Terendam Setengah Meter, Pelajar Pilanggede Dirumahkan

Suara Bojonegoro     Jumat, Februari 26, 2016    

Reporter: Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com - Debit air sungai Begawan Solo menunjukkan trend menurun sejak pagi tadi (Jumat, 26/02/2016), meski demikian sejumlah wilayah masih terendam air luapannya. Salah satunya di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, yang akhirnya membuat aktifitas tak dapat berjalan normal, seperti di SDN Pilanggede 1.

Pihak sekolah memutuskan untuk merumahkan siswa-siswinya, menyusul ketinggian air yang merendam sekolahan itu mencapai setengah meter.

Kondisi tersebut dianggap membahayakan bagi para pelajar abapila mereka tetap masuk untuk kegiatan belajar mengajar. Supardi, dalah satu guru di SDN I Pilanggede mengatakan, pihak sekolah sengaja meliburkan para muridnya karena alasan tersebut.

"Sengaja Kami meliburkan karena air masih tinggi, dan juga jarak sekolah dan sungai Begawan Solo hanya 70 Meter," kata Supardi.

Meski diliburkan, mereka masih  mendatangi sekolah dan berusaha menyelamatkan benda-benda disekolah agar tidak terendam air banjir dan menjadi rusak."Ya kalaupun masuk kami tidak bisa belajar," kata Dimas, salah satu pelajar. Sementara itu, air juga masih menggenangi wilayah pemukiman dan menenggelamkan jalan lingkungan. (Ang)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .