Perjanjian Sewa TKD Gayam Digugurkan UU 02 Tahun 2012

Suara Bojonegoro     Kamis, Februari 18, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Dalam adendum dari perjanjian sewa tanah kas desa (TKD) Gayam tertulis bahwa para pihak dari perjanjian sewa hendak menegaskan bahwa berhubung tukar guling TKD Gayam yang menjadi subyek dari perjanjian sewa tersebut masih dalam proses, maka para pihak telah sepakat memperbaharui perjanjian sewa sejak tanggan 11 Febrruari 2014 melalui surat EMCL yang dimuat didalam butir 2. 

Pembaharuan tersebut untuk selanjutnya akan terjadi dengan sendirinya setiap tanggal 11 Fenvruari setiap tahunnya kecuali apabila proses tukar gulung selesai dimana apabila hal tersebut terjadi, maka perjanjian sewa akan berakhir dengan seketika.

Lanjut dalam isi adendum, apabila proses tukar guling tersebut selesai sebelum berakhirnya masa sewa yang sedang berjalan, maka pemberi sewa tidak perlu mengembalikan tarif sewa yang telah dibayarkan oleh penyewa untuk masa sewa tersebut.

Melihat isi perjanjian tersebut seharusnya sewa menyewa TKD Gayam diperbarui secara otomatis setiap 11 Februari 2016, namun menurut Bupati Bojonegoro perjanjian diatas sudahlah digugurkan oleh UU no 02 tahun 2012 yang menjadi acuan baru dalam tukar guling TKD Gayam.

"Kalau pakai aturan lama (Permendagri no 04 tahun 2007) untuk tukar guling perjanjian akan masih berlaku namun jika sudah menggunakan UU yang baru (uu no 02 tahun 2012) perjanjian akan gugur," tandas Kang Yoto.

Bupati juga menyayangkan sikap SKk Migas dan EMCL yang tidak menggunakan waktu yang diberikan selama 4 tahun apalagi Bupati tidak ingin kebaikan Pemkab dan Pemdes Gayam dibalas dengan perampasan aset desa dan tindakan seman-mena dengan alasan uu 02 tahun 2012 dalam proses tukar guling. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .