PSN Jadikan Cara Efektif Cegah Penyebaran DB

Suara Bojonegoro     Rabu, Januari 20, 2016    

Oleh: Sulistya Windya

foto: Dok. Humas
Suarabojonegoro.com - Untuk mencegah penyebaran nyamuk aedes aegypti dan menurunkan resiko penyakit Demam Berdarah. Ternyata hal mudah dan murah itu adalah dengan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan abatisasi . Hal ini seperti yang disampaikan oleh Kun Sucahyono Kasi pengamatan Penyakit dan Kesehatan Matra di Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro.
 
Kun Sucahyono menyampaikan bahwa pada intinya hal yang mudah bisa kita lakukan untuk mencegah penyebaran penyakit DB ini yakni dengan PSN atau kita menyebut pula dengan 3 M, Menguras, Mengubur dan Menutup. Kemudian dilengkapi dengan melakukan abatisasi. Rabu (20/1/16)
 
“Yang penting jangan ada genangan ataupun media yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk disekitar rumah tinggal,” ungkap Kun Sucahyono.

Dia juga menambahkan, masyarakat memiliki andil yang sangat besar untuk bisa membuat lingkungan bebas dari DB dan serangan nyamuk ini. Hal terkecil adalah dimulai dari setiap rumah tangga dengan melakukan gerakan 3M dan abatisasi. Selain itu pamahaman masyarakat tentang penanganan kasus DB juga harus diubah. Yakni bahwasannya Fogging bukan langkah yang tepat untuk meminimalisir perkembangbiakan nyamuk ini.

“Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja, sedangkan jentik jentik nyamuk ini akan tetap hidup dan berkembang menjadi nyamuk dewasa kemudian berkembang biak,” jelasnya.

Sementara itu berdasarkan data yang dihimpun Humas, sejak tahun 2015 sampai dengan awal tahun 2016 data DBD di Bojonegoro yakni Bulan Januari 99 kasus DBD, Februari 92 kasusu, Maret 76 kasus, april 45 kasus, Meii 40 kasus. Bulan Juni 26 kasus, Juli 30 kasus, Agustus 17 Kasus, September 12 Kasus, Oktober 20 kasus. Bulan Nopember terjadi peningkatan yakni 44 kasus dan Desember 60 kasus DBD. Sedangkan awal bulan Januari 2016 ini per tanggal 18 jumlah kasus DBD menvapai 25 orang. (Wind/Rill/**)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .