Selatan Perempatan Banjarjo, Pusat Ekonomi Pagi

Suara Bojonegoro     Minggu, Februari 21, 2016    

Reporter: Rabani. p

suarabojonegoro.com - Sekitar 50 hingga 80 pedagang aneka kebutuhan selalu berjajar di tepian jalan yang ada di selatan perempatan Desa Banjarjo, Kecamatan Padangan. Selain mereka dan lapaknya, tampak pula pedagang sayur keliling dan warga sekitar yang hendak membeli kebutuhannya masing-masing.

“Saya kesini tiap pagi untuk kulakan, saya jual lagi dengan untung per itemnya Rp 100 sampai Rp 500″ Sarni (Pedagang sayur keliling) Jangan dibayangkan aktifitas diatas terjadi di pasar desa, karena memang Desa Banjarjo hingga kini belum memiliki pasar permanen.

Aktifitas rutin itu terjadi di tepi jalan raya, atau biasa disebut dengan istilah pasar krempyeng. Meski hanya pasar krempyeng, namun keberadaannya diakui telah menumbuhkan geliat ekonomi untuk warga Banjarjo dan sekitarnya. Menurut sejumlah pedagang di tempat itu, rata-rata setiap harinya mampu menghasilkan dalam kisaran Rp 250.000.

Itu hanya dampak ekonomi langsung yang dirasakan oleh pedagangnya, belum lagi penghematan yang bisa dirasakan oleh pembelinya.

Maklumlah, pasar terdekat dari kawasan itu letaknya cukup jauh, yakni di ibukota Kecamatan Padangan dan Purwosari.

“Kalau disini bisa menghemat waktu dn biaya. Toh hampir semua kebutuhan sudah tersedia disini” Pembeli Pasar krempyeng di Desa Banjarjo memang cukup lengkap, selain menjual aneka kebutuhan dapur, tak sedikit pula yang menjual kebutuhan rumah tangga lainnya.

Tak heran bila tempat itu menjadi jujugan kulakan bagi pedagang-pedagang kecil lainnya. (Rab)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .