Perekrutan personil BPBD Dicurigai Ada Permainan, Kepala BPBD Bantah Hal Itu Tidak Benar

Suara Bojonegoro     Senin, Januari 25, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -Kecurigaan sejumlah masyarakat terkait proses perekrutan Personil Damkar (Pemadam Kebakaran) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Pemkab Bojonegoro, yang diduga ada yang melakukan permainan dengan menggunakan uang dan titipan agar bisa diterima menjadi Personil Damkar ini, disampaikan oleh Komisi C DPRD Bojonegoro.

Dihadapan Kepala BPBD Bojonegoro, Abdullah Umar, Wakil Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro menyampaikan kecurigaanya tersebut, bahwa dalam Proses perekrutan 18 personil di BPBD ada kabar yang kurang bagus.

"Ada info kepada kami bahwa ada calon peserta tes yang titipan dan membayar sejumlah uang, dan info ini masuk juga ke telinga Bupati Bojonegoro, sehingga kami juga perlu penjelasan," Kata Abdullah Umar, Senin (25/1/16).

Kepala BPBD, Andik Sujarwo menanggapi hal tersebut dihadapan Komisi C saat hearing, mengatakan bahwa hari ini pihak BPBD mengumumkan nama nama personil yang lulus tes, dan dijelaskan bahwa tidak ada permainan apapun dalam perekrutan Personil Damkar BPBD. 

Dijelaskan juga, jumlah pendaftar ada 144 yang daftar sudah dilakukan tes pada 2 minggu lalu, dan untuk prosesnya murni di serahkan ke instansi terkait yang lebih mampu untuk melakukan uji,  seperti tes jasmani di serahkan pengujinya dari Brimob, dan tes mengemudi dilakukan oleh Sat lantas Polres Bojonegoro.

"Dari hasil tes yang masuk ini nanti kita akan tempatkan di Pos Pos BPBD yang ada, setelah dilakukan pelatihan" Kata Andik Sujarwo.

Terkait banyaknya tudingan dari sebagian masyarakat, Andik Sujarwo juga menegaskan di mungkinkan ada pihak pihak yang tak puas dengan proses tes tersebut, dan dirinya siap menghadapi jika ada bukti dan saksi, karena tes benar benar di lakukan murni, bahkan anaknya Sendiri yang juga ikut Tes, juga tidak lolos.

"Saya menyatakan bahwa ada informasi ini tidak benar, jika memang ada titipan atau tudingan yang tidak benar kita lakukan atau ada yang membayar, dan silahkan dibuktikan, yang jelas saya siap bertanggung jawab," jelas Andik Sujarwo. 

Rencananya personil baru ini, mulai besok 18 personil ini akan mengikuti kegiatan pelatihan, karena tidak ada anggaran dalam pelatihan ini, rencananya instruktur pelatihan akan di berikan oleh senior senior BPBD dan Brimob sehingga pasca pelatihan langsung bisa tempatkan di Pos Pos yang ada. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .