Dihentikan DKP, Muncul Masalah Urugan Taman Baureno

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 20, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

Suarabojonegoro.com - Setelah dihentikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) selaku Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membidangi, permasalahan lain muncul dalam proyek Taman Baureno. Hal itu diungkapkan oleh Mustakim (42), warga Parengan, Tuban yang mengaku sebagai rekanan sub kontraktor dalam hal material urugan.

"Tagihan dari kami belum dibayar oleh sub kontraktornya," katanya sambil menyebut nama M. Charis Suhud, sub kontraktor yang warga Desa Ngelebur, Kecamatan Kedungpring, Lamongan.

Menurutnya, Charis adalah sub kontraktor yang ditunjuk pelaksana untuk urusan pengadaan borongan tanah urug yang selama ini mengambil dari Mustakim. Hal senada juga dikeluhkan oleh Jimat (54), warga Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno yang juga merasa tagihannya belum diselesaikan oleh Charis.

Meurut mereka, total tagihan yang seharusnya dibayar adalah senilai Rp 70juta dengan batasan jatuh tempo pada 9 Februari 2016 lalu. "Itu untuk keperluan Taman Baureno, sesuai perjanjian totalnya 70 juta," tambah Mustakim, yang juga akan membawa masalah ini ke ranah hukum bila tak kunjung diselesaikan.

Dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut, CV Dita Lestari Jaya selaku pihak pelaksana proyek Taman Baureno mengatakan bahwa seluruh tagihan telah dibayarkan kepada sub kontraktor. "Sudah saya bayar semua, jadi kami tak ada tanggungan lagi," jelas Farhan, dari CV Dita Lestari Jaya.

Sebelumnya, pengerjaan Taman Baureno dihentikan oleh DKP karena dianggap tak menepati jadwal yang tertuang dalam kontrak. Farhan menjelaskan, bahwa keterlambatan pengerjaan tersebut lebih disebabkan karena pihaknya menunggu perolehan lahan baru, menyusul lahan awal yang ditentukan ternyata bermasalah.

Selama menunggu itulah, otomatis pihak CV Dita Lestari Jaya kehilangan waktu pengerjaan, terlebih dalam mengerjakan proyek tersebut pihak DKP tak memberi perpanjangan waktu guna mendapatan lahan penggantinya. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .