Selamat Hari Pers Nasional

Suara Bojonegoro     Selasa, Februari 09, 2016    

Oleh : Reinno Pareno

Seingat saya, Bupati Suyoto bersama Ketua PWI Jatim Ahmad Munir, dalam Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di panggung terbuka Alun Alun Bojonegoro tahun 2012 lalu. Bupati yang akrab dipanggil Kang Yoto, dihadapan para wartawan dan undangan umum sepakat, wartawan harus memperjuangkan kemerdekaan pers melawan kapitalisme.

Meskipun HPN, tidak diperingati seramai kala itu pada tanggal 9 Februari 2016 (hari Selasa dalam pekan ini). Kang Yoto, menuliskan puisi berjudul jujur melalui pesan di akun twitter dan BBM ke para wartawan di Bojonegoro, Minggu (7/2). Saat saya tanya ke Dwi Suko Nugroho, dari media online terpopuler di Blok Cepu.

Sahabat, saya itu menjawab. “Puisinya itu saya yakin untuk peringatan HPN, yang isi puisinya, mengajak wartawan untuk jujur,” katanya yang belum lama ini sudah tidak membujang lagi, Senin (8/2/16).

Menurutnya, puisi Kang Yoto sangat mendalam, berbarengan diterima sahabat wartawannya dari berbagai media massa. Puisi yang ditulis orang nomor satu di Bojonegoro itu sangat memahami dunia wartawan. Penuh kerangka pengalaman, mulai dari kehidupan Kang Yoto di masa kecilnya yang kurang sejahtera itu sampai menjadi kanjeng bupati yang dihormati masyarakatnya hingga di massa pergantian di Pilkada mendatang, Juli 2018.

Saya tanya lagi ke Sandi dari media cetak harian. Dia mengatakan ungkapan dari puisi Kang Yoto. Apabila didalami, justru mengingatkan Kang Yoto secara pribadi dan disebarluaskan ke para wartawan, yang sedang memperingati hari kemerdekaannya. Diakuinya, Kang Yoto, sosok pimpinan yang pekerja keras
 
"Gak selalu mangkring di kursi empuk ruang kerjanya, Kang Yoto terus bergerak ke pelosok dusun membangun Bojonegoro, terutama untuk kemaslahatan kabupaten yang dicintainya. Seringkali kalau saya ketemu, Kang Yoto selalu menegaskan, SDM Bojonegoro sangatlah ampuh, disiplin, santun dan agamis," katanya yang dua pekan ini mensyukuri bisa membangun warung nasi, untuk tambahan nafkahnya.

Saya coba lagi menelpon, Aryo Djohar, mantan wartawan radio yang saat ini bergabung dengan Mercy Corps. Dia terus terang menganggumi puisi Kang Yoto yang dibacanya, hampir semuanya tidak ada yang berisi keluhan dalam menjalankan pengabdiannya, tidak ada yang berisi kekecewaan dan dendam.
"Kang Yoto semangatnya perlu diteladani dan semoga Kang Yoto selalu diberi kesehatan untuk tetap bersama wartawan, masyarakat membangun Bojonegoro ini," katanya yang akunya sangat rindu akan dunia jurnalistik.

Berikut ini saya copy disini, Puisi berjudul jujur yang ditulis Kang Yoto.
Bila anda ingin dipercaya jujurlah selalu. Orang lain mengenal kita dari kata kata, perbuatan dan cerita tentang diri kita. Saat mendengar tentang kita orang lain berhak percaya atau tidak percaya. Kejujuranlah yang membantu orang lain mengenal dan mempercai kita lebih cepat dan awet.

Kejujuranlah yang membuat jarak antara niat, kata dan perbuatan kita menyatu dengan persepsi dan perlakuan orang lain terhadap kita. Kejujuranlah yang menjaga kita terus berusaha lebih baik. Ada yang bilang jujur ajur (hancur). Yang benar jujur mujur (membawa keberuntungan). Sebab, kepercayaan terjaga.
Peluang terus berkembang datang silih berganti. Hanya dengan kejujuran terhadap diri sendiri, keadaan, lingkungan dan masa depan maka kita dapat menentukan kembali titik yang tepat untuk memulai, memperlakukan, dan menentukan arah. Satu lagi, bila mampu selalu jujur hidup akan bahagia, segala kekhawatiran akan pergi, keluh kesah menjauh dan wajah akan berseri seri.

Ada yang bilang jujur itu sulit. Benar, terutama bila kita pernah berbohong, bila kita takut kehilangan, bila kita tidak lagi sanggup menjalakannya. Salam Kang Yoto.”Dia memang bupati yang santun dan demokratis, sehingga puisi-puisinya lugas dan mudah dipahami, kata kata puisinya juga bahasa sehari hari. Tapi sangat bermanfaat untuk sesama,” tulis Hartono, wartawan TV Nasional dalam BBM nya. Selamat Hari Pers Nasional, terima kasih Kang Yoto, sukses untuk redaksi dan jaya suarabojonegoro.com.


#Penulis adalah Kepala Biro Koran Harian Memorandum Bojonegoro, dan Wartawan di Bojonegoro

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .