BLH: Warga Sambiroto Terancam Kelumpuhan Saraf, Akibat Bau Gas H2S

Suara Bojonegoro     Selasa, Februari 02, 2016    

suarabojonegoro.com --Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bojonegoro mengklarifikasi pemberitaan sebuah media lokal yang menyatakan bahwa gas yang tercium warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas kemarin (01/02) tidak membahayakan. “Gas H2S yang terdeteksi dapat menyebabkan kelumpuhan pada indra penciuman dan syaraf mata,” jelas Agus Hariana, Sekertaris BLH Bojonegoro.

Sebelumnya, pihak BLH telah mengukur kandungan yang terdapat di sekitar Desa Sambiroto setelah bau menyengta agak reda, hasilnya adalah udara di Desa Sambiroto mengandung gas H2S sebesar 1 pppm. Menurut Agus, setelah kondisi agak aman pihaknya masih menemukan kandungan gas yang dapat membahayakan warga, terlebih bila terhirup berulang-ulang.

Warga Desa Sambiroto, dalam beberapa hari terakhir diliputi ancaman keracunan gas dari sumur minyak PAD A Lapangan Sukowati yang dioperatori oleh JOB PPEJ. Bahkan, hari ini (02/02) dua warga setempat kembali mencium bau gas yang menyengat. “Baunya seperti kalau tabung elpiji habis, seperti telur busuk yang bercampur belerang,” kata Rumini, warga RT 15 desa setempat.

“Ini apa masih ada kegiatan ? Kalau tidak ditutup, selamanya kami akan terus menerus seperti ini,” jelasnya. Rumini mengaku bahwa dirinya mencium bau menyengat saat dirinya menjemput gadis kecilnya dari sekolah.

Tak hanya dirinya yang mengalami gejala keracunan, Anggi yang masih duduk di bangku PAUD tersebut juga harus mengalami hal serupa.

“Kami memang tidak menggunakan masker, karena kemarin Petrochina menjamin bahwa tak ada kegiatan lagi,” jelasnya. Dirinya tak menyangka kalau hari ini menjadi korban, menyusul janji JOB PPEJ yang tak akan melakukan kegiatan yang menimbulkan dampak tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Menurut Malik, Kepala Dusun setempat, pihaknya telah memeriksa kondisi Rumini dan putrinya Anggi (4). “Sepertinya keracunan gas dari PAD A lagi,” kata Malik. Sehari sebelumnya, pihak operator berjanji akan menghentikan kegiatan, menyusul ratusan warga Desa Sambiroto terdampak bau gas dari sumur yang dioperatorinya.

Untuk meyakinkan warga, pihak operator dipimpin oleh bagian driling, Benny, dipersilahkan melihat langsung sumur yang disebut sebagai sumber bencana bagi warga Sambiroto. (ric/esp/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .