Eks Anggota Gafatar Asal Bojonegoro Ingin Kembali Ke Kalimantan

Suara Bojonegoro     Sabtu, Januari 23, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Ratusan Mantan Anggota Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang dipulangkan dari Kalimantan Barat, kini menempati Asrama Transito, Surabaya, dengan berbagai fasilitas lengkap yang disediakan di tempat penampungan Asrama Transito, namun hal itu, tak membuat ratusan eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) kerasan.

Seperti yang dilansir dari metrotvnews.com, menyebutkan bahwa Mereka justru ingin kembali ke Kalimantan Barat, tempat mereka melakukan aktivitas selama ini.

Hal itu disampaikan oleh, Sujarno, pengungsi asal Bojonegoro, mengaku lebih kerasan tinggal di daerah transmigrasi daripada harus kembali lagi ke tempat asalnya.

"Sebagian besar pengungsi ingin kembali ke wilayah transmigrasi lagi. Kembali bertani seperti dulu," kata dia, seperti yang dilansir dari Metrotvnews.com, Sabtu (23/1/2016).

Walaupun sempat ditolak, Sujarno tak kapok untuk pulang ke Kalimantan. "Seharusnya pemerintah mencari solusi yang tepat agar kami tak diusir lagi di sana," kata dia.

Sebelumnya diberitakan suarabojonegoro.com bahwa Ratusan mantan anggota Gafatar yang dipulangkan dari dari Desa Moton, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) Akibat pemukimannya di bakar warga.

Dan dikabarkan pula ada dua namayang berasal dari Bojonegoro, Yaitu Eksan dan Endang, namun sampai saat ini pihak Pemkab Bojonegoro, baik Bakesbangpolinmas atau Disnakertransos belum bisa memberikan jawaban pasti kebenaran adanya 2 nama yang berasal dari Bojonegoro tersebut. (Ang)

Foto: metrotvnews.com (suasana di penampungan asrama transito Surabaya)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .