Kasus Pencurian Belum Tuntas Korban Alami Teror

Suara Bojonegoro     Kamis, Februari 25, 2016    

Reporter: Rabani. P

suarabojonegoro.com - Pada pertengahan bulan Februari lalu, tepatnya Tanggal 15, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) secara resmi telah membuat laporan terkait rangkaian insiden pencurian yang terjadi di sekertariat mereka. Yakni aksi teror yang diduga dilakukan oleh pencuri, teror tersebut dialami oleh Mujamil Wahyudi, yang sebelumnya menjadi korban pencurian.


Namun hingga saat ini, pihaknya mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai pengusutannya, baik itu terkait kasus pencurian maupun teror SMS yang dialami korban. Hal itu membuat PC PMII di Bojonegoro merasa bahwa penyidikan yang dilakukan oleh Polsek Kota Bojonegoro kurang maksimal dan terkesan kurang serius.

"Padahal barang bukti dan nomor pelaku yang meneror sudah kami serahkan ke kantor polsek kota," ujar Mujamil. Menanggapi hal itu, Ketua Umum PC PMII Bojonegoro membenarkan bahwa selain kasus pencurian di kantor PC PMII Bojonegoro masih belum beres, kini muncul akso teror yang dialami rekan seorganisasinya tersebut.

"Kami sangat menyayangkan lambannya proses penyidikan oleh aparat hukum di Polsek Bojonegoro," kata Ahmad Syahid, Ketua PC PMII Bojonegoro (Kamis, 25/02/2016)

Menurutnya, peristiwa tersebut bukanlah persoalan jumlah kerugian semata, tapi keseriusan penegak hukum saat ada laporan kriminal menimpa masyarakat.

"Ini bisa menjadi evaluasi kita, mereka harus melayani masyarakat dengan semaksimal mungkin. Jangan hanya berorientasi kasus-kasus besar saja, namun kasus-kasus kecil juga harus diselesaikan dengan cepat. Agar para penjahat atau pencuri bisa jera. Sehingga Bojonegoro bisa aman dan kondusif," ujarnya. (Rab)

Foto Ilustrasi: kilasmaluku.com

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .