Dilarang Lewati Fly Over Oleh EMCL, PEPC Akan Lewat Double Track

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 10, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

Suarabojonegoro.com - Arus kendaraan untuk proyek Gas Unitasi J-TB (Jambaran Tiung Biru, ternyata mendapatkan larangan dari pihak EMCL (Exxon Mobil Cepu Limited), seperti yang disampaikan oleh Kepala Dishub (Dinas Perhubungan) Pemkab Bojonegoro, Iskandar, Selasa (9/2) kemarin.

Dijelaskan oleh Iskandar bahwa Fly Over yang berada di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Bojonegoro, hanya boleh dilalui oleh Kendaraan Proyek Migas (Minyak dan Gas) Banyuurip saja, dan kendaraan lain selain proyek tersebut dilarang oleh EMCL.

"Karena berbeda operator, sehingga dimungkinkan tidak boleh dilalui, tapi harusnya boleh karena sama sama menggunakan uang negara," tutur Iskandar.

Karena tidak boleh melewati Fly Over untuk aktivitas kendaraan Proyek JTB yang di operatori oleh PT PEPC ( Pertamina Ekplorasi Cepu) ini sehingga di mungkinkan akan melewati Double Track, yaitu di Desa Ngujo, kecamatan Kalitidu.

"Namun kita belum tau teknisnya nanti, apakah ada pembangunan atau pelebaran jalan menuju Proyek JTB," kata Iskandar. (Ang/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .