Ada Demo Jalan Propinsi Padat Merayap, Dan Warga Merasa Terganggu

Suara Bojonegoro     Rabu, Januari 27, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -Aksi Unjuk Rasa Oleh Empat Perusahaan Transporter yang selama ini Bekerja sama Dengan PT. TWU (Tri Wahana Universal) dengan membawa Armada mereka yaitu Truk Tangki sekitar 120 dan berukuran besar, sempat membuat arus lalu lintas jalan Propinsi di Blok Cepu padat merayap dan sesekali terjadi kemacetan.

Kemacetan sesaat ini terjadi di bawah Fly Over, pengemudi truk tangki yang juga peserta aksi yang memutar balikan kendaraanya, sehingga beberapa kendaraan lain yang dari arah barat harus menunggu agak lama, kemudian kepadatan kendaraan juga terjadi di Jalan Raya Desa Sudu, Kecamatan Gayam, karena kendaraan truk tangki ini berjalan merayap.

"Harusnya kalau Demo jangan membawa truk besar sehingga pengguna kendaraan lain tidak terganggu seperti ini," Budiarto, Salah satu pengguna jalan yang akan menuju ke Babat, dari Ngawi ini.

Selain menjadi penyebab Kepadatan dan merapnya kendaraan dijalur Perempatan Sumengko hingga Samping Fly Over, Peserta aksi dengan menggunakan Truk Tangki besar ini saat akan berputar balik, terus menyalakan bel kendaraanya yang berbunyi keras sekali, dan dianggap menganggu warga.

Toni salah satu warga Ngraho merasa telinganya sangat terganggu akibat bunyi bel yang sangat keras dan beruntun oleh beberapa truk tangki.

"Ini sangat menganggu, mereka membunyikan belnya yang sangat keras dan terus menerus," Katanya.

Tak jarang warga yang berada disekitar lokasi berputarnya balik kendaraan, menutup telinga mereka karena suara bel yang sangat keras. Meski Demikiran sopir armada truk ini tetap cuek dan dan tak mempedulikan warga sekitar.

Ratusan personil Polisi yang dikerahkan untuk pengamanan aksi unjuk rasa ini, berusaha mengurai kemacetan dan juga melakukan pengaturan arus jalan raya agar lancar.

Aksi Unjuk Rasa, Sekitar 120 kendaraan truk tangki pengangkut minyak yang dikelola oleh 4 perusahaan Transporter, yang bekerja sama dengan PT. TWU (Tri Wahana Universal bersama Tim Armadanya yaitu sopir dan kernet, dan dikendarai mulai dari Desa Sumengko menuju Fly Over yang ada di Desa Sudu, Kecamatan Gayam Bojonegoro melalui jalur Jalan raya Nasional yang masuk wilayah Blok Cepu.

Kendaraan yang berjalan konvoi ini beriringan berlahan dan berorasi disepanjang jalan sekitar 4 kilo meter dan beberapa kendaraan umum yang melintas dijalan  sempat merasa kesulitan untuk melintas dan mendahului kendaraan truk tangki yang beriringan ini.

Diperkirakan ada sekitar 250 orang yang ikut dalam aksi unjuk rasa ini dari empat Perusahaan transportir yaitu PT. Artha Surya Jaya, PT. Bahana Multi Teknik, PT. Sido Makmur Djoyo dan PT. Java Multi Mitamindo. 

Koordinator aksi Suryono menyampaikan bahwa aksi ini memintak kepada pihak pemerintah untuk kembali membuka PT TWU yang hampir satu bulan ini tutup dan tidak mendapatkan pasokan minyak, sehingga mereka para pengusaha transportir ini tidak lagi bekerja, dan berdampak bagi para karyawan menjadi pengangguran. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .