Bojonegoro & Jawa Timur Sudah Darurat Bencana

Suara Bojonegoro     Minggu, Februari 14, 2016    

Reporter: Rabani. P

suarabojonegoro.com - Banyaknya Bencana alam di berbagai Daerah khusunya di Bojonegoro dan Jawa Timur pada umumnya, pada awal tahun ini, Hendro Wahono selaku tim Unsur Pengarah Masyarakat Profesional (UPMP) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, mengatakan bahwa saat ini sedang terjadi sebuah fenomena lain. 

Menurut Hendro, BPBD Jatim menyebutnya Climate Reconcilement, atau penyesuaian iklim, disampaikan saat Hendro mengunjungi Bojonegoro (13/02/16) kemarin.

"Jawa Timur telah dinyatakan berstatus darurat bencana, khususnya untuk beberapa wilayah yang sedang dilanda bencana banjir, termasuk Bojonegoro," Jelasnya.

Dirinya juga Menjelaskan mengenai fenomena baru tersebut, Hendro mencontohkan sejumlah daerah yang tak punya tradisi bencana, Seperti Gresik dan Sidoarjo, maka harus ada penyesuaian terhadap iklim, Yang selama ini saluran airnya hanya untuk kondisi normal, harus mulai disesuaikam dengan curah hujan yang sangat tinggi.

"Dalam situasi bencana, kita hanya mengenal tiga kondisi. Yakni Siaga Bencana, Darurat Bencana dan Masa Transisi," Tambah Hendro.

Untuk Bojonegoro sudah masuk dalam kondisi darurat bencana, hal itu disampaikan karena sungai Bengawan Solo sudah meluap dan Sekarang bukan lagi siaga.

Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kabupaten Bojonegoro dalam seminggu terakhir telah meluap sebanyak dua kali. Airnya telah menenggelamkan pemukiman warga dan ratusan hektar lahan pertanian. (red/rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .