Harga Daging Ayam Melambung, Pedagang Merugi

Suara Bojonegoro     Selasa, Januari 12, 2016    

Reporter: Agus Suseno

SuaraBojonegoro.com -Sejak menjelang hari Natal, dan tahun baru beberapa waktu lalu, harga daging ayam potong terus mengalami kenaikan, hal itu dirasakan oleh para pedagang ayam daging ayam potong di pasar tradisional Bojonegoro, Selasa (12/1/15).

Menurut Salah satu pedagang Daging ayam Hj. Nurhayati, mengatakan bahwa tingginya harga daging ayam ini terjadi sejak hari Natal hingga saat ini, dan belum ada penurunan sama sekali. Adapun harga daging Ayam Potong saat ini mencapai Rp.35 ribu dari harga sebelumnya sebelum Rp. 27 ribu, kemudia jenis daging ayam Jawa dari harga Rp. 40 ribu menjadi Rp. 45 ribu, ayam petelor/Irak dari harga Rp. 25 ribu jadi Rp. 40 ribu.

"Dulu biasanya seminggu setelah natal dan tahun baru harga daging ayam turun, tapi sekarang masih tinggi harganya," Kata Hj. Nurhayati. 

Tingginya harga ayam ini terjadi dari harga tengkulak, sehingga pedagang juga menjual dengan harga yang tinggi, akan tetapi pedagang kesulitan mengambil untung karena mahalnya harga dari tengkulak, dengan alasan jika pedagang menjual daging ayam terlalu mahal maka akan berdampak bagi pembeli.

"Sehingga kami pedagang ayam hanya mengambil untung sedikit, bahkan harga sama dengan tengkulak, karena pembeli juga menawar," Terang Hj. Nurhayati.

Dikatakan pula jika stok ayam yang sulit hal itu tidak mungkin, karena para pedagang daging ayam selalu bisa mendapatkan daging ayam berapapun diminta, dan stok selalu ada.

Harapan para pedagang daging Ayam agar pemerintah ada solusi membantu menurunkan harga daging ayam ini, karena jika terus terjadi akan berdampak dengan harga makanan yang berbahan daging ayam yang akan mengikuti kenaikan harga. (Gus)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .