2 Meninggal Akibat Kecelakaan Dalam Sehari Di Tuban Di 3 Tempat Berbeda

Suara Bojonegoro     Sabtu, Januari 30, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Kecelakaan yang terjadi di Bumi Ronggolawe, Kabupaten Tuban, terjadi 3 kali dan di 3 lokasi dan menyebabkan 2 pengendara meninggal Dunia di tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berbeda.

Dari data di Satlantas Polres Tuban, Kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dengan korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) juga terjadi di Desa Gesing, Kecamatan Semanding Tuban Jum’at (29/1/2016) sekitar Pukul 10.15 WIB

Kecelakaan ini terjadi di jalan Tuban – Widang KM 10-11 ikut Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban telah terjadi laka lantas antara kendaraan sepeda motor Nopol S-3412-GN yang dikendarai oleh Lilik Dibyantoro, (51) dengan alamat Desa/Kecamatan Babat RT. 03 RW. 03, Kabupaten Lamongan.

Kecelakaan ini berawal dari motor berjalan dari arah Timur ke Barat karena tidak memperhatikan arus lalu lintas yang ada didepannya kemudian menabrak dari belakang kendaraan Grand Livina Nopol L-1955-AN yang dikemudikan muhhamad Ukky Hidayat (29), warga Jalan Patimura Gg. 4/91 Kelurahan Baturetno RT. 02 RW. 05, Kec/Kabupaten Tuban yang berhenti dilajur kiri searah didepannya motor tersebut sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas.

"Akibat dari laka tersebut pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) sedangkan kerugian materiil sebanyak Rp.2.000.000," Kata Iptu Nungki Sambodo, Kanit Laka Lantas Polres Tuban.

Selanjutnya, Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) juga terjadi dengan korban luka berat dan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit Medika Mulia Tuban terjadi pada Jum’at (29/1/2016) pada pukul 12.15 WIB di Jalan Kampung Desa Gesing, kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Kanit Laka Lantas Polres Tuban, Iptu Nungki Sambodo menyampaikan bahwa  kecelakaan dengan korban meninggal dunia di jalan perkampungan ikut wilayah kecamatan Semanding ini melibatkan kendaraan  truck Nopol : S-3412-GN yang kemudikan oleh Ramuji, (34) warga dlDesa Sugihwaras, kecamatan Jenu RT. 02 RW. 03, kabupaten Tuban dengan kendaraan sepeda motor Nopol L-1955-AN  yang dikendarai Suhartini (40), alamat Dusun Njawetan, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, berboncengan dengan Inul (16) dan Feri, (16 )  pelajar, dan ketiganya alamat sama.

Dijelaskan oleh Iptu Nungki, bahwa Asal mula kejadian adalah truck berjalan dari arah Selatan ke Utara pada saat melewati jalan menikung kekiri berjalan terlalu kekanan sedangkan lebar jalan hanya 3 meter dan jalan menanjak, kemudian dari arah berlawanan yaitu dari arah Barat ke Timur menikung kekanan arah Selatan (jalan menurun) datanglah kendaraan sepeda motor yang dikendarai Suhartini yang berboncengan tiga dan akhirnya terjadi tabrakan.

"Akibat dari laka tersebut penumpang motor yang bernama Feri mengalami luka berat dan akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke RS. Medika Mulia Tuban," Jelas Iptu Nungki

Sementara itu, Kecelakaan dengan melibatkan kendaraan bus terjadi lagi di pantura Jum’at 29/1/2016 sekira pukul 14.30 dijalan Tuban-Bulu Km 32/33 tepatnya di desa Gadon, kecamatan Tambakboyo, kabupaten Tuban, yang melibatkan kendaraan Bus Sinar Mandiri nopol N-7585-UG yang dikemudikan Muryanto (35) , wargadesa Trahan, Rt 04 Rw 02, kecamatan Sluke, kabupaten Rembang-Jateng, Jum'at (29/1/16) kemarin.

Dari data suarabojonegoro.com di Satuan Lalu Lintas Polres Tuban, menyebutkan bahwa Bus berjalan dari arah Timur ke Barat setelah mendahului kendaraan Truck tlaeler, dan pengemudi membanting setir ke kiri hingga menabrak sepeda motor S-6245-FQ dari arah yang sama, yang dikendarai  Siti Julaikah (25) Desa Cokrowati, kecamatan Tambakboyo, kabupaten Tuban, sehingga sepeda motor tersebut jatuh dan pengemudinya luka sobek pada pelipis kanan dan giginya hilang tiga (3).

Ibu tersebut membonceng anaknya bernama Aris   (5), dan motornya terseret sekira 150 meter dari titik tumbur yang bisa diselamatka.

Atas kejadian tersebut Kapolres Tuban memerintahkan kepada Kasat Lantas AKP Dyno agar menahan kendaraan bus yang terlibat, “Tahan busnya sebagai barang bukti”, perintah Kapolres AKBP Guruh Arif Darmawan. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .