PPID Tolak Surat Keberatan Terkait Informasi Pelaksanaan Proyek Diknas

Suara Bojonegoro     Senin, Februari 29, 2016    

Reporter: Rabbani. P

suarabojonegoro.com - Pihak Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID) Utama di Kabupaten Bojonegoro, mengaku telah menerima dua surat keberatan dari pemohon informasi. "Memang ada dua pemohon, yang satu dari lembaga satunya dari perseorangan," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur melalui, Joko Suhermanto, Kabid Jaringan Komunikasi (Jarkom).

Surat keberatan itu muncul setelah pihak PPID Bojonegoro menolak memberikan informasi yang dimohon, yakni berkaitan dengan sebuah dokumen proyek serta salinan lengkap kegiatan Dinas Pendidikan selama tahun 2015 lalu. "Sesuai amanat Undang-undang, terpaksa kita tolak. Karena dokumen yang dimaksud belum selesai auditnya," tambahnya.

Namun, setelah melakukan tahapan yang melibatkan sejumlah SKPD, PPID Utama lantas menerima salah satu surat keberatan itu secara penuh. Yakni dengan memberikan informasi dan dokumentasi yang dimaksud dengan cara melihat dan menyalinnya. "Sementara, untuk keberatan yang terkait dengan kegiatan Diknas, terpaksa tetap kami tolak," jelasnya.

Dalam ketentuan yang berlaku, apabila ada pemohon informasi yang merasa keberatan, pihak PPID mempunyai wewenang untuk menolak keberatannya tersebut, baik secara penuh ataupun sebagian. Sementara itu, hak pemohon informasi yang bersangkutan adalah dapat mengajukan hal tersebut menjadi sengketa informasi di Komisi Informasi (KI).

Saat ini, belum ada kebijakan yang mengharuskan pemerintah di tingkat kabupaten untuk membentuk KI, KI hanya berada di tingkat provinsi. Posisi PPID di tingkat kabupaten adalah mendampingi pemohon yang hendak mengajukan sengketa informasi. Keberatan yang diajukan oleh pemohon informasi tersebut merupakan kali pertama sejak PPID Utama Bojonegoro dibentuk. (Rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .