Dewan Bojonegoro Tolak Impor Sapi

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 10, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

Image by: Ilustrasi
Suarabojonegoro.com - Penolakan terhadap sapi impor yang dapat membanjiri Indonesia, dan akan merugikan para peternak di Indonesia, termasuk Bojonegoro, disampaikan oleh Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Bojonegoro melalui Komisi B, dihadapan Dirjen Peternakan RI, di Jakarta.

Menurut Sekretaris Komisi B, Lasuri, bahwa adanya sapi impor sudah menjadi keresahan bagi masyarakat Bojonegoro, hal ini akan membuat anjloknya harga sapi yang menjadi piaraan mereka, untuk menambah penghasilan mereka yang rata rata bekerja sebagai petani.

"Masyarakat mulai bingung, impor sapi dapat berpengaruh buruk bagi penghasilan para peternak dan petani yang juga beternak sapi," terang Pria yang juga Anggota Fraksi PAN ini, Rabu (10/2/16).

Dijelaskan juga bahwa setiap harinya masyarakat melihat dijalan raya setiap harinya banyak sapi warna cokelat yang berasal dari Australia diangkut menggunakan truck, dan masuk wilayah Bojonegoro, dan ini sudah mulai membuat resah masyarakat peternak Bojonegoro.

"Selain sapi impor, kami menyampaikan penolakan juga terhadap import jagung, karena juga dapat merugikan para petani, karena hal itu sangat berpengaruh pada harga yang jatuh pada saat panen jagung," jelas Lasuri.

Diharapkan kepada pemerintah agar dapat mengambil langkah bijaksana terkait kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, karena dengan impor tidak semakin mensejahterakan masyarakat namun akan berdambak buruk terhadap perekonomian khususnya di bidang peternakan dan pertanian. (Ang/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .