Camat Trucuk, Jika Musyawarah Tidak Selesai Bisa Ke Jalur Hukum

Suara Bojonegoro     Selasa, Februari 16, 2016    

Reporter: Nella Rachma
 
Suarabojonegoro.com - Camat Trucuk Suwigyo yang ikut hadir dalam kunjungan lapangan komisi A DPRD Bojonegoro kemarin (15/2) mengatakan akan menjadi pihak yang berada ditengah yaitu antara pihak pemerintahan desa (Pemdes) Pagerwesi Kecamatan Trucuk dan Bajuri sebagai warga Pagerwesi. Selasa (16/2/16)

"Ada dua penyelesaian masalah, jika secara musyawarah tidak selesai maka bisa melalui proses jalur hukum atau gugatan di Pengadilan Negeri," katanya.

Dirinya juga menyatakan jika bersamaan sampai saat ini tidak ada penyelesaian maka pihaknya akan menunggu arah kebijakan yang harus dilakukan namun tanah tersebut tetap harus digunakan untuk kepentingan umum saat ini seperti polindes dan lapangan futsal bagi masyarakat setempat.

"Saya harap masyarakat tenang dan sabar jangan membuat kerusukan," tambahnya.

Sementara itu, pimpinan kunjungan lapangan Anam Warsito mengatakan jika pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian mengingat saat ini pihak polisi telah memasang garis police line diarea tanah diluar milik saudara Bajuri (diluar 720 meter persegi sesuai sertifikat), police line sendiri dipasang polisi atas dasar laporan dari Bajuri.

"Tanah milik Bajuri sesuai sertifikat 720 m2 selebihnya adalah tanah berstatus GG (goverment grond) yang digunakan desa untuk polindes dan lapangan futsal dan anehnya yang dipasang garis police line adalah tanah GG. Lucu sekali Bajuri ingin menguasai semua tanah yang ada disekitarnya juga," tandasnya.

Seperti yang diketahui luas tanah yang ada sesuai peta 2950 meter persegi dan 720 meter persegi adalah milik Bajuri sedangkan selebihnya adalah tanah GG yang saat ini dimanfaatkan desa untuk kepentingan umum namun pada kenyataannya Bajuri ingin menguasai semua tanah dengan memasang patok pembatas diatas lapangan futsal dan dicabut oleh masyarakat sampai akhirnya polisi melakukan pemasangan police line setelah masyarakat mencabut patok yang dipasang Bajuri diatas tanah yang dimanfaatkan warga Pagerwesi. (Nell/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .