SKK Migas Fokus Tata Regulasi Sumur Tua

Suara Bojonegoro     Senin, Desember 28, 2015    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) saat ini sedang fokus untuk mengatur regulasi terlebih dahulu tentang tata kelola sumur minyak tua Wonocolo yang ada di Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur. Senin 28/12/2015.

"Regulasi dulu kita (SKK Migas) tata. Banyak potensi yang bisa dikembangkan di sumur tua," kata Wakil Kepala SKK Migas, Zikrullah.

Seperti yang diketahui Pertamina EP Asset IV Field Cepu saat ini sedang menunggu jawaban atas legalitas sumur yang pada bulan Juli 2015 telah disampaikan kepada Dirjen Migas dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Hal tersebut disampaikan General Manager Pertamina EP Asset IV Field Cepu, Wisnu Hindadari. Menurutnya, pihaknya menanti jawaban status untuk sumur yang diluar kontrak Pertamina dengan paguyuban.

Apakah nantinya diserahkan kepada Pertamina atau akan ditutup namun jika ditutup menurutnya akan lebih parah menimbulkan keramaian di masyarakat penambang.

Saat ini tidak kurang dari 500 titik tempat penyulingan ilegal yang dikelola oleh masyarakat penambang liar di lokasi sumur minyak tua Kedewan dan jumlah sumur itulah yang dikirim kepada Kejagung dan Dirjen Migas untuk dipertanyakan legalitasnya.

Jumlah sumur yang masuk kontrak dan terteta dalam perjanjian dengan Paguyuban Penambang hanya 220 titik. (Ney)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .