Pasca Tahun Baru, Harga Telur dan Bawang Merah Masih Tinggi

Suara Bojonegoro     Sabtu, Januari 02, 2016    

Reporter: Amir Fatah

suarabojonegoro.com - Pasca tahun baru 2016, harga kebutuhan dapur di pasar tradisional, masih tinggi, belum ada penurunan, sama sekali, dan justru harga tetap bertahan dan diperkirakan akan terus naik seiring memasuki masa tanam padi.

Di pasar Tradisional Desa Pasinan Kecamatan Baureno, Bojonegoro, harga kebutuhan dapur dirasa masih terlalu tinggi dari kenaikan harga menjelang tahun baru, diantaranya adalah, Telur dari harga Rp. 22 ribu menjadi Rp. 24 ribu, Bawang Merah sebelumnya 20 ribu sekarang menjadi Rp. 30 ribu, Bawan Putih dari harga Rp. 20 naik menjadi Rp. 22 ribu, Gula pasir juga masih tinggi dari harga Rp. 10 ribu menjadi Rp. 12 ribu, cabe rawit dari harga Rp. 15 ribu menjadi Rp. 24 ribu. 

Tingginya harga ini menurut Ibu Ibu rumah tangga di Dominasi oleh harga telur, Cabe dan bawang merah yang terus merangkak naik.

"Harga masih tinggi, kita semakin susah membagi uang untuk belanja, soalnya kalau harganya mahal kita juga kesulitan membeli yang lain," Kata sumini (46) warga Desa Baureno.

Sementara pedagang Sembako dan kebutuhan dapur di pasar Desa Pasinan menyebutkan bahwa mahalnya harga ini dikarenakan stok yang telat serta banyaknya kebutuhan sehingga memperngaruhi harga.

"Biasanya seminggu hingga dua minggu setelah tahun baru harga baru turun," Kata Jatmiko salah satu pedagang Sembako. (Mir)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .