Rekuntruksi Pembunuhan Alvian Di Hutan Dander Peragakan 33 Adegan

Suara Bojonegoro     Rabu, Januari 20, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Pembunuhan Alfian Bagus Prakoso (17) pelajar SMKN Dander, Bojonegoro yang mayatnya ditemukan di petak 31 RPH Dander, 17 Desember 2015 lalu, hari ini direkuntruksi, di halaman Mapolres Bojonegoro, dengan peragaan 33 Adegan oleh pelaku pembunuhan terhadap korban, Widuk Suwito Saputro alias Bayu, warga Desa/Kecamatan Dander. Rabu (20/1/16).

Dalam adegan rekuntruksi pembunuhan Alfian, Warga Jono, Kecamatan Temayang ini, secara detail dilakukan oleh pihak Penyidik Reskrim Polres Bojonegoro untuk mengetahui kronologis kejadian setelah diakukan penyidikan oleh pihak Polisi untuk dicocokan dengan kejadian sebenarnya.

Rekuntruksi diawali dengan adegan perjanjian ketemu antara korban dan pelaku dengan menggunakan SMS (Short Masanger Service) kemudian pertemuan keduanya dan berboncengan dengan menggunakan sepeda motor korban Honda Beat nopol S 6143 DO, menuju ke wilayah hutan di petak 31 RPH Dander.

Korban awalnya tidak mengetahui niat pelaku, namun saat asyik mengobrol secara tiba tiba dan membabi buta, korban ditusuk pelaku berkali kali lalu memukul kepala korban dengan palu, karena baju pelaku penuh dengan darah saat sempat memeluk korban, pelaku kemudian pulang dan ganti baju.

Setelah pulang, pelaku kemudian menggunakan sepeda motor milik korban selama sehari dan sepeda motor tersebut digadaikan oleh Pelaku ke warga Cepu, Kabupaten Blora.

Hingga akhirnya pelaku ditangkap di rumah pamannya di kabupaten Pasuruan, dari hasil menggadaikan motor korban, pelaku menggunakan uang untuk membeli Telephone genggam, baju dan celana.

Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Nugroho Basuki menjelaskan bahwa akibat perbuatanya pelaku dikenakan pasal berlapis yaitu Undang Undang Perlindungan anak, pasal 80 ayat 3 Jo 76 c Undang undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang no 23 tahun 2002, dengan ancaman penjara selama 15 tahun.

Pelaku juga dijerat Pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana dan subsider pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

"Rekuntruksi ini kami laksanakan di halaman belakang Mapolres Bojonegoro dengan pertimbangan keamanan," kata AKP Nugroho Basuki.

Hal ini dilakukan dan tidak mungkin dilakukan di lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) karena pada saat rekuntruksi sementara beberapa waktu lalu, terlalu banyak warga yang melihat sehingga sedikit merepotkan petugas.

Adapun rekuntruksi pembunuhan ini, dipimpin oleh Aiptu Rahardjo dari unit 1 Sat Reskrim Polres Bojonegoro, dan dalam rekuntruksi ini tak satupun keluarga korban maupun tersangka hadir untuk menyaksikan. (Ang/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .