Warga Temayang Tewas Karena DBD, Dinkes Fogging Dua Kali

Suara Bojonegoro     Rabu, Januari 20, 2016    

suarabojonegoro.com - Sedikitnya dua warga dari Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia akibat serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada awal tahun 2016 ini. Yakni di Dusun di Dusun Pendem Desa Temayang. Sementara itu pihak Pemkab Bojoneogoro menyatakan bahwa untuk kasus DBD yang terjadi di Bulan Januari 2016 ini, telah terdapat 25 kasus.

Salah satu korban meninggal dunia, diketahui bernama Cantika, seorang pelajar SD. Cantika yang sempat menjalani perawatan di Puskesmas setempat, kemudian harus dilarikan ke RS Aisyah, namun nyawanya tak dapat tertolong lagi.

Menurut warga setempat, masih terdapat sejumlah anak-anak lain yang sempat menjalani perawatan di Pusesmas setempat dengan indikasi gejala penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk tersebut.

Pihak Pemdes Temayang sendiri, mengaku telah melakukan langkah pencegahan dengan cara melakukan fogging di rumah-rumah warga.

Diakui, selama ini pengetahuan praktis yang didapat warga terkait pencegahan DBD adalah dengan melakukan fogging atau pegasapan. Menanggapi wabah yang terjadi di Temayang tersebut, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) mengatakan bahwa memang ditemukan kasus di Temayang dan mengatakan bahwa langkah yang perlu dilakukan adalah fogging.

Di wilayah Temayang sendiri, pihak Dinkes mengaku telah melakukan fogging sebanya dua kali. Bahkan, beberapa kali pihak Dinkes Bojonegoro juga masih melakukan fogging saat menemukan adanya kasus serupa di beberapa wilayah. “Minggu ini, juga ada fogging. Tampaknya dari Dinkes,” ujar Abdulah, warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Kasus DBD di Bojonegoro sendiri, pada tahun 2015 lalu ditemukan sebanyak 561 kasus, dengan jumlah temuan kasus terbanyak di bulan Januari sebanyak 99 kasus. Pihak Dinkes berjanji akan merubah pola pikir masyarakat dalam mencegah penyebaran wabah DBD, dari fogging ke gerakan 3M.

Meski demikian, pihak Humas Kabupaten Bojonegoro belum menyebutkan bahwa Bojonegoro masuk dalam status KLB DBD. (red/esp)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .