10 Orang Mantan Gafatar Malam Ini Tiba Di Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 24, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Setelah di jemput dari Bandara Internasional Juanda, akhirnya 10 orang mantan anggota Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) malam ini, Selasa (23/2/16) tiba di Bojonegoro, mereka di jemput oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Bojonegoro, pagi ini pagi tadi setelah dipulangkan dari Kalimantan Timur (Kaltim).

Namun kepulangan 10 mantan Gafatar ini tidak seperti kepulangan mantan anggota Gafatar yang terdahulu dan mendapatkan pembinaan langsung dari Bupati Bojonegoro, mereka langsung dipulangkan ke Rumahnya masing masing, untuk yang beralamat di Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, sedangkan untuk yang berasal dari Kecamatan Kasiman, dijemput oleh keluarganya di Kantor Disnakertransos.

Adapun ke sepuluh anggota Gafatar ini diantaranya adalah Tamtaji, Lilin Herlina, Dhimas Rejendra, Lennyta Tyas, Ellia Cahaya Semesta, dan Millah Abhraham Mahardika, yang kesemuanya adalah Warga Desa Sumuragung Kecamatan Sumberrejo.

Kemudian keempat lainnya adalah Suyitno, (40), Endrik Listyowati, Leo L Prayitno, Laraswati Ayu, yang kesemuanya beralamat di RT 4 RW 2, Dukuh Palangan Desa Besah Kecamatan Kasiman, Bojonegoro.

Kedatangan satu Keluarga mantan anggota Gafatar ini langsung disambut oleh orang tuanya sambil menangis dan memeluk cucunya, karena selama 3 tahun tidak pernah ketemu.

Oleh Disnakertransos, Kesemuanya diberikan paket bingkisan yang berupa Sembako dan juga pakaian, dengan harapan untuk bisa digunakan sementara ketika mereka pulang dikampung halamannya.

"Ini langsung kita Pulangkan ke rumahnya," Dwi Harningsih, Kabid Bimbingan Rehabilitasi Sosial.

Dijelaskan pula bahwa setelah mereka pulang dapat berinteraksi dengan lingkungan, dan bisa beradaptasi dengan Masyarakat seperti sebelumnya.

Sementara itu Kepala Disnakertransos Bojonegoro, Adie Witjaksono mengatakan bahwa mantan anggota Gafatar yang dipulangkan ini juga akan mendapatkan bantuan dari BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) Bojonegoro berupa uang sebesar Rp. 5 juta untuk satu keluarga sebagai modal usaha.

"Mereka juga akan diberikan kesempatan untuk bertransmigrasi jika mereka berkenan, serta akan diberikan bantuan ketrampilan," Jelas Adie.

Sebelumnya, sudah ada 11 anggota eks Gafatar yang dipulangkan ke kampung halaman masing-masing diantaranya dari Kecamatan Tambakrejo, Kecamatan Kasiman, Kecamatan Kapas dan Kecamatan Sumberrejo. Kesebelas eks gafatar itu mendapat santunan dari Pemkab Bojonegoro sebesar Rp 2,5 sampai 5 juta. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .