Di Tujuh Jalur Kota Bojonegoro Ini, PKL Bisa Kena Tipiring

Suara Bojonegoro     Senin, Februari 29, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Bojonegoro pagi tadi (Senin, 29/02/2016) melakukan sosialisasi dan penertiban di sepanjang jalan yang masuk dalam Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) dan Operasi Simpatik 2016.

Sosialisasi dilakukan di beberapa ruas jalan yang ada di Kota Bojonegoro, yaitu di Jalan MH Thamrin, Jalan Dr Soetomo, Jalan Diponegoro, Jalan Teuku Umar, Jalan Imam Bonjol, Jalan AKBM Soeroko dan Jalan Trunojoyo Selatan.

"Operasi Simpatik mulai tanggal 1-21 Maret 2016, tujuh kawasan tersebut diterapkan KTL (Kawasan Tertib Lalulintas)," kata Kanit Pengaturan, Penjagaan Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) dari Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Mukari dilokasi KTL.

Menurutnya, jika saat Operasi Simpatik 2016 tersebut dimulai dan masih didapati kendaraan yang parkir sembarang serta pedagang kaki lima yang berjualan diareal KTL tersebut, maka akan diberikan sanksi.

"Untuk PKL yang masih berjualan dilokasi KTL akan mendapat sanksi Tipiring, sedangkan kendaraan roda dua dan roda empat yang masih parkir akan dikenakan tilang. KTL berlaku 24 jam," tambahnya. (Ney/rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .