Terkait Blok Malo, DPRD Tidak Mau BUMD Gagal Kembali

Suara Bojonegoro     Rabu, Februari 10, 2016    

Reporter: Nella Rachma

Suarabojonegoro.com - PT Bojonegoro Stupa Energi (BSE) perusahaan sistem Joint Vancher (JV) antara PT Stupa Mahyatama dan PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro yang akan mengelola Lapangan Blok Malo diharapkan tidak hanya sekedar wacana dan harus terealisasi dengan sempurna agar bisa memberikan kontribusi maksimal kepada pendapatan asli daerah (PAD) Bojonegoro. Rabu (10/2/16)

"Agar tidak kembali gagal seperti sebelumnya, PT BBS harus mencari rekan kerja yang berkomitmen," kata ketua komisi B Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Sigit Kushariyanto.

Menurutnya, arti dari komitmen adalah jika rekan kerja mampu dan telah melaksanakan kewajibannya dan tidak lari dari tanggung jawab, "apalagi pertengahan Februari ini Bojonegoro Stupa harus membayar Opportunity Cost kepada Pertamina sebesar Rp 7,7 miliar, kami ragu apa pihaknya (Stupa) benar mempunyai uang," tambahnya.

Sigit menceritakan jika sebenarnya pengelolaan Lapangan Blok Malo ini lebih mudah jika dibandingkan pengelolaan sumur minyak tua sehingga PT BBS jangan sampai kembali gagal dalam mencari rekan kerja seperti sebelumnya dengan PT IME dalam pengelolaan gas suar. (Nell/Red)

© 2014 Suara Bojonegoro. Designed by Suara Bojonegoro. .