Bupati Bojonegoro Mengaku Dilematis Jawab Tuntutan K2

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 19, 2016    

Reporter Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Bupati Bojonegoro, Suyoto mengaku dalam posisi dilematis dalam menghadapi tuntutan tenaga honorer di Bojonegoro. 

"Bojonegoro itu bagian dari Indonesia, yang kebijakannya harus merujuk pada kebijakan pusat," katanya (Jumat 19/02/2016) saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro. Namun, dirinya tak menampik bahwa permasalahan tersebut dapat dicarikan solusi melalui kebijakan lokal.

"Kita akan terus upayakan untuk mencari terobosan regulasi, termasuk melalui pengelolaan dana abadi dari sektor migas," tambahnya. 

Sebelumnya, fraksi PDI-P DPRD Bojonegoro menyatakan jika anggaran dana abadi migas seharusnya bisa dialihkan untuk menjawab tuntutan tenaga honorer (K2) terkait status dan pengangkatan CPNS. Fraksi PDI-P menyatakan, telah menjadi kewajiban Pemkab Bojonegoro untuk menghargai pengabdian mereka yang telah belasan tahun menunggu kejelasan status mereka.

"Sebelumnya saya berterimakasih kepada fraksi PDI Perjuangan yang mengingatkan tentang penyelesaian pengangkatan honorer K2," tambahnya.

Lebih lanjut, dalam pengaturannya, tenaga honorer K2 didata dan dikelola oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PAN-RB) berdasarkan SE  Nomor 5 Tahun 2010 dan SE Nomor 3 Tahun 2012.

"Pemkab Bojonegoro akan terus berusaha mengimbangi bantuan dengan pendekatan kesejahteraan sesuai kemampuan keuangan pemerintahan Kabupaten Bojonegoro," kata pria yang sering disapa Kang Yoto.

Sementara itu, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyatakan siap mengalokasikan anggaran belanja pegawai bagi pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016. Sementara untuk gaji tenaga honorer K2 yang sudah resmi menjadi PNS, akan dibayar lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). (Ney/rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .