Kapolres Tuban Beri Penghargaan Kepada Mantan Pengusaha Arak

Suara Bojonegoro     Kamis, Februari 18, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

Tuban (suarabojonegoro.com) -  Kapolres Tuban AKBP Guruh Arif Darmawan, memberikan penghargaan kepada Mantan pengusaha Minuman keras yaitu Arak, karena mereka telah berhenti dari usahanya yang bisa membahayakan para generasi bangsa, jika mereka mengkunsumsi minuman beralkohol ini.

Didampingi oleh Dandim 0811 Tuban Letkol Inf. Sarwo Supriyo beserta satu peleton anggotanya dan satu peleton jajaran Satpol PP pada Rabu (17/3/16) penghargaan ini diberikan kepada 9 orang mantan pengusaha arak yang telah berhenti dan siap menggeluti profesi baru sebagai pengusaha lainnya maupun petani.

“Jadi mereka mendapat penghargaan dari Kapolres Tuban karena telah berhasil menciptakan situasi kamtibmas yang aman dilingkungannya, diantaranya bapak Triyanto, Rasam, Tarmuji, Lamisih, Gunawan, Avan Muguh, Wantiro, Kundono dan Supriyadi, yang semua beralamatkan di Desa Prunggahan Kulon, Semanding” ungkap AKP Elis Kasubbag Humas Polres Tuban Kapolres Tuban.

AKBP Guruh Arif Darmawan menegaskan, bahwa pemberantasan produksi miras di Tuban tidak main main. Namun demikian, pihaknya juga ikut prihatin dan ikut berperan aktif memberikan solusi yang baik kepada mantan pengusaha arak yang telah ditutup.

“Bukan hanya penegakan hukum yang kita lakukan, tetapi kami dari Polres, Pemkab dan Kodim bersama sama mencarikan solusi lapangan usaha. Disatu sisi kita dituntut untuk membersihkan Kabupaten Tuban dari produksi dan peredaran arak, namun kami akan berdosa jika hanya melaksanakan pemberantasan saja tapi tidak dapat menyediakan tempat bagi mereka untuk beralih profesi,” tegasnya.

Bantuan dana dan pelatihan diberikan oleh Pemda Tuban agar yang bersangkutan tidak kembali ke profesi lama. Polres Tuban secara aktif memfasilitasi hal ini dan tidak hanya melakukan penegakan hukum namun juga mencarikan jalan keluar,” imbuh Kapolres.

Atas upaya Polres Tuban itu, mereka akhirnya mendapat bantuan modal masing-masing Rp. 4,5 juta dari Pemkab Tuban, yang diberikan melalui rekening pihak penerima, dan mereka menjadi satu kelompok badan usaha yang berbadan hukum dengan disahkan oleh Notaris.

Selain itu mereka rencananya akan mendapatkan pelatihan pengelolaan galfalom, membuat snack atau jajanan maupun pertanian. (Ang)


 (Tribatranewspolrestuban)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .