3 DPO Penambang Pasir Ilegal Di Tangkap Tim Opsnal Polres Bojonegoro

Suara Bojonegoro     Minggu, Februari 14, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Berkat kerja keras dan penyelidikan yang mendalam Tim Opsnal (Operasional) serta Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bojonegoro berhasi menangkap 3 orang DPO (Daftar Pencarian Orang) yang telah dinyatakan sebagai pelaku kegiatan ilegal yaitu melakukan penambangan pasir tanpa ijin di bantaran sungai Begawan Solo.

Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Nugroho Basuki kepada suarabojonegoro.com, menerangkan bahwa pada hari kamis tanggal 11 Februaro 2015 sekitar pukul 05.30 WIB DPO pelaku galian pasir Ilegal yang berinisi JN, (38) warga Desa Sumberarum kecamatan Ngraho, SMT (54) warga Desa Payaman  Kecamatan Ngraho, dan PD (66) warga Desa Payaman  kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro di Tangkap masing masing dirumahnya.

"Mereka ini diduga telah melakukan tindak pidana penambangan pasir tanpa ijin dan diketahui dari hasil penggerebekan petugas pada tanggal 22 september 2015 dengan lokasi sungai Bengawan Solo di Desa Payaman Kecamatan Ngraho," Jelas AKP Nugroho Basuki, Minggu (14/2/16). 

Sebelumnya petugas sudah mengamankan barang bukti dari lokasi kegiatan penambangan pasir dengan menggunakan mekanik ini diantaranya yaitu 3 buah diesel merek tianli, 4 buah batang pipa paralon, 3 buah jep, dan yiga buah kipas atau kato yang kini berada di Mapolres Bojonegoro. 

Akibat perbuatanya ketiga DPO Pelaku penambangan pasir ilegal ini di jerat Pasal 158 UU Republik Indonesia Nomer 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba Dengan ancaman 6 tahun penjara. (Ang/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .