Kekerasan Seksual Pada Anak, GN AKSA terus Gebrak Dunia Pendidikan

Suara Bojonegoro     Senin, Januari 18, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -Lingkungan Dunia Pendidikan di Kabupaten Bojonegoro terus menjadi sasaran Gebrak GN AKSA (Gerakan Nasional anti kejahatan seksual) yang dilakukan oleh PPPA (Pelayanan Perlindungan permpuan dan anak) Bojonegoro untuk terus mensosialisasikan penanggulangan akan adanya kejahatan dan kekerasan seks pada anak.

Umu Hanik, Divisi Advokasi PPPA Bojonegoro, sejak dua pekan terakhir terus melakukan kegiatan dan sosialisasi GN AKSA dilingkungan Pendidikan baik Diknas (Pendidikan Nasional) maupun Depag (Departemen Agama) di Bojonegoro.

"Kegiatan ini dimulai sejak adanya kasus kekerasab seksual di Bojonegoro yang sering terjadi, dan korbannya selalu anak anak dibawah umur," Kata Umu Hanik, Senin (18/1/15).

Adanya Isu isu kritis anak di Bojonegoro dan kejahatan terakhir di beberapa wilayah Bojonegoro satu bulan terakhir. Mulai dari Kecamatan kapas hingga terkahir di kecamatan balen, merupakan pukulan bagi para orang tua.

"Kenapa hal itu terjadi karena rata rtaa kurangnya pengawasan Orang tua terhadap anak ketika anak menggunakan Media Sosial, tanpa ada pendampingan," terangnya.

Selain itu kurang aktifitas, pada lembaga pendidikan, serta lingkungan rumah pada anak, seharusnya membuat lembaga pendidikan harus kreatif memberikan pengajaran terhadap anak didik.

"Langkah selain pencegahan melalui Dinas Pendidikan dan Depag bersama elemen masyarakat dan bekerja sama dengan polisi dan menindak pelaku sesuai hukum dan jangan ada toleransi," Pungkas Umu Hanik. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .