Dihantam Bus, Adik Kakak Tewas Seketika

Suara Bojonegoro     Minggu, Januari 03, 2016    

Reporter:  Anggoro

suarabojonegoro.com - Ugal-ugalan dan sering menyalip kendaraan melalui batas marka jalan itulah yang sering diindentikan dengan Bus, karena hal tersebut, Kakak dan Adik tewas setelah ditabrak Bus, di Jalur Pantura Tuban-Semarang KM 19, Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban yang melibatkan Bus Pariwisata dengan kendaraan sepeda motor, Sabtu (02/01/2016) malam tadi.

Dari data yang dihimpun dilokasi kejadian Adik Kakak pengendara sepeda Motor sepeda motor nopol K 5715 KM yang bernama bernama Bayudi dan Zainal Arifin, keduanya adalah warga Desa Ukir, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mengendari motornya dari arah Tuban menuju Rembang, namun sebuah Bus dengan Nopol DK 9033 AC, yang dikemudikan oleh Nurul Huda, asal Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jateng, dengan kecepatan tinggi dari arah barat dan melewati batas marka jalan kemudian menabrak korban. 

Legimin saksi kejadian mengatakan bahwa Akibat ditabrak bus ini kedua korban yang merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor yang masih saudara langsung tewas di lokasi kejadian perkara, akibat luka parah yang dialami disekujur tubuh kedua korban.

"Jarak Bus dengan sepeda motor sangat dekat, Bisnya itu dari barat nyalip mobil-mobil di depannya sangat kencang kemudian menabrak sepeda motor yang sudah minggir," Jelas Legimin.  
Kanit Laka Lantas Polres Tuban menyebutkan bahwa dua korban tewas ini langsung di evakuasi dan dibawa ke rumah sakit, dan Sopir Bus beserta Kendaraan Busnya diamankan di Polres Tuban, guna penyelidikan lebih lanjut.

Dan Pihak Unit Laka Lantas langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian guna mengetahui penyebab pastinya tabrakan antara Bus dan Sepeda motor ini, yang mengakibatkan dua Korban meninggal Dunia. (Mir/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .