Debit Air Sungai Bengawan Solo Turun, Longsor Bibir Sungai Mencemaskan Warga

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 10, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Setelah debit air sungai Bengawan Solo mengalami naik dan masuk dalam siaga kuning, dan kemudian berangsur turun, membuat sejumlah bibir sungai Bengawan Solo di beberapa wilayah mengalami longsor, seperti yang terjadi di Dusun Semanding, RT 9 RW 2 Desa Kemiri Kecamatan Malo, Bojonegoro.

Longsor pada bibir sungai Bengawan Solo ini sangat membahayakan warga karena sisi bibir yang longsor merupakan jalan poros Desa yang setiap hari menjadi akses transpotasi warga Desa Kemiri menuju Desa Lainnya, dan bahkan badan jalan juga juga ikut lonsor.

"Jalan ini menghubungkan antara Desa Gemolong dan Desa Kemiri, dan jika tidak hati hati maka akan sangat berbahaya," kata salah satu Anggota Satpol PP Kecamatan Malo yang sedang berada di lokasi, Rabu (10/2/16).

Dijelaskan juga bahwa longsor ini terjadi dari adanya gerusan air sungai Bengawan Solo yang sangat deras ketika sedang naik airnya, dan ketika debit air turun longsor mulai kelihatan dan terjadi antara 10 hingga 15 meter dari sebelumnya, dan panjang longsor mencapai 60 meter.

"Awalnya sebelum debit air naik, warga sudah membuat penahan agar longsor tidak terjadi, namun karena derasnya air penahan tanggul juga jebol," Tambah Yudi.

Sebelumnya longsor bibir Sungai Begawan Solo juga terjadi di Desa Kemiri, Kecamatan Malo, Longsor juga terjadi di Desa Kuncen terdapat bibir sungai yang longsor aepanjang 10 meter dan di Desa Baru sepanjang 20 meter dengan lebar longsor sekitar dua meter dari sebelumnya.

Beberapa warga yang rumahnya berdekatan dengan area longsor merasa cemas dan khawatir jika longsor di bibir sungai terus terjadi, karena bisa membahayakan mereka dan akan merusak tempat tinggal mereka.

Sementara warga sampai saat ini hanya memberikan tanda tanda pada bibir sungai yang longsor dan membuat pertahanan dengan bahan seadanya agar longsor tidak semakin melebar, warga juga berharap ada penanganan secepatnya dari pemkab Bojonegoro guna menangani longsor ini. (Ang/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .