Bocah 15 Tahun Diduga Perkosa Gadis Cilik Tetangga Sendiri

Suara Bojonegoro     Minggu, Januari 03, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Tindakan asusila anak anak dibawah umur kembali terjadi di wilayah Hukum Polres Bojonegoro, kali ini pelakunya diduga adalah Bocah yang masih duduk di Bangku SMP dan masih berusia 15 tahun warga kecamatan Balen, yang diduga pula nekat melakukan pemaksaan pencabulan atau pemerkosaan terhadap Gadis bau kencur yang masih usia 9 tahun.

Dari data yang di himpun suarabojonegoro.com, kejadian ini bermula pada hari minggu (3/1/16) Sekitar pukul 08.00 WIB, Pelaku saat mengetahui Korban, sedang sendiri didalam rumahnya, yang tak jauh dari rumah pelaku, kemudian pelaku memanggil korban untuk mengajak masuk rumah pelaku.

Hal tersebut, dibenarkan Kepala Desa Korban, (nama dan alamat pelaku dan korban ada di Redaksi. Red) setelah mendampingi orang tua korban melapor Ke Polsek Balen, dijelaskan juga bahwa pada saat korban berada di rumah pelaku, korban langsung di ajak ke kamar pelaku dan selanjutnya kamarnya di Kunci oleh pelaku, Setelah kamar dalam keadaan terkunci korban di setubuhi pelaku dengan cara memaksa.

"Dari kejadian tersebut Korban mengalami pendarahan di Kelaminnya dan diketahui oleh orang tua korban, kemudian Korban dilarikan Ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Sumberrejo, untuk mendapatkan perawatan hingga saat ini. ," Kata Kades Korban.

Sementara itu Divisi Advokasi PPPA Ummu Hanik, menyatakan bahwa keluarga korban sudah melapor ke Polsek Balen dan saat ini korban sudah dirumah sakit dan diketahui ada pendaharaan di kelaminnya, sehingga butuh perawatan.

"Kami tadi sudah mendampingi pihak keluarga korban dan mendatangi kantor Polsek Balen menyampaikan laporan ada kejahatan dan kekerasan seksual terhadap korban," Kata Ummu Hanik.

Ummu Hanik juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama keluarga korban agar kasus ini di tangani pihak Unit PPA Polres Bojonegoro, dan kasus ini harus dilanjutkan, dan apabila ada upaya damai diharapkan agar tidak dilakukan dulu.

"Karena kasusnya jelas dari hasil visum jelas dan dari keterangan korban melalui orang tuanya juga jelas, si korban ini terjadi pendaharan mulai jam 8.00 WIB hingga jam 13.00 WIB, hingga diketahui ibunya," Papar Ummu Hanik.

Sementara itu Kapolsek Balen Ketika dihubungi suarabojonegoro.com untuk konfirmasi kejadian tersebut, melalui telephone genggamnya tidak diangkat dan ketika di SMS (Short Masanger Servis) juga belum membalas. (Ang)

Foto Ilustrasi Manadoexspres.co

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .