Bupati Minta BPK Audit Anggaran Rapat Penyelesaian TKD Gayam

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 19, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Bupati Bojonegoro Suyoto menilai jika rapat yang telah digelar selama ini oleh pihak yang bertanggung jawab dalam penyelesaian tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam Kecamatan Gayam, Bojonegoro sangat luar biasa namun hasilnya nol atau tidak ada hasilnya sama sekali. Jumat 19/02/2016.

"BPK (badan pemeriksa keuangan)audit itu uang yang digunakan untuk rapat penyelesaian TKD tapi tidak ada hasilnya," kata pria yang sering disapa Kang Yoto ini.

Menurutnya selama kurang lebih empat tahun lamanya pihak Satuan Kerja khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Exxonmobile Cepu Limited (EMCL) selaku operator minyak Lapangan Banyu Urip Blok Cepu telah menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan Pemdes Gayam dan Pemkab Bojonegoro dalam menyelesaikan tukar guling TKD.

"Kalau setelah ini terjadi konflik saya akan berdiri didepan barisan rakyat saya karena kita sudah lama memberikan toleransi kepada mereka (SKK Migas & EMCL," tambahnya.

Sehingga, hal tersebut membuat Pemkab Bojonegoro mencabut izin HO (izin gangguan) untuk kegiatan pengembangan lapangan Banyu Urip Blok Cepu yang berdiri diatas lahan TKD Gayam seluas 13,2 hektare (ha) karena proses tukar guling belum selesai dan masa kontrak sewa menyewa sudah tidak diperbolehkan kembali oleh aturan yang berlaku. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .