DBH Migas Anjlok, Anggaran Diknas Dikurangi Rp 36 Miliar

Suara Bojonegoro     Rabu, Januari 27, 2016    

Reporter: Nella Rachma

Suarabojonegoro.com - Pagu anggaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro tahun 2016 ini mengalami pengurangan senilai Rp 36 miliar hal tersebut dikarenakan DBH Migas (Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi) tidak sesuai dengan tarjet yang telah dipasang tim Anggaran dalam APBD tahun 2016. Rabu (27/1/16)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Hanafi mengatakan jika semula pemasangan pagu anggaran adalah senilai Rp 97 Miliar namun setelah dilakukan penyesuaian maka terpaksa harus dikurangi hanya menjadi Rp 61 miliar untuk anggaran kegiatan yang ada dibawah Dinas Pendidikan.

"Seluruh kegiatan mengalami penyesuaian, sehingga sangat berpengaruh bagi dunia pendidikan," katanya.

Dirinya menjelaskan, pengeluaran anggaran dana yang paling banyak, ada dibagian ketenagaan yaitu untuk membayar GTT (guru tidak tetap) dan PTT (pegawai tidak tetap) dimana anggarannya mencapai Rp 25 miliar dari pemasangan awal Rp 27 miliar karena hal tersebut merupakan hak bagi pekerja sehingga tidak bisa dilakukan penyesuaian.

"Fisik yang kami lakukan penyesuaian anggaran," tambah pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Kesbanglimnas Bojonegoro ini.

Selain itu pihaknya memaparkan untuk anggaran di bidang TK/SD yang dulunya terpasang Rp 24 miliar setelah penyesuaian hanya menjadi Rp 9 miliar, untuk bidang SMP/SMA/SMK dari usulan Rp 17 miliar hanya menjadi terpasang Rp 4 miliar, bidang PNFI awalnya terpasang Rp 9 miliar menjadi Rp 8 miliar, bagian pemuda dan olahraga dulunya terpasang Rp 7 miliar menjadi Rp 4 miliar. (Nell/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .