Polisi Sergap, Seorang Pedagang Pupuk Bersubsidi Diluar Aturan

Suara Bojonegoro     Selasa, Januari 05, 2016    

Reporter: Saamito Anggoro


suarabojonegoro.com -Menjelang Musim Tanam padi pada musim penghujan ini, harapan Petani Agar Pupuk tidak telat dan tidak mahal, namun jika ada penyelewengan dari oknum Pedagang, Maka akan Menganggu kebutuhan Petani saat akan melakukan Pemupukan.

Seperti yang dilakukan oleh BS (53) warga Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, harus berurusan dengan Polisi Lantaran Menjual Pupuk bersubsidi yang tidak sesuai peruntukkanya, Seperti yang disampaikan Oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Hendri Fiuser, Selasa (5/1/15).

"BS Ditangkap dirumahnya setelah melalui oenyelidikan Pihak Satreskrim, dan bahwa BS terbukti menjual Pupuk Bersubsidi tidak sesuai keperuntukanya," Jelas AKBP Hendri Fiuser. 

Dalam penangkapan terhadap Pelaku Polisi Berhasil mengamankan barang bukti berupa Pupuk bersubsidi sebanyak 43 zak Pupuk Urea, 18 zak pupuk jenis ZA, 6 zak Pupuk Ponska, dan 13 zak Pupuk SP 36 buatan Petrokimia Gresik. 

Karena perbuatanya, pelaku dijerat pasal 30 ayat 3 Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri), nomor 15/M-DAG /4/ 2013 tentang pengadaan penyaluran pupuk bersubsidi Jo Pasal 6 ayat 1 huruf B Undang Undang Nomor 7 tahun 1995 tentang pengusutan, penuntutan, dan peradilan tindak pidana ekonomi.

Pelaku saat ini diamankan di Mapolres Bojonegoro guna diperiksa dan dimintai keterangan, Sementara Polisi berkoordinasi dengan KP3 (Komisi Pengawasan, Pupuk dan Petisida) Bojonegoro untuk melengkapi penyidikan. (Ang)

Foto: Ilustrasi suarabojonegoro.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .