Ketua DPRD Ancam Kontrak Petrochina Tak Diperpanjang

Suara Bojonegoro     Selasa, Februari 02, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Bojonegoro, Mitroatin memprihatinkan kinerja industri eksplorasi minyak dan gas bumi (Migas) yang akhir-akhir ini berdampak buruk bagi masyarakat sekitar akibat kegiatan flaring di PAD A JOB P-PEJ (Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java) di Desa Campurejo Kecamatan Kota Bojonegoro. Bahkan parahnya kegiatan tersebut sering mengeluarkan bau busuk dan membuat warga mual, pusing, muntah sampai harus dilarikan ke rumah sakit. Selasa (2/1/16)

Mitroatin mengatakan jika seharusnya operator yaitu JOB P-PEJ melakukan pembenahan yang lebih profesional dalam sistem kegiatan saat melakukan operasi sehingga tidak berdampak dan meresahkan masyarakat secara berulang kali karena dua pekan terakhir ini terjadi beberapa kali bau busuk yang keluar akibat kegiatan tersebut.

"Ini harusnya tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, ini mengancam bagi kesehatan dan nyawa rakyat sehingga JOB P-PEJ harus lebih profesional kinerjanya," kata politisi asal partai Golkar ini.

Ketua DPRD Bojonegoro juga mengancam tidak akan memberikan rekomendasi kontrak untuk perpanjangan dalam pengelolaan migas di Lapangan Sukowati ini karena pihak operator yaitu JOB P-PEJ terus seperti melakukan kesalahan yang sama berulang kali sehingga rakyat yang harus dirugikan bahkan pihak manajemen sering menambur janji namun realisasinya sangat sulit.

"Seperti sudah janji akan bertemu dengan warga, namun manajemen tidak datang sehingga warga harus menunggu sampai sore dan akhirnya ada gas H2S yang membuat banyak warga "klenger"," lanjutnya.

Pihaknya juga berjanji akan memanggil pihak manajemen JOB P-PEJ karena sudah dinilai keterlaluan memperlakukan masyarakat Bojonegoro, minyak sendiri adalah aset negara namun wilayah ada di masyarakat sehingga jangan sampai masyarakat menjadi korban terus menerus sampai harus dilarikan di rumah sakit akibat kesalahan operator. (Ang/Red)


*) Foto korban Gas H2S yang di rawat di Rumah Sakit.

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .