SKK Migas, TWU Harus Beli Minyak Mentah Dari FSO Gagak Rimang

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 17, 2016    

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan jika pabrik kilang mini milik Tri Wahana Universal (TWU) yang berada di Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur ingin mendapat pasokan minyak mentah dari Lapangan Banyuurip maka juga harus siap membeli dari FSO (Floating Storage anf Offloading Gagak Rimang yang merupakan tempat penampungan minyak mentah yang diproduksi dari Lapangan Banyu Urip Blok Cepu. Selasa 16/02/2016.

"Kalau sudah mau dan sanggup mengambil minyak dari gagak rimang baru akan dibicarakan harga," kata Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Masyar. 

Dirinya mengatakan jika pada prinsipnya TWU tidak bisa mengambil minyak dari fasilitas yang dahulu yaitu EPF (early production facility) yang sewanya hanya sampai 31 Desember 2015 dan mendapat perpanjangan hingga 15 Januari 2016. 

"Kalau mau kita sangat terbuka tapi mengambil di FSO Gagak Rimang," tambahnya.

Ali juga menjelaskan jika pihaknya tidak tidak memiliki hubungan langsung dengan PT TWU sehingga pemasangan pipa dari Well Pad A Lapangan Banyuurip Blok Cepu ke EPF pada tahun 2014 adalah TWU mungkin memiliki keinginan sendiri untuk memperoleh minyak lebih mudah diluar pengetahuan dan pemberitahuan.

"TWU mau bangun kilang atau tidak bukan dari kami (SKK Migas) sehingga ada problem seperti ini tidak bisa kami yang menyelesaikan semuanya" tandanya. (Ney/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .