Polres Tuban Rilis Identitas Pengedar Narkoba

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 20, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro
Suarabojonegoro.com - Aparat kepolisian di Tuban berhasil mengamankan enam orang dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2016. Mereka ditangkap karena terlibat dalam peredaran obat-obatan terlarang yang masuk dalam daftar G. “Mereka diamankan dari lokasi yang berbeda atas kasus peredaran obat-obatan terlarang jenis daftar-G Karnopen dengan keseluruhan pengedar,” terang AKBP Guruh Darmawan, Kapolres Tuban.

Operasi itu sendiri berlangsung selama 10 hari, yakni sejak Tanggal 4 hingga 10 Februari 2016. "Yang terakhir kita amankan justru pada 16 Februari, yakni sebanyak dua orang," tambah Guruh.

Sementara itu, dalam rilisnya, Polres Tuban menyebutkan identitas para pengedar barang haram itu. Yakni Antok Purnawan (33), warga Desa Rayung, Kecamatan Plumpang dan Sapta Candra P (30), warga Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban, keduanya diamankan pada 4 Februari 2016. Sementara Hartono (50), warga Desa Gesing, Kecamatan Semanding diamankan pada Tanggal 9, serta Muhamad Syamsul Maif (21), warga Desa Kradenan, Kecamatan Palang yang diamakan pada 11 Februari.

Lainnya, yang ditangkap pada 16 Februari adalah Toni (32), warga Kelurahan Karangsari Kecamatan Tuban dan Muslimin (33) warga Desa Sugihwaras Kecamatan Jenu. “Seluruh tersangka itu diamankan karena terbukti mengedarkan obat daftar-G jenis Carnophen,” imbuhnya.
Selain menangkap para pelaku, aparat kepolisian juga berhasil mengamankan 972 butir pil Carnophen dan uang tunai senilai Rp 1.446.000 sebagai barang buktinya.

"Mereka diancam dengan pasal 197 sub pasal 196 Undang-Undang Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun,” jelasnya. Penangkapan itu sekaligus menunjukkan bahwa saat ini, peredaran narkoba di Tuban tak hanya terjadi di kota, namun telah merambah kawasan pedesaan. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .