Bahaya Petasan Untuk Anak-anak

Suara Bojonegoro     Rabu, Juni 15, 2016    

Ramadhan  sudah berjalan dan tinggal menunggu hari kemenangan “Lebaran” beberapa hari lagi tapi petasan dan kembang api sudah mulia marak  di pasarkan di  pasar-pasar. Kembang api selain indah percikannya juga bisa berbahaya. Sebab bisa mengakibatkan luka bakar dan cedera mata pada anak-anak maupun orang dewasa. Padahal kembang api sangat berbahaya jika dimainkan oleh anak-anak.

Cara terbaik untuk bisa melindungi anggota keluarga dari bahaya tersebut adalah dengan tidak memainkan kembang api di sekitar tempat tinggal. Tapi sebagai orangtua, tentunya tidak hanya melarang anak bermain kembang api atau mercon (petasan) saja, tetapi juga mainan berbahaya lainnya. Misalnya, bermain korek api, bermain pisau atau benda tajam dan lain. Untuk kasus bahaya petasan tiap tahunnya selalu memakan korban, khususnya anak-anak.

Mendekati Ramadhan dan lebaran, penjual kembang api musiman pun banyak bermunculan. Ini adalah salah satu mainan yang disukai oleh anak-anak. Banyaknya penjual kembang api atau mercon yang dijual secara sembunyi-sembunyi akan menarik perhatian anak untuk membelinya. Anak-anak juga sangat tertarik dengan percikan api dari kembang api maupun suara petasan yang membuat mereka tertawa riang.  Inilah Tips Bermain Kembang Api yang Aman :

•    JANGAN Biarkan Anak-Anak Bermain Kembang Api Sendiri.
Hal yang sama juga berlaku untuk petasan dan mainan petasan roket, karena permainan tersebut terlalu berbahaya untuk anak-anak.

•    JANGAN terlalu dekat dengan petasan
 beri jarak yang terlalu dekat antara kembang api dengan anak-anak, karena percikan dari kembang api tersebut juga berbahaya dan panas.

•    SEBAIKNYA bermain kembang api di tempat terbuka.
Jangan bermain di halaman rumah atau pinggir jalan. Jauhi dari orang lain. Kembang api kadang bisa saja menembak ke arah yang salah, untuk itu sebaiknya tidak mengarahkan kembang api ke orang lain meskipun hanya untuk bercanda.

•    JANGAN memengang kembang api atau petasan dengan tangan
Jangan memegang kembang api langsung dengan tangan atau bagian tubuh yang lain. Sebaiknya memakai pelindung mata dan menghindari membawa kembang api di saku, karena gesekan yang terjadi bisa memicu kembang api menyala.

•    JAUHKAN kembang api  dari sesuatu yang mudah terbakar
Saat memasang kembang api jauhkan dari segala sesuatu yang mudah terbakar, seperti daun atau bahan lainnya.

•    BERSIHKAN semua serpihan kembang api atau petasan
Setelah selesai digunakan, bersihkan semua serpihannya dan rendam dalam air sebelum dibuang ke tempat sampah.

•    JIKA MENGALAMI CEDERA
Jika mengalami cedera mata jangan biarkan anak menyentuh atau menggosok mata, karena hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan yang lebih parah. Dan juga jangan membilas mata dengan air atau berusaha memberikan salep di atasnya.

Tapi segera mencari bantuan medis agar tidak membahayakan penglihatannya. Kembang api dinyalakan untuk merayakan sesuatu dan agar bisa dinikmati oleh siapa saja. Untuk itu bermainlah kembang api dengan aman, sehingga tidak menimbulkan bencana sesudahnya.  Anak-anak memang tak mengerti tentang keamanan dan keselamatan bila bermain yang berbahaya. Anak tak tahu mana yang berbahaya dan tidak berbahaya.

Yang anak-anak tahu itu adalah sebuah mainan yang bisa membuat mereka senang, termasuk bermain kembang api. Sebab, jika anak dibiarkan bermain kembang api dan petasan, bisa sangat berisiko terluka dan juga bisa membuat rumah terbakar. Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat, Aamiin…

“Selamat Menunaikan Ibadah Puasa di bulan Ramadhan”

Sumber: chanailufar.wordpress.com 

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .