Baru 1,5 Tahun Bangunan SDN Ambruk, Diduga Kontruksi Bangunan Lemah

Suara Bojonegoro     Kamis, Januari 14, 2016    

Reporter: Amir Fatah

SuaraBojonegoro.com -Ambruknya Atap Bangunan SDN (Sekolah Dasar Negeri) Drajat, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, diduga karena Lapuknya bangunan sekolah tersebut, dan juga akibat dugaan kurangnya kuat kontruksi Bangunan SDN tersebut. Seperti Kepala SDN Drajat Hendro Sumarto, bahwa kontruksi bangunna SDN tersebut kayunya banyak keropos di makan rayap, serta tidak stut pada bangunan antara sisi satu dengan sisi lainnya sehingga mudah ambruk dan roboh. 

"Bangunan sambungan hanya nempel, antara bangunan baru dan bangunan lama dan tidak di beri stut," Kata Hendro Sumarto, Kamis (14/1/16). 

Dijelaskan juga ambruknya atap bangunan gedung SDN ini terjadi pada Tanggal 13 Januari 2016 kemarin sekitar Pukul 16.00 WIB, karena bangunan tersebut sengaja di kosongkan karena beberapa sisi bangunan retak dan Pihak sekolah khawatir jika sewaktu waktu ambruk akan menimpa siswa. 

"Kita gunakan bangunan ini sebagai gudang karena kita takut akan ambruk dan menimpa siswa," Tambahnya.

Sebelum di kosongkan bangunan yang dibuat selesai pada 9 Juni 2014 ini sempat di gunakan sebagai tempat belajar mengajar, namun kondisi yang mulai tampak rusak membuat pihak sekolah cemas, sehingga saat bangunan atap ambruk tidak ada korban jiwa.

"Kami merasa khawatir jika bangunan ini kembali ambruk dan menimpa siswa saat berada didekatnya, karena kondisi tembok juga pecah dan lepas," Tambah Hendra.

Diketahui bahwa bangunan SDN ini dikerjakan oleh CV Nakhlah Putra Bojonegoro dan konsultan pengawas CV Giritama Konsultan Gresik dengan volume Rehabilitasi 3 ruang kelas dan pembangunan 1 ruang kantor dengan biaya Rp 199.350.000 tahun anggaran 2014. (Mir/Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .