Pabrik Rokok 369 Di Segel, Di Duga Pakai Cukai Palsu

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 05, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Dugaan penggunaan Cukai Palsu oleh perusahaan Rokok 369, mengakibatkan adanya dugaan penyegelan Pabrik Rokok Lokal Bojonegoro ini oleh Bea dan Cukai Bojonegoro, Kemarin, Kamis (4/2/16), seperti yang menjadi pembahasan para buruh pabrik Rokok di Desa Sumuragung, Sumberrejo, Bojonegoro ini.

Dari data yang dikumpulkan suarabojonegoro.com dilapangan adanya penyegelan oleh pihak Bea dan Cukai Bojonegoro ini, tidak banyak diketahui bara buruh pabrik, karena  para buruh pabrik ini sudah libur sejak dua minggu dan mereka hanya mendengar jika pabrik tempat mereka bekerja diberhentikan kegiatan operasinya.

Beberapa mandor dan karyawan Pabrik saat dihubbungi suarabojonegoro.com banyak yang enggan bicara, namun beberapa diantaranya mengatakan ada penyegelan dari Petugas bea dan cukai. "Kita tidak tahu apa apa, cuma sekedar bekerja, namun memang kemarin kami dengar ada penyegelan," Kata Salah satu Perempuan Pekerja Pabrik yang namanya enggan di mediakan, Jum'at (5/2/16).

Dari kabar yang tersiar, bahwa disegelnya Pabrik Rokok ini dikarenakan ada dugaan pemalsuan terhadap Bandrol, yang diketahui oleh Pihak Bea dan Cukai.

Akan tetapi belum ada penjelasan dari Pihak Bea dan Cukai terkait penutupan Pabrik Rokok 369 ini, karena pihak Bea dan Cukai masih belum bisa di hubungi. (Ang)

*) foto: salah satu gudang PR 369 di Baureno

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .