Eksekutif Mengingkari Komitmen Bersama Dalam Penataan PKL

Suara Bojonegoro     Senin, Januari 11, 2016    

Reporter: Nella Rachma

Suarabojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro merasa kecewa dengan pihak tim pemberdayaan PKL yang terdiri dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Bojonegoro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bagian Ekonomi Pemkab Bojonegoro dan Kesbangpolinmas Bojonegoro yang mengingkari komitmen awal dalam penataan PKL di Bojonegoro. Hal tersebut terlihat Satpol-PP Bojonegoro telah berulang kali melakukan penggusuran terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bojonegoro, Senin (11/1/16)

"Kami kecewa, kesepakatan bersama antara dewan dengan tim pemberdayaan PKL telah diingkari. Tidak sesuai dengan komitmen awal," kata wakil ketua komisi A DPRD Bojonegoro, Anam Warsito.


Menurutnya komitmen awal, tim pemberdayaan PKL akan menyiapkan lahan relokasi untuk berjualan bagi PKL Bojonegoro salah satunya disepanjang jalan MH Thamrin Bojonegoro dan beberapa tempat relokasi lain baru akan dilakukan penertiban PKL namun kenyataanya akhir-akhir ini para pedagang kaki lima tetap ditertibkan meskipun lahan relokasi belum tersedia.


"Padahal pihak tim yang terdiri dari eksekutif telah melakukan kunjungan kerja bersama legislatif di Solo dan hasilnya mereka (eksekutif) harus menyiapkan lahan relokasi terlebih dahulu," tambahnya.


Padahal, pihak legislatif yaitu Komisi A DPRD Bojonegoro siap melakukan koordinasi dengan badan anggaran DPRD Bojonegoro agar alokasi dana untuk relokasi PKL diprioritaskan.

Seperti yang diketahui, akhir-akhir ini Satpol-PP Bojonegoro menertibkan beberapa PKL di Bojonegoro seperti PKL yang berada di jalan Ahmad Yani Bojonegoro, Taman Rajekwesi Bojonegoro dan PKL di Alun-Alun Bojonegoro. (Nell/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .