Bupati, Belum Terbayarkan Hutang Pupuk Karena Kebanyakan Koordinasi

Suara Bojonegoro     Senin, Januari 11, 2016    

Reporter: Nella Rachma

SuaraBojonegoro.com -Bupati Bojonegoro Suyoto sejak awal sudah memerintahkan Badan Pengelola Kekayaan dan Keuangan Daerah (BPKKD) Bojonegoro untuk melakukan pembayaran hutang pupuk kepada PT Arthesis Sakti Persada selaku penyedia barang dan jasa. Senin 11/01/2016.

"Mekanisme pembayaran hutang sudah jelas disebutkan dalam putusan MA yaitu berada di BPKKD bukan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Bojonegoro," kata Suyoto.

Menurutnya kalau yang melakukan pencairan pihak Dishutbun tidak bisa karena tidak ada kegiatan sehingga tidak bisa direalisasikan ," setiap tahun juga sudah dianggarkan untuk pembayaran hutang," kata pria yang kerap disapa Kang Yoto ini.

Kang yoto juga meminta agar kepada pihak Kejaksaan mengusut secara pidana siapa yang membuat Pemkab berhutang baik penyedia barang dan jasa atau memang oknum Dishutbun sendiri.

"Sebelum mengusut secara pidana, BPKKD harus menyelesaikan permasalah perdata yaitu membayar hutang tersebut ," tambahnya.

Lebih lanjut, Kang Yoto sapaan akrab Bupati Bojonegoro juga memaparkan alasan belum terbayarnya hutang sampai akhir 2015 yaitu dikarenakannya pihak yang seharusnya melakukan pembayaran yaitu BPKKD terlalu sibuk berkoordinasi dengan berbagai pihak padahal dalam putusan sudah jelas pembayaran ada dimana.

Sebelumnya, PT Arthesis Sakti Persada juga sempat melaporkan Bupati Bojonegoro, Wakil Bupati Bojonegoro dan Kepala Dishutbun bojonegoro kepada Polda Jawa Timur karena tidak mau melaksanakan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (Ney)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .