Ngaku Pengusaha, Duda Anak Satu Ini Cabuli Bocah SMP

Suara Bojonegoro     Minggu, Januari 03, 2016    

TUBAN (suarabojonegoro.com) - Seorang Duda beranak Satu, bernama Retni Candra Miko (28) yang mengaku sebagai pengusaha, yang beralamat di Jalan Merik, Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, akhirnya harus mempertanggung jawabkan perbuatanya setelah mencabuli Gadis SMP sebut saja Bunga dan mengancam meminta sejumlah uang kepada korbannya.

Dari data di Kepolisian Resort (Polres) Tuban, Pelaku pencabulan ini di tangkap oleh Sat Reskrim Polres Tuban, setelah mendapatkan laporan dari orang tua korban, terkait anaknya yang dicabuli layaknya suami istri sebanyak dua kali oleh Pelaku.

Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, kepada sejumlah awak media menjelaskan bahwa Pelaku awalnya membeli Handphone dari seorang temannya, kemudian dalam handphone terdapat nomor korban.

Pelaku kemudian berinisiatif menghubungi nomor telepon tersebut. "Mereka Kemudian berkenalan lalu bepacaran, dan Setelah itu keduanya saling ketemuan Hingga kemudian berujung percintaan diatas ranjang layaknya suami istri," Kata AKBP Guruh Arif Darmawan, Minggu (3/1/15).

Dijelaskan juga setelah mereka sudah merasa saling dekat, permitaan pelaku yang kedua dilancarkan kepada korban karena korban dianggap sudah mudah dipengaruhi, dan korban diajak di sebuah hotel yang ada di tuban.

Saat melakukan hubungan suami istri, pelaku merekam dengan menggunakan Handphone, meski korban menolak Direkam, Tapi Pelaku tetap merekamnya dengan alasan untuk kenangan pribadi.

“Dari hasil rekaman hubungan keduanya itulah pelaku meminta uang kepada korban sebanyak Rp. 3.5 juta, dan jika tidak diberi pelaku mengancam akan menyebarkan vidio rekaman tersebut," Papar Kapolres Tuban.

Mendapat ancaman dan tidak memiliki uang sejumlah itu, dengan rasa takut Korban kemudian melaporkan apa yang dialaminya kepada orang tuanya, Kemudian dilanjutkan dengan lapor dikepolisian.

Polisi bergerak cepat atas laporan orang tua Korban, dan menangkap pelaku di rumahnya, dan akibat perbuatanya kini duda beranak satu yang mengaku sebagai pengusaha ini harus mendekam di balik jeruji Besi Tahanan Polres Tuban. (Ton/Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .