelompok pemuda yang menybut dirinya sebgai sebuah  kelompok pemuda jaman sekarang dengan sebutan ‘’TRIO BAGUS’’ yang berarrti tiga anak laki-laki bagus atau istimewa. Walau realitanya nama tidak sesuai dengan kenyataan. Namun tak masalah mereka menganggapnya, nama yang mereka pakai adalah sebuah doa agar suatu saat nanti doa tersebut bisa terwujud dan menjadi hasil dari setiap doanya itu.
         
TRIO BAGUS lahir tanpa di bentuk, dengan tidakdengan tidak sengaja kelompok itu terbentuk dengan sendirinya. Kelahiranya yang misterius itu acapkali di kaitkan dengan bermunculanya ajarn-ajaran atau paham-paham radikal baru. Gerakan pertama mereka adalah ‘’ the power of mak,em De ’’ yang berarti kekuatan para makDe, sebutan mereka kepada sesama.  Gerakan ini sontak membangkitkan semangat juang para mahsiswa kini. Dengan kekuatan bersama membela tanah air, agama ,nusa dan bangsa ini tanpa meninggalkan hak manusia sebagai mahluk sosial dengan segala kebutuhannan. Kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder. Walapun mereka hanya melihat kesosialan terletak pada ketika kita’’ NGOPI’’ nggolek inspirasi mereka mengartikanya.
         
Aktivitas mereka yang aneh dan juga nyleneh , apalgi di saat mereka melangkahkan kakinya ke depan pintu gerbang kampus seraya menikmati secangkir minuman hitam panas. Ngopi bukan skedar ngopi mereka mengatakanya, dengan ngopi inspirasi akan muncul, dang tak lupa rokok sebagai pelengkap dalam prosesi itu. Rokok yang banyak orang atau golonggan menganggapnya haram atau musry, mereka hanya tersenyum acapakali ada orang mengatakan begitu. Sebab mereka selalu ikut dan selalu tawadlu’ dengan dawuh-dawuh para alim ulama’. Rokok adalah p[erintah dariAlmaghfurlah Al Alim Al alamah KH Syaikhona Kholil Bangkalan. Pada saat itu beliau memerintahkan kepada muritnya yaitu KH Hasyim As’ari untuk berjualan tembakau, yaitu adalah tembakau Madura asli, yang sekaranmg terdapat pada rokok dji sam sou. Kemasanya pun terlihat ada Sembilan bintang yang melambangkan Sembilan Wali SONGO. Adalagi tulisan dua tiga empat yang di artikan sebagai dua rokaat pada sholat subuh,tiga rokaat pada sholat maghrib, dan empat rokaat pada sholat dluhur, ashar dan isya’. Paksalima tulisan di bawah dua tiga empat yang tertera pada kover bungku rokok dji sam soe yang di artikan sebagai, lima pancasila, lima jari tiap tangan maupun kaki, empat kiblat lima pancer.
       
Mereka selalu membuat situasi dan kondisi di saat ngopi menjadi lebih kondusif, dalam artian gaduh, rame, ricuh tak masalah asalkan pembahasan dalam diskusi itu menghasilkan suatu prodak pemikiran yang luar biasa. Pakso yang dilihat lebih menonjol dalam setiap argumentasinya, dengan argmunnya yang logis dan juga dapat ditrima oleh akal fikiran.
         
Kace yang terlihat jarang berkumpul dan jarang bersama dengan mereka sebab aktivitas dan juga kesibukan kace yang luar biasa. Ia pun di rumah sebagai guru ngaji dan juga sebagai olahragwan yang handal. Kesibukanya itu lantas tak membuat ia ingin lepas bahkan menghianati teman seperjuanganya dalam TRIO BAGUS. Teman-temanya pun saling menyadari bahwa setiap kesibukan dan urasan orang itu berbeda-beda. Makanya disinilah managemen waktu yang sangat kita perlukan agar kesibukan tidak menjadi alasan bagi kita untuk berorganisasi dan memperluas kadar kaeilmuan kita. Saling membantu itulah hakikat kita sebagai kaum berorganisasi, wlaupun kita bukan sedarah daging namun persahabatan dan persaudaraan kita melebihi layaknya saudara kandung. Disaat yang tak disangka-sangka mereka selalu memunculkan ide-ide kreatif sebagai wujud dari hasil dari impian-impian mereka. Walau sungguh berapa kali mereka bermimpi tanpa adanaya bilangan jumlah. Keinginan dari pakso mblek dan kace yang selama ini hanya masih menjadi harapan belom samapai dalam kerealisasian adalah terciptanya Mahasiswa Islam Indonesia yang selalu aktif kreatif inovatif dan berjiwa agamis dalam menyikapi segala sesuatu. Mereka meyakini apabila kaum mahasiswa islam Indinesia ini telah bergerak dengan pergerakanya nanti, pasti Indonesia akan lebih baik dari sebelumnya. Mereka masih bisa berharap dan berharap, kapan semua akan terwujud. Harapan mereka yang selalu teriring doa setiap saat semoga pada suatu hari nanti akan terwujud bukan hanya sekedar angan-angan tanpa adanya perwujudan yang nyata. Mereka selalu menanamkan kepada dirinya sendiri kepercayaan diri yang tinggi dan selalu menjadi diri sendiri, karena merek paham, kita ingin menjadi seperti orang lain, padahal diluaran sana banyak orang lain yang ingin menjadi di posisi kita saat sekarang ini. Selalu bersyukur atas segala nikmat dari Allah. Sekecil apapun nik mat dariNya apa bila kita mnesyukuri maka akan di tambah dengan tambahan yang luar biasa oleh Allah SWT.
         
Keadilan yang haqiqi adalah keadilan dari Allah SWT. Pemimpin di dunia hanya manis di bibir pahit akan kinerja dan realitanya. Banyak opsi namun sedikit solusi. Hanya komisi yang mereka cari. Itulah anggapan dari trio bagus kepada pemimpin-pemipin jaman now.

*) Penulis adalah mahasiswa stai Attanwir Bojonegoro 

Sosialisasikan Budidaya Kelapa Kopyor, Satya Yudha Bagikan Kendaraan Pengangkut Sampah & Tunas Kelapa

    Saturday, December 16, 2017   No comments
Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Satya Yudha, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) IX (Bojonegoro-Tuban), bersama lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UPN 'Veteran' Jawa Timur. " memberikan sosialisasi Budidaya Kelapa Kopyor kepada Masyarakat,  di Des Plesungan,  Kecamatan Kapas,  Bojonegoro. Sabtu (16/12/17).

Menurut Satya Yudha,  selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga mengembangkan pertanian. Sehingga perkembangan pertanian harus dilakukan guna peningkatan kesejahteraan masyarakat khusunya petani.

Selain memberikan bibit kelapa kopyor, Satya Widya Yudha juga membagikan kendaraan roda tiga yang digunakan mengangkut sampah yang diberikan langsung kepada penerima manfaat di balai desa Plesungan.

"Saya berharap kepada penerima manfaat, supaya bantuan yang diberikan itu digunakan sesuai fungsinya. Termasuk menggunakan kendaraan untuk mengangkut sampah, jangan disalahgunakan," Terang Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ini.

Selain itu,  Anggota Fraksi Golkar ini juga menyampaikan agar masyarakat juga bisa memanfaatkan apa yang sudah didapat dan dilanjutkan dengan pengembangan sistem hasilnya nanti baik dari bibit kelapa Kopyor maupun Kendaraan Roda tiga pengangkut sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah, yang mengucapkan terimakasih kepada Satya Widya Yudha, anggota DPR RI komisi VII, karena telah memberikan usulan dan anggaran di kementerian lingkungan hidup.

"Kami akan melakukan pendampungan agar pemanfaatn dari bantuan ini bisa tepat sasaran, " Kata Nurul.

Bantuan kendaraan pengangkut sampah diharapkan akan dapat mendukung pengelolaan sampah di Bojonegoro, dan hal itu juga diperlukan kesadaran masyarakat terutama pelajar. "karena banyak sekolah yang belajar pemanfaatan sampah," Tambahnya.

Ada sebanyak 30 unit motor roda tiga yang dibagikan dan ini sangat membantu pengelolaan sampah di Bojonegoro. (Sas*)

Penderita HIV di Bojonegoro Meningkat Setiap Tahunnya

    Saturday, December 16, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Ninik Susmiati, selaku Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, menyatakan bahwa sejak tahun 2009 sampai tahun 2017, terdapat 997 kasus Penderita HIV. Sedangkan yang meninggal pada tahun 2010 sebanyak 30 orang. Adapun pada bulan Agustus-Desember 2017, kasus penderita HIV bertambah sebanyak 83 orang. Sabtu (16/12/17).

"Ini menandakan ada kecenderungan naik", katanya.

Sementara itu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Komisi D, Kabupaten Bojonegoro, Bambang Sutriyono, terkait hal tersebut menyatakan bahwa banyaknya kasus penderita HIV ini tidak diimbangi dengan suport Pemerintah Kabupaten (Pemkab). Pasalnya dalam anggaran yang dialokasikan kepada pihak-pihak peduli HIV AIDS ini hanya Rp50 juta pertahun.

“Padahal APBD kita sudah mencapai Rp 3,5 triliun", jelas Polotisi dari Fraksi PDIP ini.

Pada kesempatan ini, dirinya memegaskan jika dibandingkan dengan masyarakat Bojonegoro yang mencapai 1,7 juta jiwa, maka hanya menemukan 0,0 persen.

Oleh karena itu, ia akan memperjuangkan bersama pihak terkait untuk mengalokasikan dana yang lebih besar guna untuk penanggulangan penyakit yang mematikan itu. (Bim/red).

Setrum Untuk Tikus Membawa Korban Nyawa Manusia Di Kanor

    Saturday, December 16, 2017   No comments
Reporter: Monika

suarabojonegoro.com - Seorang Petani bernama Dirun, (51 tahun), warga Dusun Manding Rt 06/04 Desa Temu Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, ditemukan meninggal tersengat listrik di Persawahan turut Dusun Peni Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor, Bojonegoro, Sabtu (16/12/2017).

Dikatakan oleh Kapolsek Kanor, AKP Imam Kanafi, dari laporan anggotanya yang mendatangi TKP (tempat kejadian perkara), Dirun (51 tahun), pada Jum’at sekitar pukul 19.30 WIB korban diketahui oleh saksi sdr. Mas’ut, (30 th), warga Desa Temu, sedang keluar dari rumah untuk mencari ikan di persawahan sekitaran rumah.

Selanjutnya dikarenakan korban belum pulang, saksi bersama saksi yang lain sekitar pukul 02.00 WIB mencari korban di sekitar sawah bersama-sama, namun korban masih belum juga ketemu.

“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh saksi dalam keadaan sudah meninggal dunia di sawah milik sdr. Ngadiran,” kata Kapolsek Kanor AKP Imam Kanafi.

Dengan adanya kejadian ini, Kapolsek Kanor, AKP Imam Kanafi, melalui media ini berpesan kepada warga yang hendak atau akan mencari ikan dengan supaya tidak pergi sendirian, agar apabila terjadi sesuatu masih ada teman yang dapat dimintai pertolongan.

Masyarakat yang mempunyai kebiasaan menggunakan setrum listrik untuk membasmi tikus di sawah juga diminta untuk lebih memperhatikan keselamatan orang lain, karena hal itu memiliki resiko yang cukup tinggi salah satunya dapat menghilangkan nyawa orang lain yang tidak tahu bahwa di sawah ada jebakan tikus.

“Bagi petani yang menggunaan alat setrum listrik untuk menjebak tikus, kami ingatkan agar sawahnya diberi tanda bahwa sawah itu dipasang setrum, agar tidak menimbulkan korban,” pesan AKP Imam Kanafi. (Nik/Lis)

*) Foto Ilustrasi Tribunnews.com

KY Suyitno Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Fakultas Teknik Unigoro

    Saturday, December 16, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Bertempat di Universitas Bojonegoro, hari ini Jumat (15/12/17) ketua Yayasan Suyitno, Arief Januarso, laksanakan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung fakultas teknik yang direncanakan berlantai  tiga. Hal ini untuk memudahkan para mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Sabtu (16/12/17).

Arief Januarso, berharap dalam proses pembangunan gedung Fakultas Teknik Unigoro tersebut agar diberi kesalamatan dan kelancaran dalam pembangun gedung dengan luas 477 meter persegi ini.

Arief Januarso, menyatakan bahwa dengan adanya pembangunan gedung fakultas teknik ini diharapkan kedepan kebutuhan kelas untuk fakultas teknik sudah terpenuhi.

"Karena selama tiga tahun terakhir ini trend jumlah mahasiswa baru yang masuk ke fakultas teknik mengalami peningkatan", katanya.

Sebagai bentuk rasa syukur serta menghormati budaya atau adat istiadat yang berkembang di masyarakat dalam acara tersebut digelar pula upacara syukuran dalam bentuk bancak'an.

"Serta nantinya membawa keberkahan untuk fakultas teknik dan universitas Bojonegoro pada umumnya. Selain itu universitas Bojonegoro ingin menghormati budaya atau adat istiadat yang berkembang di masyarakat", pungkasnya. (Bim/red).

Friday, December 15, 2017

Pudji Dewanto Tetap Diusung Dari PPP

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Terkait dengan berakhirnya perpanjangan Surat Tugas (ST) kepada bakal calon Bupati Bojonegoro, Pudji Dewanto, yang berakhir pada tanggal 15 Desember 2017, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro, Choirul Anam menyatakan bahwa DPC PPP dalam hal ini akan tetap mengusung Pudji Dewanto, untuk maju di Pilkada 2018 mendatang. Jumat (15/12/17).

Pria yang sekaligus anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, ini masih belum bisa menyampaikan hal tersebut ke publik.

"Tunggu publikasi", katanya.

Sementara itu PD, panggilan akrab Pudji Dewanto, juga masih belum dapat menjelaskan terkait berakhirnya surat tugas yang diberikan kepada dirinya itu.

"Tanyakan saja ke ketua", ujarnya.    

Adapaun pada pukul 19.30 WIB di kantor DPC Partai Gerindra nampak digelar pertemuan yang dihadiri oleh Pudji Dewanto. Namun demikian pria yang bekerja sebagai konsultan Hutan dan Migas ini tidak menjelaskan terkait pertemuannya tersebut.

"Saya kan diundang yo wajib datang", katanya.

Pudji Dewanto, kepada suarabojonegoro.com membenarkan bahwa pertemuannya tersebut terdapat pembahasan terkait Pilkada 2018 mendatang.

"Yo ada mas, monggo ditanyakan ke Gerindra aja mas", pungkaanya. (Bim/red).

*) Foto: Dok. SuaraBojonegoro.com

PB PRUI Gelar Rakernas Di Bojonegoro, Bentuk Pengenalan Rugby di Daerah

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - PB PRU (Persatuan Besar Rugby Unior Indonesia) Menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas), untuk meningkatkan prestasi serta menata organisasi Olah Raga Nasional ini agar terus bisa tercapai segala harapan ditahun 2018.

Rakernas ini bertempat di Hotel Dewarna Jalan Veteran Bojonegoro yang diselenggarakan selama tiga hari yaitu tanggal 15 hingga 17 Desember 2017, yang diikuti oleh seluruh Pengurus Tingkat Provinsi se Indonesia.

Ketua Umum Rugby Indonesia, Didik Mukrianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa PB PRUI ingin terus berkomitmen untuk mengembangkan Rugby di Indonesia dengan harapan agar kedepan Bisa meraih Prestasi yang lebih baik lagi. Jum'at (15/12/17).

"Rakerna Kita lakukan agar mampu menyusun sebuah rumusan terkaitbkerja organisasi ke depan terkait menghadapi ajang Nasional maupun Internasional," Kata Didik Mukrianto.

Pria yang juga anggota DPR RI ini mejelaskan bahwa Rugby memang belum dikenal di Daerah,  akan tetapi Rugby ini sudah menjadi industri olah raga di beberapa Negara.

Rugby ini memang tidak setenar Bola,  lanjut Didik,  Namun Rugby ini adalah olah raga yang cukuo populer di Dunia setelah olah Raga Bola.

"Kami berharap Rugby ini bisa mendapatkan suport dari Indonesia dan nantinya akan menjadikan lahan Devisa untuk Indonesia," Terang Didik Mukrianto.

Sportifitas menjadi bagian yang dijunjung tinggi dalam permainan Rugby, tidak hanya bisa mencapai prestasi akan tetapu Rugby mampu dijadikan bagian dari membangun moral dan karakter bangsa,  "Akhir akhir ini banyak generasi yang sudah terjangkiti oleh berbagai penyakit yang meresahkan bangsa, " Lanjut Wakil Rakyat dari Dapil IX Bojonegoro dan Tuban ini.

Melalui olah raga Rugby,  para atlit juga dilatih kedisiplinan,  empati dan juga kepedulian, bukan hanya konteks permainan lapangan,  akan tetapi dapat di aplikasikan di masyarakat.

Didik berharap,  agar oleh raga Rugby mampu dikenal Oleh masyarakat luas, dan menjadi idola masyarakat,  kemudian akan terbentuk para atlit Rugby yang nantinya mampu membawa dan mengharumkan nama baik bangsa Indonesia.

"Kami akan terus memasyarakatkan Rugby ditanah air, bahwa inilah adalah partisipasi kami untuk ikut membangun Bangsa," Pungkas Didik. (Wan/Red)

Raih Juara Terbaik Pertama Desa Wisata, Desa Sambongrejo Akan Mudahkan Akses & Tingkatkan Sarpras

    Friday, December 15, 2017   No comments

suarabojonegoro.com - Sambongrejo salah satu desa paling selatan kota bojonegoro dengan semangat pemuda dan didukung Pemerintah Desa akhirnya mendapatkan juara terbaik pertama pengelolaan desa wisata Kabupaten Bojonegoro 2017. Anugerah Pengelolaan Desa Wisata didapatkan berkat perjuangan selama kurang lebih satu tahun dengan semangat kekeluargaan.

"Semangat pemuda desa dan pemerintah tidak sampai berhenti disini, kita akan terus bekerja secara gotong royong dan meningkatkan destinasi wisata desa terkoneksi dengan meningkatkan sarana prasarana, " ungkap Kepala Desa Sambongrejo Eko Prastiyono.

Sampai saat ini rintisan pembangunan sarana prasarana mulai dari toilet, akses jalan,dan fasilitas lainya sedang dalam proses. Fasilitas tersebut tentu untuk memanjakan para wisatawan yang akan berkunjung ke Desa Sambongrejo yang memiliki empat destinasi wisata desa diantaranya Buton (Bukit Tono), Goland (Goa Landak), Sendang Dangke dan Wagan (Watu Gandul).

Keempat destinasi wisata Desa tersebut kini sudah bisa diakses dalam satu paket dengan naik odong-odong dengan hanya membayar cukup murah hanya Rp. 20.000,-. Dan uniknya keempat wisata desa itu menawarkan pemandangan alam dan spot foto untuk selfie berbeda, masing-masing memiliki keunikan dan kekhasan tersendiri. (Lis*)

Dua Truck Terlibat Kecelakaan Di Jalur Kalitidu

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Kecalakaan lalu litas kembali terjadi, kecelakaan yang terjadi di Jalan raya jurusan Bojonegoro - Cepu turut wilayah Desa Panjunan, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, tersebut melibatkan Truck Colt Diesel dengan No.Pol S-9831 UA, yang dikemudikan oleh Yusman warga Desa Sambong, RT01/RW01 Kecamatan   Sambong, Kabupaten Blora, dan kendaraan Truck Colt Diesel dengan No.Pol. K 1461 SB yang dikemudikan oleh Kudi warga Desa Terban, RT07/RW02 Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Jumat (15/12/17).

Kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Pukul 11.00 EIB tersebut bermula saat kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. S-9831-UA, yang dikemudikan oleh Yusman berjalan dari arah timur ke barat sesampainya di TKP mengambil haluan ke kanan hingga melebihi as jalan yang berusaha mendahului kendaraan Truck yang tidak diketahui identitasnya. pada saat yang sama dari arah berlawanan berjalan  Kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. K-1461-SB  yang dikemudikan oleh Kudi

"Karena jarak sudah dekat dan pengemudi kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. S-9831-UA, kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan saat berusaha mendahului sehingga terjadi kecelakaan", kata Irawan, salah satu saksi.

Akibat laka lantas tersebut kedua pengemudi dan penumpang kendaraan Trcuk mengalami luka-luka dan kini mendapatkan perawatan di PKU Kalitidu. Serta kerugian materi dalam insiden kecelakaan tersebut ditaksir mencapai Rp50 juta.
Berikut adalah data korban.

1. Pengemudi Kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. S-9831-UA, Nama : YUSMAN, lk,  50 th, Swasta Alamat Desa Sambong, Rt/Rw 01/01 Kec. Sambong,   Kab. Blora.(LR)
2. Penumpang Kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. S-9831-UA, Nama : SUKAMAT, lk,  55 th, Swasta Alamat Desa Pengkol, Rt/Rw 01/01 Kec. Widang,   Kab. Tuban. (LR)
3. Penumpang Kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. S-9831-UA, Nama : WARSONO, lk,  47 th, Swasta Alamat Desa Talun, Rt/Rw 07/02 Kec. Sumberejo, Kab. Bojonegoro. (LR)
4. Pengemudi Kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. K-1461-SB , Nama : KUDI, lk, 40 th, Swasta Alamat Desa Terban, Rt/Rw 07/02 Kec. Jekulo,   Kab. Kudus. (LR)
5. Penumpang Kendaraan Truck Colt Diesel No.Pol. K-1461-SB, Nama : SLAMET RIFAI, lk, 39 th, Swasta
Alamat Desa Panjang, Rt/Rw 01/03 Kec. Mbahe, Kab. Kudus. (LR)
(Bim/Red)

Sidak Gabungan Di Perbaikan Jalan Veteran, Ditemukan Tak Ada Rambu-Rambu Keamanan

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Pagi hari ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Satlantas Polres Bojonegoro serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, melaksanakan sidak perbaikan Jalan Veteran. Hal tersebut dikarenakan adanya korban kecelakaan lalu lintas serta keluhan dari pengguna Jalan Veteran khususnya di malam hari.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Fauzan, menyatakan bahwa pihak terkait harus memperhatikan aspek keselamatan baik untuk pengguna Jalan ataupun para pekerja.

"Aspek keselamatan pengguna jalan dan pekerja juga perlu diperhatikan," katanya. Kepada Dinas Pekerjaan Umum dirinya
juga mempertanyakan apakah sudah memasukkan aspek keselamatan dan berharap jangan sampai pekerjaan perbaikan Jalan ini memakan korban, khususnya bagi pengguna Jalan.

Sementara itu, Iptu Jatmiko selaku KBO Satlantas Popres Bojonegoro, juga menyayangkan terjadinya kecelakaan yang diduga disebapkan karena pekerjaan perbaikan Jalan tersebut. Ia berharap pelaksana harus menyiapkan rambu-rambu pembatas untuk keselamatan pengguna Jalan.

"lni bisa masuk ke ranah hukum", jelasnya.

Diwaktu yang sama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bojoengoro, Iskandar, kepada awak media menyatan bahwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Veteran bukanlah kejadian yang biasa. Dirinya berpendapat bahwa hal tersebut sangatlah luar biasa, karena perbaiakan Jalan tersebut tidak diberi rambu-rambu peringatan sehingga terjadilah kecelakaan.

"Sehingga berkewajibanlah pelaksana untuk bermediasi, kalau nggak ada mediasi ya bawa keranah hukum", katanya.

Iskandar juga menegaskan bahwa dalam insiden kecelakaan di Jalan Veteran tersebut merupakan kelalaian aparat. Muali hari ini walaupun proyek perbaiakan Jalan Veteran tersebut diperintahkan oleh DPRD untuk hold sampai dipasang rambu-rambu sesuai standarnya.

Sementara itu Iwan Maulana, selaku Pejabat Pelaksana Teknis, menuturkan bahwa untuk hari ini pihaknya akan berkoordinasi dengan Instansi Dishub dan Kepolisian untuk segera memasang rambu-rambu.

"Jadi khusus hari ini kita konsentrasi untuk memasang rambu, untuk keselamatan warga sekitar", ucapnya.

Terkait dengan banyaknya korban dirinya menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dishub dan Kepolisian.

"Nanti apa-apa yang akan diambil kita mengikuti Dishub dan Kepolisian", pungkasnya. (Bim/red).

Perbaikan Jalan Dikebut, Di Target Selesai Tepat Waktu

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Setelah di kebut pekerjaan perbaikan jalan di beberapa poros kecamatan di Bojonegoro oleh Dinas Pekerjaan Umum diharapkan pada akhir tahun ini masyarakat bisa menikmati jalan yang mulus. Pembangunan Jalan poros Kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada saat ini sudah mencapai 80%. Jumat (15/12/17).

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Jalan dan prasarana Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro, Iwan Sofyan.

"Dari beberapa perbaikan jalan di poros kecamatan diantaranya adalah peningkatan jalan Veteran, Jalan dengan panjang 2015 meter dan lebar 12,8 meter saat ini masih dalam tahap pekerjaaan pengaspalan", katanya. Tampak beberapa pekerja masih sibuk melakukan pengaspalan disepajang Jalan tersebut.

Selain peningkatan jalan dianas PU juga melakukan pembangunan saluran air, trotoar, pembongkaran median tengah serta pemindahan tempat lampu penerangan Jalan. Adapun dana yang dikeluarkan untuk pembangunan di Jalan tersebut dengan alokasi anggaran mencapai Rp9 milyar.

Sementara itu anggaran untuk pembangunan jalan poros kecamatan yang tersebar di beberapa wilayah diantaranya jalan poros kecamatan Baureno – Kepohbaru, Sumberjo – Kanor, Balen – Sugihwaras, Jono – Sugihan, Bojonegoro – Kunci, Ngambom – Trenggulunan, Purwosari Glagah, dan Lingkar Bubulan menelan anggaran 51 milyar. Sedangankam Anggaran untuk jembatan, drainase
dan TPT sebesar 130 Milyar.

Iwan mengharapkan pekrjaan tersebut bisa selesai tepat waktu dan Apabila pekerjaaan tidak selesai sesuai dengan dokumen kontrak, pihak PU akan memberikan perpanjangan waktu,

"hal itu sesuai dengan Pasal 93 kepres 54, dimana piahak pemborong akan diberikan kesempatan 50 hari dengan konsekwensinya denda apabila terjadi keterlambatan pekerjaaan", pungkasnya. (Bim/red).

Awas Bahaya! Ada Perbaikan Jalan Veteran

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Adannya perbaikan jalan Veteran,  Bojonegoro Kota, kondisi jalur tersebut dirasa sangat berbahaya bagi para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut, apalagi pada saat malam hari, jalur tersebut dapat membahayakan pengguna kendaraan yang melintas.

Dari pantuan suarabojonegoro.com saat malam kondisi jalan tersebut sangat gelap dan jarang adanya tanda bahaya, sehingga dengan kondisi jalur gelap ini tidak sedikit pengguna kendaraan yang terjerembab.

Mansur,  salah satu warga Panglima Polim mengatakan bahwa dirinya sempat terjerembab di jalur yg agak dalam dan hampir jatuh ketika melintas dijalur tersebut, "Saya hampir jatuh semalam mas saat saya melewati jalan veteran karena gelap dan tidak ada tanda bahayanya," Kata Mansur,  Jum'at (15/12/17).

Tampak tidak ada rambu rambu perbaikan atau peringatan bahaya apalagi saat malam, hanya terlihat karung bekas yang diletakkan di tengah jalan yg diperbaiki dibagian utara,  bahkan ada juga pohon pisang yang ditanam ditengah jalan dan diperkirakan sebagai tanda.

"Saya berharap ada tanda tanda perbaikan dengan jelas dan bisa dilihat oleh pengguna jalan pada  jalan diperbaiki atau pada sisi jalur yang rawan bahaya," Pungkas Mansur. (Sas*)

Cegah Gangguan Kamtibmas, Polres Gelar Persiapan Sambut Natal & Tahun Baru 2018

    Friday, December 15, 2017   No comments
Reporter: Monika

suarabojonegoro.com - “Kami harap tokoh agama dan tokoh masyarakat secara aktif memberikan informasi kepada kami terkait kondisi Kamtibmas yang terjadi di wilayah. Karena keamanan wilayah Bojonegoro merupakan tanggungjawab bersama tidak hanya dari Pihak Polri saja,” Disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro,  pada Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2018.

Terkait dengan terorisme dan permasalahan sosial yang terjadi ditengah-tengah masyarakat yang semakin beragam, dan untuk sukseskan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018, Kapolres meminta peran serta masyarakat untuk mendukung terwujudnya kondisi Kamtibmas yang kondusif. Kamis (14/12/17).

Disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro, bahwa tujuan diadakannya rapat itu adalah dalam rangka mengantisipasi ancaman terorisme menjelang Operasi Lilin Semeru 2018 dan mempererat soliditas untuk keamanan wilayah Bojonegoro.

“Rakor ini sebagai kesiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018, dengan rakor ini semoga timbul kerjasama yang baik antara pendeta dan pemilik tempat hiburan dengan Polri,” kata Kapolres, AKBP Wahyu S Bintoro.

Sementara itu, Kabag Ops Kompol Teguh Santoso menyampaikan bahwa, sosialisasi tentang terorisme bukan memberikan rasa takut kepada masyarakat tetapi untuk memberikan bekal deteksi dini kepada masyarakat.

“Kerjasama yang baik dengan Bhabinkamtibmas harus ditingkatkan untuk memantau perkembangan paham radikal di masyarakat,” kata Kompol Teguh.

Sementara itu, dalam rakor yang digelar di Aula Parama Satwika, perwakilan dari Hotel dan Gereja juga mengungkapkan kesanggupannya membantu Polri dalam menjaga keamanan.

Rakor dipimpin oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro yang didampingi oleh Kabag Ops Kompol Teguh Santoso dan dihadiri para Kabag, Kasat, Kapolsek, anggota Kodim, Para Pendeta, Pemilik Hotel, tempat wisata dan tempat hiburan wilayah Bojonegoro. (Nik/Lis)

Thursday, December 14, 2017

Hadiah untuk Pelari Internasional Disediakan Tersendiri

    Thursday, December 14, 2017   No comments

BLORA, suarabojonegoro.com - Para pelari nasional maupun lokal Jateng tidak perlu khawatir kalah bersaing dengan pelari elit mancanegara yang akan mengikuti lomba lari Blora Medang Kamolan (BMK). Panitia lomba lari yang akan digelar Minggu (17/12) telah menyiapkan hadiah tersendiri jika pelari internasional tersebut memenangi lomba. Hadiah itu tidak akan mengurangi jumlah hadiah yang akan diperebutkan para pelari nasional dan lokal. ‘’Jadi tidak perlu khawatir. Hadiahnya sudah disiapkan terpisah. Untuk pelari dalam negeri hadiahnya sudah kami siapkan. Begitu juga dengan pelari mancanegara,’’ ujar Ketua Panitia Lomba Lari BMK Hery Sutiyono saat rapat koordinasi terakhir pelaksanaan lomba di GOR Kolonel Sunandar, Kamis (14/12).

Lomba lari BMK yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-268 Kabupaten Blora itu terbagi dalam dua kategori. Yakni kategori pelajar Jateng dan kategori umum. Kategori pelajar putri dan putri menempuh jarak lima kilometer. Sedangkan kategori umum putra dan putri berjarak 11 kilometer. ‘’Untuk yang 5 kilometer startnya dari GOR Mustika dan finis di Pasar Gabus Kamolan. Sedangkan 11 kilometer, start dari depan Puskesmas Medang dan finis di Pasar Gabus Kamolan,’’ kata Hery Sutiyono.

Menurut Hery Sutiyono, di kategori umum itulah beberapa pelari elit dunia dari negara Kenya akan turut serta. Panitia menyediakan hadiah uang dengan total Rp 77,5 juta. Dari jumlah tersebut, Rp 10 juta diantaranya merupakan hadiah yang disiapkan jika pelari mancanegara memenangani lomba. ‘’Awalnya kami menyediakan total hadiah sebesar Rp 67,5 juta. Namun kemudian kami tambah lagi hingga menjadi Rp 77,5 juta, yakni Rp 10 juta diperebutkan pelari mancanegara dan Rp 67,5 juta untuk para pemenang dari dua kategori pelari-pelari dalam negeri,’’ tandasnya.

Dengan pemisahan hadiah tersebut diharapkan makin banyak lagi pelari lokal yang akan mendaftar mengikuti lomba yang baru kali pertama digelar di Blora tersebut. Hery Sutiyono mengungkapkan jumlah pendaftar hingga kemarin mencapai sekitar 500 orang. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena pendaftaran masih akan dibuka hingga Sabtu (15/12). Pendaftaran dipusatkan di Kantor KONI di jalan Kolonel Sunandar atau via emailtiarsusabda@gmail.com dan melalui WA di nomor 082219070772.

Sementara itu, mulai kemarin para peserta yang telah mendaftarkan mengikuti pemeriksaan kesehatan. Merekapun mendapatkan nomor dada dan kaos yang telah disiapkan panitia.

Lomba lari BMK-11 K ini digagas untuk menggugah kembali memori sejarah masa silam Blora yang dimasa lampau terkenal dengan sebutan Kadipaten Medang-Kamolan. Karena itu tema yang diambil dalam lomba tersebut adalah Berlari Melihat Blora. ‘’Lomba ini baru kali pertama digelar di Blora. Mudah-mudahan terlaksana dengan baik dan menjadi embrio bagi lomba sejenis di tahun-tahun berikutnya yang lebih besar lagi,’’ kata Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) H Kunto Aji. (Koni)