Penyelesaian TKD Gayam, Dewan Harap Ada Perpanjangan Waktu

Suara Bojonegoro     Senin, Januari 04, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Proses tukar guling Tanah Kas Desa (TKD) Gayam Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro diawal tahun 2016 belum juga selesai padahal sesuia target penyelesaian harus dilakukan sampai akhir tahun 2015 karena proses tukar guling menggunakan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 4 Tahun 2007 tentang pedoman pengelolaan kekayaan desa. Senin (4/12/15).

"Percepatan penyelesaian sudah dilakukan mulai November 2014 namun akhir Desember 2015 belum selesai prosesnya," kata wakil ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Anam Warsito.

Menurutnya proses tukar menukar yang belum belum selesai yaitu keluarnya rekomendasi persetujuan dari Bupati dan Gubernur Jawa Timur terkait, "tahapan baru sampai penetapan pemenang lelang dari penawar yang ditetapkan lewas Musdes karena pelaksanaan musdes memang sebelumnya juga molor," tambahnya. 

Lebih lanjut, dengan adanya permasalah diatas pihaknya akan melakukan komunikasi kepada pihak terkait seperti SKK Migas, EMCL sampai Kemendagri dan BPN pusat untuk mencari solusi agar tidak saling menyalahkan dengan molornya kembali penyelesaian TKD Gayam.

Masih menurut Anam, pihaknya akan berkonsultasi apakah dimungkinkan jika proses penyelesaian TKD Gayam yang kurang dua jenjang yaitu rekomendasi persetujuan dari Bupati dan Gubernur Jatim untuk diselesaikan dengan diberikan perpanjangan waktu karena batas waktu menggunakan Permendagri No 4 Tahun 2007 sampai akhir tahun 2015 sedangkan apabila lewat dari itu maka harus menggunakan UU Nomor 2 Tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum tentunya dengan proses yang mulai dari awal dan dipimpin oleh BPN.

"Beda kalau ada dispensasi waktu tinggal melanjutkan proses yang sudah tinggal dua jenjang. Kami akan meminta apakah bisa ada perpanjangan waktu penyelesaian sekurangnya 31 hari dari target," tandasnya. (Nell/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .