JOB-PPEJ Akan Beri Ganti Rugi Rp. 300 Juta, Warga Belum Bisa Terima

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 06, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Akhirnya dari hasil Pembicaraan antara warga melalu perwakilan warga dengan pihak JOB PPEJ (Joint Operating Body-Pertamina Petrochina East Java) Wakapolres Bojonegoro Kompol Ikhwanudin, serta Perwakilan dari SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar, didapatlkan angka Rp. 300 juta sebagai ganti rugi warga Desa Sambiroto yang terkena dampak dari Bau menyengat yang membuat Warga mual dan pusing serta belasan dirawat di Rumah Sakit. 

Namun hal tersebut, dari angka yang disetujui oleh Pihak Manajemen JOB-PPEJ, disepakati nominal Rp. 300 Juta, belum bisa diterima oleh Masyarakat yang hadir di balai Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, karena jauh dari tuntutan Masyarakat sebelumnya.

"Kami warga masih belum bisa menerima keputusan dan jumlah Rp. 300 juta yang akan berikan kepada warga, dan itu jauh sekali dengan tuntutan sebelumnya," Kata Waras salah satu warga yang lain usai pertemuan dibalai Desa malam ini, Jum'at (5/2/16).

Waras menganggap bahwa apa yang disampaikan oleh pihak JOB PPEJ sangat jauh dari harapan, dan warga berteriak dan berucap enggan menerima jika jumlahnya demikian.

Hal itu tampak ketika Sukur Priyanto yang juga wakil ketua DPRD Bojonegoro menyampaikan hasil dari pertemuan tersebut, warga mendengar nominal Rp. 300 juta merasa sangat kecewa karena sebelumnya ditolak oleh warga, dan alhirnya warga meninggalkan balai Desa karena bentuk kekecewaannya meski Sukur Priyanto masih berpidato menyampaikan hasi pertemuan. 

Bahlkan didalam balai Desa banyak di penuhi oleh anggota Polisi dan warga lain sudah pulang sambil berteriak, "Ayo pulang besok balik lagi," Teriak beberapa warga.

Bahkan ibu ibu yang juga turut hadi dibalai Desa juga mengungkapkan kekecewaanya, karena belum bisa menerima jumlah yang diputuskan tersebut.

Sementara Kepala Desa Sambiroto, Sudjono mengatakan masih belum bisa memastikan kapan realisasi dari uang tersebut sebagai ganti rugi warga yang terkena dampak ekplorasi Migas di lapangan Sukowati.

"Belum tahu kapan realisasi dan pelaksanaanya kita masih menunggu kadwalnya dari pihak JOB PPEJ," Kata Sudjono.

Sudjono juga menjelaskan bahwa ganti rugi senilai Rp. 300 juta ini tidak berbentuk uang akan tetapi berbentu barang dan hal itu merupakan kesepakatan dalam pertemuan antara perwakilan warga dengan pihak JOB PPEJ. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .