Sebelum Penyegelan PR 369 Bea Cukai Komunikasi Dengan Gunadi

Suara Bojonegoro     Sabtu, Februari 06, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Sebelum melakukan penyegelan empat pabrik milik perusahaan rokok 369 di Kabupaten Bojonegoro pada 02/02, kantor pengawasan dan pelayanan bea dan cukai tipe B Bojonegoro telah terlebih dahulu berkomunikasi dengan pemilik perusahaan terkait rencana penyegelan tersebut. Sabtu 06/02/2016.

"Sebelum melakukan penyegelan kami menghubungi pemilik 369 dan Pak Gunadi sendiri juga menyetujui," kata Kepala Kantor Bea dan Cukai tipe B Bojonegoro, Jaka Julianto. 

Menurutnya, penyegelan sendiri adalah dikarenakan pihak perusahaan rokok (PR) 369 belum memiliki dan memesan pita cukai untuk tahun 2016 karena pita cukai tahun 2015 milik 369 sudah pertanggal 1 Februari 2016.

"Untuk pita cukai 2016 naik sekitar 8%," tambahnya. Lebih lanjut, kewajiban 369 saat ini adalah menghabiskan rokok yang dilekati pita cukai 2015 untuk membeli pita cukai 2016 agar pabrik bisa berproduksi lagi.

"Produksi saat ini terpaksa berhenti sampai perusahaan memiliki pita cukai 2016," tandasnya. 

Seperti yang diketahui empat lokasi pabrik rokok milik perusahaan rokok 369 di Kabupaten Bojonegoro telah disegel oleh pihak bea dan cukai karena belum memiliki pita cukai 2016, empat pabrik tersebut yaitu dua lokasi SKT (sigaret kretek tangan) di Kecamatan Sumberrejo Bojonegoro dan dua lokasi SKM (sigaret kretek mesin) di Kecamatan Baureno Bojonegoro. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .