Elemen Mahasiswa di Bojonegoro Kutuk LGBT

Suara Bojonegoro     Selasa, Februari 23, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

Suarabojonegoro.com - Elemen mahasiswa di Bojonegoro mulai angkat bicara terkait maraknya pemberitaan mengenai pro-kontra perilaku yang dinilainya menyimpang. Salah satunya dari Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bojonegoro yang menyuarakan desakannya pada otoritas pemerintah untuk mengambil langkah aktif guna menangkal penyebarannya.

"LGBT itu virus, harus segera ada tindakan nyata," ujar Ahmad Syahid, Ketua PC PMII Bojonegoro (Senin, 22/02/2016). Ia juga menyatakan kutukannya atas perilaku yang disebutnya tidak dapat dibenarkan dari kacamata apapun itu, sehingga sudah menjadi kewajiban bersama untuk menangkalnya, terutama pemerintah.

"Oleh karenanya selain keluarga dan pemuka agama, yang paling berkewajiban adalah pemerintah," tambahnya. Ia juga mendesak agar pemerintah setempat segera melakukan sosialisasi penolakan praktik LGBT di Bojonegoro.

"Kami dari PC PMII Bojonegoro, berharap agar perilaku LGBT segera dilarang secara legal formal," tambahnya. Dalam hal ini Ahmad menyatakan bahwa PMII siap untuk menjadi pelopor gerakan menolak perilaku LGBT di Bojonegoro.

"Namun kita tidak boleh anarkis dalam memerangi perilaku ini, apalagi memusuhi korbannya," pungkasnya. (Ang)

Foto ilustrasi: Poskotanews.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .