Pengelolaan ADD, Pemdes Harus Transparan

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 03, 2016    

Kontributor: Amir Fatah

suarabojonegoro.com --Bupati Bojonegoro, Suyoto menyampaikan, penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) untuk seluruh Desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada tahap pertama tersebut Sebanyak 25 %, diharapkan seluruh Perangkat Desa dapat mengelola dana tersebut dengan tata kelola keuangan yang baik dan tentang pengalokasian dana abadi migas yang salah satunya akan dialokasikan untuk usia sekolah, khususnya pada jenjang SMA sederajat.

“Dengan pengalokasian dana abadi migas ini, bertujuan agar anak-anak usia sekolah tidak ada yang tidak bersekolah, diharapkan agar Desa dapat mengakomodir semua ana-anak sekolah tersebut untuk mendapatkan DAK dibidang Pendidikan ini ” tuturnya di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro.

Selain itu juga disampaikan, yaitu tentang Upah Umum Perdesaan (UUP) untuk menggerakkan sektor investasi dan pertumbuhan ekonomi di pedesaan, diharapkan Pemerintah Desa dapat membuka seluas-luasnya partisipasi dari masyarakat  tentang perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program dan kegiatan Desa. 

“Karena alokasi pembangunan jalan Desa dan lingkungan menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa, untuk hal tersebut Desa agar segera menyusun peraturan Desa, pemerintah Desa lebih pro aktif dan transparan dalam pengelolaan keuangan dan kegiatan di Desa" pungkas orang nomor satu di Kabupaten Bojonegoro tersebut. 

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, Mayor Inf M. Jenal Arifin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Desa, di Pendopo Malowopati Kabupaten Bojonegoro, Selasa (02/02/2016).

Rapat Koordinasi yang dibuka oleh Bupati Bojonegoro, Suyoto, dihadiri 300 orang diantaranya Forpimda, Ketua DPRD, Danramil Jajaran Kodim 0813 Bojonegoro, Kapolsek Jajaran Polres Bojonegoro, Para Babinsa, Babinkamtibmas serta Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se- Kabupaten Bojonegoro. (Mir/Red)  

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .